Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Catatan Buku Bul²


__ADS_3

Malam hari yang penuh dengan taburan bintang diatas langit, membuat Farhan dan istrinya menikmati suasa romantis yang telah mereka lewatkan selama 3 bulan.


Twins yang sudah terlelap dalam mimpinya, sementara kedua orangtuanya saling bertukar cerita diatas balkon kamarnya.


Sinar rembulan menjadi saksi cerita sepasang suami istri ini. Kelak cerita mereka akan dibukukan dan diceritakan kembali pada anak anaknya ketika dewasa nanti.


Sungguh, Bul² dan Farhan pun menyadari kebahagian ini tidaklah bersifat kekal. Entah esok, atau lusa pasti ada hal yang harus mereka hadapi.


" Bi.....seandainya Adek pergi jauh dari kalian, apa yang Albi akan lakuin ?" Tanya Bul² seraya menatap langit.


" Adek bicara apa sih hem, tugas kita belum selesai loh sayang, baby twins masih kecil. Jangan ngomong macem macem ah." Farhan memeluk istrinya dari belakang.


" Ihhhh ini cuma seandainya Bi, seumpama bukan berarti nyata kan..."


" Iya sayang, tapi Albi gak suka Adek ngomong kayak gitu !"


" Tinggal jawab doang...!" Bul² mengerucutkan bibirnya seraya menyilangkan kedua tangannya didada.


" Iya iya, seandainya itu terjadi, Albi bakal cari Adek sampai titik darah penghabisan. Sumpah dan janji cinta kita sehidup semati sayang, Albi tidak akan membiarkan Adek pergi gitu aja tanpa alasan yang jelas. Tugas kita membesarkan twins bersama loh sayang, hal itu harus kita lakukan bersama juga..." Jelas Farhan.


" Tapi kalau seandainya Adek pergi dari dunia ini ?"


" Astagfirullah, Adek kok ngomong gitu sih. Albi gak suka ya sayang, pokoknya Adek harus janji sama Albi, kita harus membesarkan twins sama sama dan menceritakan kisah kita padanya kelak mereka dewasa !"


' Adek juga tidak tau mengapa Adek berkata ini Bi....tapi semoga saja kita selalu diberi umur yang panjang untuk menepati sumpah janji cinta kita itu. Adek pun ingin menyaksikan tumbuh besarnya anak kita, menyaksikan setiap perkembangannya dan mendengarkan keluh dan kesahnya saat mereka dewasa nanti ' ' Gumam Bul² dalam hati seraya menitikan air matanya.


Kenapa ini, kenapa aku menangis. Apa yang tengah melanda pikiran ku tiba tiba, Ya allah....


jika kau mengizinkan, biar kan aku disamping mereka hingga tugas ku telah selesai diwaktu yang tepat.


Farhan sedikit takut dengan perkataan istrinya itu. Ia takut kalau istrinya akan benar benar meninggalkan dirinya juga anak anak.


Namun pikirannya itu, segera ia tepis dengan cepat. Berfikir positif adalah jalan satu satunya untuk tetap bersikap tenang.


Mantra istigfar selalu ia lantunkan disela sela kegelisannya.


Malam yang terasa dingin itu, seolah menjemput seseorang untuk ikut bersamanya menyapa seluruh alam dengan semilir anginnya.

__ADS_1


" Kenapa Adek menangis hem...?" Tanya Farhan seraya membalikan tubuh istrinya untuk saling berhadapan.


Tanpa berkata kata, Bul² hanya menggeleng. Entah apa, dia menangisi apa, Bul² sendiri pun tidak tau. Tiba tiba saja air matanya mengalir saat ia mengucapkan isi hatinya.


Mungkinkah......??????


" Udah ah, jangan mikir yang macem macem. Istigfar selalu saat kita berada dalam kegelisahan, jangan sampe setan masuk dan mengendalikan pikiran Adek untuk mikir yang bukan bukan...!" Ucap Farhan seraya mengusap air mata istrinya. Masih tak bergeming, Bul² pun hanya mengangguk.


" Masuk yuk, udaranya udah mulai dingin !" Ucap Farhan lagi.


Dengan menggandeng tangan istrinya, Farhan pun masuk kedalam kamar dan menutup pintu balkon. Ia menyuruh istrinya untuk duduk ditepi ranjang, namun Bul² menolak.


Bul² berjalan kearah box bayi yang ada disamping ranjang tidurnya. Ia menatap lekat kedua baby itu, satu persatu ia cium pipi dan keningnya seraya mengelusnya dengan lembut.


' Maafkan Mibu sayang...Mibu sangat sangat sayang kalian...' Gumam Bul² dalam hati.


Farhan terheran dengan sikap istrinya yang banyak diam dan melamun itu. Entah kenapa ada sesuatu yang istrinya rasakan namun ia menyembunyikannya.


" Sayang......" Farhan mendekat kearah istrinya yang masih setiap menatap twins secara bergantian.


" Adek kenapa, twins baik baik aja dia lagi bobok cantik tuh, imuttt banget boboknya ." Ucap Farhan berusaha menghibur istrinya.


" Heiiii, tentu sayang. Kan Adek ibunya, sudah pasti keseharian twins lebih banyak sama Adek..." Jelas Farhan.


" Tapi Adek tidak yakin Bi...." Jawabnya dengan menatap twins sendu.


" Maksud Adek apa, jangan bikin Albi takut dong sayang !"


" Gak kok Bi, hanya saja Adek berjaga jaga saja."


" Jaga jaga gimana sih sayang, Albi makin gak ngerti deh ." Ucap Farhan meminta penjelasan istrinya.


" Adek merasa waktu Adek gak banyak lagi Bi. Adek merasa ada sesuatu yang memanggil Adek, tapi entah apa dan siapa Adek gak tau Bi..." Jawab Bul².


" Astagfirullah sayang, istigfar dek....dengerin Albi. Jika allah belum menggariskan kematian seseorang, sehebat apapun penyakit atau musibahnya, seseorang itu tidak akan pergi sayang. Yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan diri, membawa bekal untuk kita diakhirat nanti. Albi tidak akan menyia nyiakan kesempatan kita saat diberi umur panjang menikmati kehidupan didunia.." Ucap Farhan seraya memegang tangan istrinya.


' Ya Allah ya rabb...jangan kau biarkan salah satu diantara kami untuk berpulang padamu secepat ini. Izinkan kami membesarkan anak anak kami, izinkan kami mengemban amanah dan bimbingan serta didikan untuk anak anak kami.........Semoga saja ini hanya fikiran buruk istriku, Amiin ' Gumam Farhan menatap istrinya penuh kekhawatiran.

__ADS_1


" Sekarang Adek isirahat ya....!"


" Adek pengen peluk Albi, boleh ?" Tanya Bul² pada suaminya.


" Iya boleh dong sayang, sini.....!" Farhan merentangkan kedua tangannya. Dan Bul² pun masuk dalam dekapan hangat suaminya itu.


Tuhan....


Aku tak tau takdir apa yang akan kau bawa untuk ku ini....


Namun izinkan aku sekali lagi menikmati indahnya dunia bersama dengan mereka, orang orang yang kucintai.


Tak banyak inginku selain berkumpul ditengah tengah mereka yang selalu setia menemaniku dalam suka maupun duka.


Peluk dan cium cintamu untukku Bi...akan ku bawa kisah kita dalam lembaran baru yang hanya ada cinta kita didalamnya tanpa ada satu orang pun menganggunya.


Kutulis dengan lengkap, kisah yang membawaku hingga padamu dan memberikan buah cinta yang imut dan lucu.


Kututup catatan buku yang telah aku selesaikan, hingga akan kuserahkan pada anak anak kita tentang kisah cinta kedua orangtuanya.


ILove U so much my husband...


Tanks u...very very tank u....


**Huaaaaaa Authorrr sok puitiss he he he he


Ya bagen jeh,,,, aja pating kreakkk kayak anakan entog....brisikkkk wis bengi 🤣🤣🤣🤣


Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!!


Happy Reading Guys**....

__ADS_1


Bersambung💕💕💕💕


__ADS_2