
Selepas pergi nya keluarga Kyai Mahmud, Bul² kini kembali berbincang dengan suami dan kedua mertua nya.
" Mi, Abi sedikit penasaran. Kenapa Kyai Mahmud datang tiba tiba dan mengetahui sikap anak nya, sedangkan Abi yang disini saja tidak tau banyak...?" Tanya Abah Zaki sembari menyeruput kopi nya.
Bul² dan Farhan seketika melirik Umi. Umi yang dilirik pun hanya tersenyum mengangguk.
" Bukan nya Umi sudah bilang Bi waktu diawal." Jawab Umi santai sambil menikmati pisang goreng disore hari.
" Apa......?"
" Tuh neng Abi mertua kamu, kayak nya sudah semakin tua...." Celetuk Umi.
" Abi memang udah tua Umi...tapi belum banget he he," Jawab Abah seraya terkekeh. Semua orang pun ikut tersenyum. " Serius Umi, Abi nanya...?" Tutur nya lagi.
" Baiklah. Umi kan dari awal sudah bilang kalau Umi punya firasat kedatangan Naya akan menjadi masalah...." Jelas Umi.
" Dan sekarang terbukti nyata. Masya Allah...memang firasat seorang ibu dan istri tidak pernah salah..." Lalu siapa yang merencana kan semua ini, termasuk kedatangan neng Bul². Abi bingung, bukankah kita sepakat kalau Farhan tidak boleh bertemu dengan istri nya sebelum ia bener bener menyesal..." Lanjut Abah lagi.
" Tapi Farhan kan udah nyesel Abi....." Sahut Farhan.
" Ini semua rencana Umi....." Jawab Umi Imah.
Farhan dan Abah Zaki sangat terkejut, namun tidak dengan Bul² yang sudah mengetahui segala nya.
" Jadi....." Tanya Farhan dan Abah kompak.
" Ya Umi sudah tau segala nya Han dari awal, begitu juga dengan Neng Bul². Mengantar makananmu kekantor dan pulang kejakarta, semua Umi yang atur...."
" Wah...Umi patut diberi gelar detektif dadakan hi hi..." Ucap Farhan.
" Ini juga ulah Albi.." Sahut Bul² menimpali perkataan suami nya.
Farhan seketika terdiam, ia kalah telak dengan sang istri. Pasal nya memang benar apa yang Bul² katakan, jika dari awal ia tak meladeni Naya, semua ini tidak akan terjadi. Bahkan ia pun telah menyakiti hati istrinya secara tidak sadar. Namun dibelakang ini semua, ada Umi Imah yang membantu Bul² membereskan semua nya.
" Kenapa diem Bi, Adek bener kan ?" Ucap nya santai sambil menikmati sepotong pisang goreng.
" Maafin Albi sayang....Albii udah buat Adek kecewa." Farhan tertunduk merasa bersalah.
" Banget......" Jawab Bul² singkat.
" Mau kan Adek maafin Albii ?"
" Lihat aja nanti, Adek belum bisa kasih keputusan. Iya kan Umi..." Bul² mengedipkan sebelah mata nya kearah Umi Imah.
" Iya sayang, jangan terlalu lama juga nak gak baik...."
" Tentu Umi...." Jawab Bul² tersenyum.
__ADS_1
Abah Zaki langsung beranjak dari duduk nya dan mendudukkan diri disamping Farhan.
" Jangan pernah melawan babon Han, sudah pasti kaum pria yang kalah..." Bisik Abah pada Farhan. Dan Farhan pun hanya mengangguk.
Suasana diruang keluarga begitu adem, namun tidak dengan Farhan. Ia masih gelisah karna belum mendapat maaf dari sang istri.
Bul² yang melihat itu pun hanya terkikik geli dalam hati nya.
' Adek mau kasih sedikit pelajaran untukmu Bi. Berani nya kau melanggar janji sumpah pernikahan kita ' Gumam Bul² dalam hati.
" Bi..Adek boleh mintak tolong gak ?." Tanya Bul² pada Farhan.
" Boleh sayang, kalau bisa Albi lakuin, Albi siap." Jawab nya yakin.
Bul² nampak berfikir sejenak, kemudian." Emmm, Adek pengen makan martabak Bi, tapi......
" Tapi apa sayang...?"
" Yang jual harus Rejal, dan rejal nya harus ganteng Adek gak mau yang jual nya akhwat !"
" Hah, ganteng ...?" Tanya Farhan kaget. Dan Bul² pun mengangguk meng-iyakan.
Sementara Umi dan Abi saling lirik tak percaya menantu nya menginginkan hal yang gak masuk akal. Dalam hati nya ia pun terkikik geli, entah sengaja atau tidak, Bul² akan membuat Farhan berkeliling mencari martabak dengan si penjualnya adalah rejal ganteng .
" Bi....." Umi menganggil Abah Zaki memberi kode untuk duduk disamping nya kembali.
Abah Zaki yang mengerti pun ia segera beranjak dari duduk nya dan menghampiri sang istri.
" Apa pikiran Abi sama dengan yang Umi pikirkan Bi ?" Abah Zaki pun langsung mengangguk.
Seketika kedua nya saling lirik dan...
" Tanda tanda...." Ucap kedua nya kompak.
" Hah, tanda tanda apa Mi...?" Tanya Farhan seraya menatap kedua orangtua nya.
" He he bukan apa apa...." Jawab kedua nya kembali kompak.
Farhan hanya mengeryitkan dahi nya. Sungguh penuh teka teki antara orang tua dan istri nya. Sekali ditanya, jawab nya bukan apa apa. Huh..jawaban yang menyebalkan menurutku.
" Ayolah Bi...mau ya !"
" Sayang, apa gak yang lain aja mau nya. Kenapa harus nyari yang penjual nya rejal, nyari nya harus yang ganteng lagi. Apa ganteng nya Albi kurang...?"
" Ih, baru segitu aja udah cemburu. Bagaimana dengan Adek yang suami nya terang terangan masih punya rasa sama masa lalu nya."
Deg.....
__ADS_1
Lagi lagi Farhan kalah telak dengan istri nya. Sungguh kesalahan yang ia perbuat, tidak mudah dilupakan begitu saja apa lagi dimaafkan. Farhan kembali merasa bersalah dengan istri nya. Ia telah melupakan seseorang yang sudah Allah hadir kan dalam hidup nya melalui petunjuk mimpi dalam istiqaroh nya.
" Ngelu ngelu sira ku...." Celetuk Abah mengejek Farhan.
" Abiiiiiii......" Semua kompak melirik kearah Abah Zaki. Yang dilirik pun hanya terkekeh.
" Iya iya... udah Han sana ! Inget, cari martabak yang jual nya rejal ganteng." Sambung Abah Zaki terkekeh.
" Iya iya......, Albi berangkat sekarang ya ." Bul² pun menganggul kemudian mencium tangan suami nya.
" Asalam mualaikum...."
" Waalaikumsalam..."
Saat sudah berada di depan pintu keluar, tiba tiba saja...
" Bi...tunggu..!!" Panggil Bul² tiba tiba.
" Kenapa sayang ?" Farhan seketika menoleh kearah istri nya.
" Adek pengen Albii ditemenin Abi nyari martabak nya !"
Seketika Umi dan Farhan tertawa ngakak.
Sementara Abah Zaki memandang bingung menantu nya.
" Farhan aja ya Neng.." Ucap Abah .
Umi Imah yang terus tertawa pun membisikan sesuatu pada suami nya. " Turutin aja Bi, tanda tanda loh !" Bisik Umi.
" Baiklah baiklah demi tanda tanda, yang masih tanda tanda semoga jadi tanda tanda. Ayo Han...!"
Farhan dan Umi tak henti henti nya tertawa. Bukan hanya Farhan yang akan dibuat keliling, namun Abah Zaki pun ikut menemani nya.
Tingkah mu sangat aneh hari ini sayang, pikir Farhan.
" Berhasillllllll........" Sorak Umi dan Bul² tertawa girang selepas pergi nya dua lelaki mereka.
Apalah yang mereka berdua rencanakan ?🤣🤣🤣.
💞💞**Tinggalkan
Vote
Like
Komen kaliaan ya !
__ADS_1
Happy Reading Guys**....
Bersambung💞💞