
Bul² yang berjalan gontai kembali keasrama, hanya terdiam dengan pandangan menunduk.
Dukkkkkk
" Awwwww....afwan Akhi Ana tidak sengaja." Ucap Bul² yang terus menunduk tanpa melihat orang yang didepan nya.
" Tidak papa Ukhty. Mau kemana hem?"
" G-Gus Farhan....." Ucap Bul² gugup ketika ia mengangkat kepalanya, melihat siapa yang didepan nya itu.
" Iya kenapa Ukhty. Afwan mata Ukhty bengkak dan merah gitu, apa Ukhty menangis ?" Tanya Farhan.
" Gus, bisa jelaskan soal kita pada sahabatku?" Jawabnya sesenggukan.
" Ada apa Ukhty, kepada dengan sahabatmu?" Tanya nya lagi.
" Hiks hiks...Ana dijauhi sahabat Ana Gus. Karna Ana tidak menceritakan siapa yang mengajak ta'aruf selain Akhi Adam." Jelas Bul².
" Astagfirullahaladzim, hanya karna itu?" Dijawab dengan gelengan kepala oleh Bul².
" Rima sahabat Ana mengagumi mu Gus, Ana tidak menceritakan takut mereka kecewa dan benci sama Ana."
" Namun pada akhirnya mereka juga tau dan menjauhimu Ukhty. Pada dasarnya kebohongan gak akan baik untuk sebuah hubungan."
" Afwan..., hanya saja Ana belum siap menceritakan ini pada sahabat Ana sebelum Akhi Adam kembali."
" Baiklah, mereka ada dirumah bantuin beberes. Ukhty kerumah saja !"
" T-tapi Gus....."
" Ana akan bantu jelaskan !" Ucap Farhan. Dan Bul² pun hanya mengangguk.
Farhan berjalan kembali kerumahnya dengan diikuti Bul² dibelakangnya.
" Assalamualaikum..."
" Waalaikumsalam..." Jawab Umi dan Abah.
" Eh , Neng Bul². Sini Neng...." Titah Umi, Bul² pun mengangguk dan menghampiri nya.
" Umiiii, bisa panggilkan Ukhty Safa dan Ukhty Rima?. Ada sesuatu yang harus Farhan jelaskan pada mereka !" Ucap Farhan.
" Ada apa Han..., apa ada masalah?" Tanya Umi.
" Sedikit Umi...."
Umi Imah pun mengangguk. Kemudian melangkah kedapur untuk memanggil Safa dan Rima. Beberapa menit kemudian, mereka ber 6 sudah berkumpul diruang keluarga.
" A-ada apa Gus Farhan memanggil kami?" Tanya Rima.
__ADS_1
" Ana tidak akan bertele tele Ukhty, ada masalah apa hingga kalian menjauhi sahabat kalian ini?" Tanya Farhan tegas.
" Kenapa..., apa dia mengadu denganmu Gus?. Cihhh memang dasar perebutttt." Ucap Rima.
" Astagfirullahaladzim...." Ucap Umi, Farhan dan juga Abah kompak.
" Maksudnya teh gimana Neng Rima?, perebuttt apa ?" Tanya Umi.
" Umi tanya aja sendiri sama orangnya !" Ketus Rima.
" Neng Bul², ada apa sebenernya ?" Tanya Umi lagi.
Bul² yang sudah terisak tak mampu mengatakan apapun. Bibir yang kelu dan gemetar membuat Farhan menatap nya dengan iba.
" Biar Farhan yang jelaskan Umi ," Kedua sahabat Ukhty Bul² ini menjauhinya dengan alasan Ukhty Bul² gak menceritakan bahwa Farhan yang mengajak ta'aruf." Jelas Farhan.
" Lalu masalahnya dimana ?" Tanya Abah.
" Saya menaruh hati pada Gus Farhan Abah. Setiap hari saya menceritakan kekaguman saya ini pada Bul² juga Safa. Tapi saya tentu terkejut kalau yang meminang Bul² adalah Gus Farhan, orang yang saya kagumi. Harusnya dia kasih tau saya dong, biar dia bisa sedikit jaga jarak dengan Gus Farhan." Ucap Rima.
" Astagfirullahaladzim...Afwan Ukhty Rima, yang Ukhty rasakan bukanlah sebuah cinta, tapi hanya obsesi semata yang ingin memiliki Ana." Jelas Farhan.
" Lalu Neng Safa....." Tanya Abah.
Safa yang merasa terpanggil pun terkejut. Dia sangat menyimpan rapat rapat tentang kekagumannya pada Gus Farhan.
" Itu apa Ukhty?. Ukhty Safa juga menaruh hati pada Ana?" Tanya Farhan penuh selidik.
Rima dan Bul² sangat terkejut. Selama ini Safa hanya diam tak pernah mengutarakan perasaannya. Namun siapa sangka, kenyataan kembali terungkap, mereka berdua menyukai orang yang sama.
" Safa.....kau........"
" Iya, aku juga mengagumi Gus Farhan dalam diam ku ." Jawab Safa.
" Astagfirullah....Abah tidak akan menyalahkan jika kalian memang mencintai anak Abah ini. Karna perasaan itu fitrah murni adanya disetiap hati seseorang. Tapi yang Abah tidak sukai, kenapa kalian harus membenci Neng Bul², bahkan Neng Bul² saja belum menjawab Khitbah dari anak Abah."
" Iya Neng, tidak baik kita bermusuhan hanya karna lelaki. Dan Umi tanya sama Safa juga Rima, kalian berdua sama sama mengagumi anak Umi. Kalian pernah bertanya gak, gimana perasaannya Farhan?. Cinta itu murni ada nya Neng, tapi juga tidak bisa dipaksakan." Nasehat Umi.
" Afwan Umi Abah...." Ucap Safa malu sambil tertunduk.
" Farhan, Neng Bul² kalian harus putuskan sekarang..." Tegas Abah.
" Gus...Ana cinta dengan Gus Farhan, murni dan tulus bukan obsesi semata." Tutur Rima.
" Afwan Ukhty, jika benar adanya perasaan itu tulus, mau kah Ukhty berkorban untuk Ana ?" Tanya Farhan.
" Tentu Gus, Ana akan lakukan apapun asal Gus Farhan bahagia." Ucap Rima tersenyum semruingah.
" Baiklah....Ana mintak lupakan Ana. Biarkan Ana bahagia bersama dengan orang yang Ana cintai, Ukhty Bul²." Jawab Farhan tegas.
__ADS_1
Deg....
Deg....
Rima dan Bul² sangat terkejut. Rima tidak menyangka jika keinginan sang Gus adalah berdampingan dengan Bul² dan menyuruhnya melupakan perasaan yang baru saja tumbuh itu. Sementara Bul² melirik Farhan dengan tatapan yang sulit diartikan. Karna selama ini, Farhan tidak pernah mengungkapkan perasaannya selain niatan Abah yang ingin menjodohkan mereka.
" Apa maksudnya..." Tanya Rima sedikit emosi.
" Afwan Ukhty, benar kata Umi hati itu tidak bisa dipaksakan. Tolong berfikir dengan jernih, kalian bertiga adalah sahabat. Jangan buat Ana merasa bersalah atas retaknya hubungan kalian." Ucap Farhan.
" Istigfar Neng. Jangan mudah terbuai godaan setan yang ingin menjerumuskan manusia dalam perbuatan yang tercela. Ingatlah pada tuhanmu..." Nasehat Umi .
" Astagfirullahaladzim... ya allah ampunilah hamba." Ucap Rima lirih.
" Bul²......." Rima berhampur memeluk sahabatnya itu dan disusul oleh Safa.
" Hiks hiks...maafkan aku, aku salah Bul. Aku egois sebagai sahabat gak ngertiin posisi kamu." Ucap Rima. Mereka berpelukan hangat sampai menitikan air mata. Begitu pun Umi Imah yang terharu melihat persahabatan mereka ikut menangis.
" Aku juga mintak maaf dengan kalian. Maafkan aku yang tidak memikirkan perasaan kalian. Kita masih sahabatkan ?" Tanya Bul² sesenggukan, Rima dan Safa menganggukan kepalanya.
Masalah pun akhirnya selesai, mereka bertiga kembali akrab seperti biasanya. Gus Farhan yang terus memandangi bidadari bermata Almond itu hanya bisa tersenyum manis.
Bukan mata kacangmu saja yang terlihat ayu Ukhty. Tapi hatimu bahkan lebih dari itu..
Sungguh rasanya Ana tidak sabar meminangmu. Kalau tidak takut dosa , Ana bakal culikkk dan bawa ke KUA hi hi hi. Gumam Farhan dalam hati.
" Assalamualaikum....." Tiba tiba saja ada seseorang yang mengucapkan salam dari luar rumah Abah Zaki.
" Waalaikumsalam........wr wb " Jawab kami kompak menghampirinya.
" Kalian........."
💞💞💞**Siapa hayooooo????
Alhamdulilah
balik Up lagi nih...
Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya...!!!
Happy Reading guys**...
Bersambung💞💞💞💞
__ADS_1