
" Assalamualaikum....." Tiba tiba saja ada seseorang yang mengucapkan salam dari luar rumah Abah Zaki.
" Waalaikumsalam........wr wb " Jawab kami kompak menghampirinya.
" Kalian........."
" Sayang....,Bunda kangen sama kamu." Wati menghampiri Bul² dan memeluknya.
Orangtua serta kakak Bul²lah yang memberinya kejutan datang kepesantren. Selain rindu dengan sang anak, Herman dan Wati punya tujuan khusus untuk putri semata wayangnya.
" Bunda , Ayah , Abang..." Selepas memeluk sang ibu, Bul² beralih memeluk Ayahnya dilanjutkan lagi dengan sang kakak.
" Bagaimana Adek Abang yang cantik ini, udah mau nikah kok masih aja manjaaaaa." Tutur Zafran mengelus pucuk kepala Bul².
" Nikah..... maksudnya apa Bang?. Abang dulu lah yang udah kolotttt. Adek masih muda yaaaa." Gerutu Bul² menyebikan bibirnya dibalik nikab.
Kenapa ruangan ini tiba tiba panas ya...
Ana jadi gerahhhh, enak banget Bang Zan dipeluk gituuu.....huffffff sabar Han sabarrrrr...
Heiiii kau Ukhty, tidak akan Ana izinkan lelaki mana pun menyentuhmu. Enak sajaaaaa
kau hanya milik ku ukhty, Allah sudah memberikan Ana tanggung jawab untuk menjagamu. Hah....sepertinya Ana cemburu pada Abangnya, ck cemburu mu gak elite Han. Gerutu Farhan dalam hati.
" Nanti juga bakal tau..." Jawab Zafran.
" Apaan sih Abang gak jelas bangettt." Gerutu Bul².
Semua orang hanya tersenyum melihat tingkah Bul² dan Zafran.
" Udah dong Bang, Adeknya jangan diganggu mulu. Gak malu dilihat adik iparnya ?" Goda Bunda.
Farhan yang mendengar kata adik ipar hanya tertunduk malu. Keluarga Bul² begitu sangat welcome pada dirinya. Apa lagi Zafran, sejak kecil ia begitu menyayangi Farhan seperti adik kandungnya. Zafran yang sangat menginginkan seorang adik kala itu, sehingga kedatangan Farhan begitu sangat membuatnya bahagia.
" Sudah sudah, jangan ributtt terus. Dek...Ayah Bunda dan Abang kesini ada maksud lain selain merindukanmu juga." Ucap Herman.
" Maksud lain?, apa itu yah ?" Tanya Bul².
" Kemaren Nak Farhan, Umi serta Abah datang kerumah. Lalu-----"
" Ya bagus dong Yah, berarti persahabatan kalian masih terjalin dengan baik." Ucap Bul² memangkas kalimat Ayahnya.
" Dengerin dulu Dek...jangan maen potong aja. Kebiasaan." Tutur Farhan.
__ADS_1
" Apa sih Bang, orang Adek mgomong sama Ayah juga. Hiiiii ." Oceh Bul².
" Adek...Jangan dibiasain kalau ada orang tua ngomong dipotong gitu." Ucap Bunda menasehati. Bul² yang tertunduk merasa bersalah. " Maaf Ayah ,Bunda..." Bunda dan Ayah pun hanya mengangguk.
" Mereka bersilahturahmi kerumah sekaligus mengkhitbah kamu Dek..." Jelas Herman.
" Apaaaaaaa khitbah...."
" Maaf Neng, kalau Abah dan Umi mengambil keputusan ini tanpa sepengetahuan kalian, bahkan Farhan juga baru tau saat kami sudah berada dirumah Neng Bul². Abah fikir ini yang terbaik, karna Neng Bul² sering membantu ndalem dan hampir tiap hari kalian selalu bertemu dan berbincang. Abah dan Umi tidak masalah untuk itu selagi kalian masih bisa menjaga batasannya, tapi jika orang lain yang melihat bisa jadi fitnah Nak." Jelas Abah Zaki.
" Ayah dan Bunda sepakat menerima lamaran Nak Farhan Dek. Tapi semua ini kembali lagi Ayah serahkan ke Adek yang mau menjalaninya. Ayah tidak memaksa, Ayah yakin Adek bisa memutuskan mana yang terbaik." Ucap Herman.
Bul² hanya terdiam. Ia bingung harus menjawab apa, sudah tidak ada harapan lagi untuk bisa bersama orang yang dicintainya. Bahkan dia telah memutuskan untuk mengalah dan menyuruhnya menerima pinangan pria yang ada dihadapannya ini.
*Akhiiii Aku harus jawab apa sekarang...
Bisakah aku mencintai Gus Farhan nantinya?
Apa benar aku akan bahagia setelah menikah dengannya, seperti yang Akhi Adam katakan.
Gus Farhan memang baik, dari fisik pun tidak diragukan, tapi Aku tidak mencintainya.
Ya allah ya rabb yang maha membolak balikan hati manusia, jika memang engkau telah menggariskan jodohku dihadapanku saat ini, hamba mohon goyahkanlah hatiku untuk bisa mulai mencintainya*. Gumam Bul² dalam hati.
" Kenapa Bang...?"
" Ditanya kok malah nanya balik. Adek itu yang kenapa " Ucap Zafran lagi.
" A-adek..emmm, Adek___"
" Ana tidak akan memaksamu Ukhty. Tapi percayalah satu hal, rasa yang Ana miliki adalah murni dan tulus." Ucap Farhan memotong kegugupan Bul².
" Bunda yakin, Adek bisa memutuskan mana yang terbaik. Bunda selalu mendukung apapun keputusanmu ." Sambung Bunda.
" Abang juga akan mendukung apapun keputusan mu Dek. Tapi kalau kau menolah Farhan,ck kau yang kebangetan Dek." Ucap Zafran sambil terkekeh.
" Abanggggggg..." Seru Bul², Ayah , dan Bunda kompak.
" He he he Maaf....." Jawab Zafran tersenyum menunjukan deretan giginya.
" Bismillah...semoga jawaban ini adalah yang terbaik. Huuufffffff," Bul² menghela nafasnya panjang. " Bismillah...Bul² menerima lamaran Gus Farhan..."
" Alhamdulilah......" Jawab semuanya kompak.
__ADS_1
Semoga ini yang terbaik ya Allah..
Hamba pasrah akan semuanya...
Akhi Adam...maafkan aku
Terpaksa aku menuruti permintaanmu...sesuai janji ku dan janji Abah pada kakek dulu.
Aku akan coba membuka hatiku untukmu Gus. Gumam Bul² dalam hati.
Sementara didapur Rima dan Safa tengah menyiapkan makan malam untuk keluarga ndalem juga keluarga Bul². Abah Zaki memaksa Herman untuk menginap dirumahnya meskipun hanya semalam.
Zafran yang merasa tenggorokannya sedikit panas, ia memutuskan untuk kedapur mengambil air es didalam kulkas.
Dukkkkkk
" Awwwwwwww....hati hati dong." Rima memegangi dahinya yang bertabrakan dengan Zafran.
" Maaf , saya gak sengaja. Lagian ya mbak situ juga kalau jalan jangan nunduk terus. Untung saya yang ditabrak, kalau tembok gimana? kan kasian temboknya mbak." Ucap Zafran.
" Heiiiiiii, aku bukan mbak mu okeeee. Lagian sok tau bangeetttttt. Minggir.....!" Ucap Rima kesal. Saat akan melangkah, tiba tiba kakinya tersandung kaki kursi.
" Awwwww ya allah..., ini kursi siapa sih yang narok disini..." Gerutu Rima kesal sambil memegangi kakinya yang sakit.
" Ha ha ha....jangan marah marah makan nya mbak. Kasian bangettt sih ha ha ." Ejek Zafran berlalu pergi.
" Heiiii dasarrrr ketek kingkong...awasss kauuu. Hufff Astagfirullah..., tuh Abang Bul² resek nya mintak ampun. Beda jauh sama Adek nya, mungkin dia keturunan kingkong kali hi hi hi. Ketek Kingkong ha ha ha pinter juga aku cari nama." Gumam Rima merasa lucu dengan nama yang tiba tiba muncul diotaknya Ketek kingkong 🤣🤣🤣🤣🤣.
💞💞💞💞 Alhamdulilah
Balik Up lagi nih
Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !!!
Happy Reading Guys..
Bersambung 💞💞💞💞
__ADS_1