Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Kenyataan yang menyakitkan


__ADS_3

Seminggu telah berlalu. Hari semakin hari sikap Naya semakin berulah, membuat Bul² begitu extra menjaga suami nya. Tak ada rasa lelah dengan apa yang ia lakukan untuk suami nya. Namun saat dirumah, sikap Bul² pada Farhan sedikit berubah. Dia cuek dan lebih banyak diem, berbeda ketika harus berhadapan langsung dengan pelakor. Ia bisa bersikap manis nan romantis pada Farhan.


Farhan masih belum menyadari dengan berubah nya sikap Bul². Ia mengira Bul² sedang malas bicara. Farhan tidak peka akan istri nya yang tidak menyukai kedekatan sang suami dengan masa lalu nya. Entah apa yang Farhan pikirkan, hingga ia pun merasa tidak jadi masalah dengan banyak nya berbincang pada Naya.


Sore itu, Bul² mencari cari keberadaan suami nya. Kantor pun ia datangi namun hasil nya nihil. Ada satu tempat yang belum Bul² datangi, dan ia pun segera berjalan kearah sana.


" Han, aku mintak maaf atas sikap keegoisan ku dimasa lalu. Aku dulu pun gak tau kalau mau dijodohkan denganmu Han. Tapi jujur saja, sampai saat ini rasa itu masih ada, masih aku harapkan sosok mu mengisi hati yang kosong ini Han.....bisa kah kita mengulang masa dulu Han ?" Ucap Naya memelas menatap Farhan.


" Nay, saat pertama kali Ana melihat mu kembali. Ana sempat berpikir akan mengulang masa yang dulu tertunda, tapi Ana tidak bisa Nay, ada hati yang harus Ana jaga saat ini. "


" Tatap mata ku Han.......?" Farhan menuruti Naya untuk menatap diri nya.


" Lihatlah mata ku, apa kamu tidak melihat cinta ku tulus Han. Dan jawab pertanyaan ku dengan jujur dari hati mu, apa sedikit pun kamu tidak lagi memiliki rasa untuk ku Han ?"


" Sejujur nya rasa itu masih ada Nay. Tapi akan Ana coba kubur dalam dalam perasaan itu, ada hati yang harus Ana jaga perasaan nya Naya, Ana mohon mengertilah. Kamu hanya masa lalu Ana Nay, yang gak mungkin akan terulang kembali....."


" Gak....pokoknya kamu gak boleh mengubur rasa itu Han. Aku datang untuk memupuk nya agar rasa itu tumbuh subur ....."


" Maafkan Ana Naya, Ana sangat tidak bisa....."


Sementara Bul² masih mencari cari keberadaan suami nya.


" Assalam mualaikum....." Sapa Disna.


" Waalaikumsalam wr wb....Disna..."


" Mau kemana teh Bul, kok buru buru gitu...?"


" Lihat Albi gak, eh maksudku Gus Farhan ?"


" Acieeeee manggil nya Albii, jantung hati ku. Aaaaa romantis banget sih teh, Disna jadi pengen deh..."


Bul² tersenyum malu. Memang benar, panggilan Albi yang berarti jantung hati ku terdengar sangat Unik tapi romantis. Awal nya ia kurang paham panggilan nya menurut nya aneh, tapi setelah ia bertanya pada suami nya akhirnya ia tau makna dan arti dari panggilan itu.


" Bisa ana kamu Dis...."


" Gimana teh Gus Farhan orang nya romantis gak ?" Tanya Disna kepo .


Bul² mengingat kembali sikap dan kenangan manis suami nya disaat awal menikah. Hingga ia pun senyum senyum sendiri, namun setelah kedatangan masa lalu, sikap suami nya kini tidak seperti dulu. Tiba tiba saja raut wajah Bul² berubah murung.


" Teh........


" Eh iya, romantis dong. Kalau gak, gak mungkin aku sampe klepek klepek begini...hehe " Jawab Bul² dengan terkekeh.


" Acieeeeee, cinta ku klepek klepek sama dia. Uhuyyyyy teh Bul² beruntung deh dapet suami kayak Gus Farhan, selain cakep kayak nya juga perhatian banget..."

__ADS_1


' Awal nya juga aku merasa gitu Disna...


Dia sangat mencintaiku, tapi setelah datang nya Naya, cinta nya pada ku seketika goyah. Apa kah sekarang aku masih bisa disebut beruntung....' Bul² bermonolog dalam hati.


" He he he terima kasih Disna. Ya udah aku mau nyari suami ku dulu, Asalam mualaikum..."


" Waalaikumsalam...."


Bul² pun kembali mencari cari suami nya. Hingga ia tibalah ditaman dan melihat dari jauh ada seseorang tengah duduk berdua dibangku taman.


" Plis Han, aku masih mencintaimu....tolong terima aku kembali Farhan..." Ucap Naya memohon hingga menitikan air mata nya.


" Maaf Naya, Ana tetep gak bisa. Assalam mualikum....."


" Tunggu Farhan..........." Teriak Naya.


Seketika langkah Farhan pun terhenti, dan menoleh kearah Naya.


" Kamu lihat ranting ini ujungnya begitu tajam bukan....?" Naya mengambil ranting kayu yang tergeletak disana.


" Kalau ini mengena diperut ku, bagaimana rasa nya......"


" Jangan gila kamu Naya......apa yang mau kamu lakukan...."


" Tentu membuatmu kembali pada ku Farhan..." Naya tersenyum licik.


" Aku memang gila Farhan, dan itu karna kamu....aku tak peduli seberapa lama aku belajar agama. Jika cara kotor aku bisa mendapatkan mu, maka akan ku lakukan..."


" Istigfar Naya....mana Naya yang Ana kenal dulu. Gadis manis dan lembut, memikir ulang semua apa yang akan dilakukan..."


" Naya yang dulu sudah tiada Han, inilah Naya yang sebenarnya.......kata kan pada ku, apa yang akan kamu lakukan jika ranting ini kutusuk diperutku....apaaaaaa Farhan...?" Teriak Naya .


" Oke stooopppppppppp.....baiklah Ana akan melakukan apa yang kamu mau....apakah kamu puas?"


" Belum dong, sebelum aku bisa memilikimu. Aku ingin menjadi istri mu Farhan." Ucap nya tersenyum penuh kemenangan.


" Aku tingak ingin mempoligami Bul² Naya, tolong mengertilah ! "


" Kalau begitu ceraikan.....!"


" Apa kau gilaaaaaa, Ana tidak akan pernah menceraikan Bul² sampai kapan pun itu..." Ucap Farhan.


" Kalau begitu jadikan aku istri kedua mu tanpa menceraikan istri pertama mu....!"


" Bagaimana, bukankah kau barusan bilang mau mengikuti apa kemauan ku ?"

__ADS_1


Farhan terdiam, ia kalah telak dengan Naya.


Dengan nafas kasar yang berulang ulang ia hembuskan.


" Ana meminta waktu untuk itu....."


" Baiklah aku akan menunggumu Farhan. Kuanggap meminta waktu mu sebagai jawaban kau menerima nya dan meminta izin pada istri pertama mu..." Jawab nya seraya tersenyum licik.


Deg.....


Deg.....


Tanpa sadar sepasang mata dan telinga menjadi saksi mereka.


Ia tak kuat lagi untuk melangkah menghampiri suami nya.


" Albiiiiiiii......." Ucap Bul² lirih. Ia menangis dengan berlari pergi meninggalkan tempat itu.


Namun saat dijalan, ia berpapasan dengan Umi. Ketika ingin pergi lagi, tangan Bul² tiba tiba dipegang erat Umi Imah.


" Neng, jangan pergi....apa hanya sebatas ini kesabaran mu menghadapi cobaan rumah tangga. Umi ada bersamamu, ayoooo ikut Umi...!"


" Kenapa kenyataan lebih menyakitkan Umi....hiks hiks. Albii masih mencintai Naya..."


" Tidak sayang, Farhan hanya terpaksa karna tindakan Naya akan merugikan diri nya. Umi akan selalu mendukung mu......Umi sudah siapkan semua nya..." Ucap Umi penuh misteri.


Umi Imah membawa Bul² pegi dari sana. Seperti yang Author bilang, Umi akan mendukung Bul² dari belakang tanpa sepengetahuan siapapun. Tentu nya Umi punya kejutan disaat yang tepat nanti.


Huaaaaaaaaa😭😭😭😭😭😭😭😭


Kita tunggu Umi Imah beraksi....


**💞💞💞💞 Alhamdulilah


Balik Up lagi nih


Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!!


Happy Reading guys**....

__ADS_1


Bersambung💞💞💞💞💞


__ADS_2