
Keesokan harinya, dibawah terik sinar mentari yang teramat memancar, seseorang tengah membersihkan halaman aula. Keringat dan peluh yang bercucuran, membuatnya harus mengelap dahinya beberapa kali.
Dialah Safa yang tengah menjalani ta'ziran dari Ustadz Hasan, semalam entah apa yang ia perbuat setelah meminta izin untuk keluar pesantren membeli kebutuhan bulanannya. Mungkin Safa telat dari batas waktu yang sudah diberikan.
" Ini Ukhty...."
" Ini Ukhty..." Ucap keduanya kompak memberikan air mineral dingin hingga membuat Safa terkejut karna kedatangannya yang entah dari arah mana.
" Akhi Angga....dan____
" Ana Rafi...." Jawabnya.
Masih ingetkan dengan Angga sahabat Adam?
Namun karna sangat haus, Safa tidak melihat air dari siapa yang ia minum.
Angga nampak mengembalikan lagi uluran tangannya, karna air minum dari Rafilah yang Safa terima meskipun ia sendiri tidak tau siapa orangnya.
' Aku semakin yakin untuk mundur Ukhty Safa. Cukup kagum dari kejauhan saja yang bisa kulakukan, semoga kalian memang berjodoh ' Gumam Angga dalam hati.
" Eh afwan Akhi Angga...." Safa yang menyadari itu pun meminta maaf.
" Tidak apa Ukhty, yang penting udah gak haus lagi kan ?" Safa pun langsung mengangguk.
" Kalau gitu Ana awalan Ukhty....Akhiii mariii, Asalam mualaikum.."
" Waalaikumsalam wr wb " Jawab Safa dan Rafi kompak.
Kini tinggalah Safa dan Rafi disana. Rafi yang tak henti hentinya melirik kearah Safa membuatnya semakin yakin, jika akhwat yang didepannyalah yang patut ia kejar.
" Apaaaaa....?" Tanya Safa ketus tanpa melihat kearah Rafi.
" Ukhty, siang kayak gini enaknya ngapain menurut Ukhty Safa ?" Tanya Rafi seraya menyilangkan kedua tangannya didada.
" Minum pop ice..." Jawabnya asal.
" Ayokkkk !" Sahut Rafi.
" Apaaaa ?"
" Katanya minum pop ice, ayo kita minum itu !"
" Dih, ngapain..."
" Ya minum eslah Ukhty, jangan galak galak dong. Nanti jatuh cinta loh !" Ucap Rafi terkekeh.
" Ana, jatuh cinta sama kamu. Dihhh, dunia hampir kiamat kali. Kayak gak ada ikhwat lain aja."
" Tapi Ana udah jatuh cinta sama Ukhty."
Deg.....
Safa menatap heran kearah Rafi, mata mereka saling bertemu. Detak jantung keduanya jika didengarkan seperti sounsistem, dag dig dug der. Tatapan yang sama- sama sulit diartikan membuatnya salah tingkah.
Sesederhana inikah jatuh cinta ?
__ADS_1
" Afwan hanya becanda. Hanya Ana saja yang berharap, kalau Ukhty juga berharap dengan senang hati Ana memberikan. Asalammualaikum." Ucapnya tersenyum berlalu pergi.
" Waalaikumsalam...." Jawab Safa lirih.
' Berharap....apa maksudnya ?' Safa bertanya tanya dalam hatinya.
Sementara dirumah ndalem, Bul² tengah bermanja manja dalam dekapan suaminya.
Dengan senang hati Farhan pun meladeni keinginan istrinya itu. Meskipun begitu, rasa penasaran tentang masa lalu istrinya masih tetep terlintas dipikirannya.
Ada banyak hal yang ingin Farhan tanya dan mendengarkan cerita masa lalu istrinya dengan Rafi. Bagaimana ceritanya, mereka bisa membuat janji itu hingga Bul² mencium Rafi ? pikir Farhan.
" Sayang........"
" Hem....." Jawab Bul² yang masih tidur dipangkuan suaminya.
" Albi boleh tanya sesuatu gak ?" Tanya Farhan.
" Tanya apa Bi...."
" Janji jangan marah ya, Adek harus cerita jujur sama Albi !" Ucapnya.
" Iya sayang, iya. Emang Albi mau nanya apa sih ?" Bul² bangkit dari tidurnya dan duduk disamping suaminya seraya menggenggam tangan Farhan.
" Adek pernah ada hubungan sama Rafi ?"
Deg......
Lagi-lagi Bul² harus diingatkan dengan memori 9 tahun silam. Dimana ia lagi manja-manjanya dan juga bar-bar. Namun yang sangat tidak terpungkiri adalah memang benar, masa itu Bul² sangat manja pada Rafi yang hampir setiap hari bermain ps dirumahnya bersama Zafran. Tapi bagi Bul² manjanya kala itu adalah wajar, karna dulu melihat Rafi yang tampan membuatnya ingin bermanja tanpa mengetahui artinya yang sebenarnya. Memang ia masih sangat kecil waktu itu untuk mengerti arti kedekatan antara laki laki dan perempuan.
" Memangnya kenapa Bi, toh hanya masa lalu. Lagi pula dulu Adek masih kecil, belum ngerti apapun apa lagi masalah hati." Jawab Bul² santai.
" Tapi Albi lihat kalian seperti canggung gitu untuk menyapa, padahal udah saling kenal. Apa ada kejadian dimasa dulu yang membuat kalian malu satu sama lain ?" Pancing Farhan.
" Ma-maksud Albi...?" Tanya Bul² gugup.
" Ya itu menurut Albi aja Dek, kok gugup gitu ?" Tanya Farhan semakin curiga.
" Albi gak percaya sama Adek ?"
" Percaya sayang, tapi kalau boleh Albi pengen denger langsung dari Adek !"
" Albi yakin gak akan cemburu ?" Bul² tersenyum menyeringai mengingat suaminya yang posesif itu.
" Ya...ya gak lah..."
" Yakin.....hem ?"
" Yakin sayang...."
" Oke Adek bakal ceritain masa lalu dengan kak Afi..."
Bahkan Istriku memanggilnya berbeda sendiri. Apa panggilan sayang ya ? Farhan bermonolog dalam hatinya.
" Dulu saat Adek_____
__ADS_1
Yakin gak cemburu ?"
" Iya yakin, udah lanjut aja ceritanya !"
" Dulu, kak Afi sering main kerumah hanya sekedar main ps sama bang Zan. Adek dulu manja bangetttt sama kak Afi, Adek selalu duduk dipangkuan kak Afi, sering meluk kak Afi. Bahkan Kak Afi juga punya panggilan unik ke Adek. Cimutttt panggilan itu, singkatan dari cantik dan imut____
" Stooppp..." Farhan menghela nafasnya berulang ulang demi membuang rasa cemburu yang kian memuncak dalam dadanya. Bul² terkikik geli melihat suaminya yang tengah menahan rasa sesak dalam dadanya.
' Ya Allah panas...sesak....dadaku kenapa ? Astagfirullah. Cemburu pada masalalu, kenapa coba gak aku yang mengenalmu lebih dulu. Pasti Adek duduk dipangkuanku, meluk bahkan cium Albi sayang bukan Rafi ' Gumam Farhan dalam hati.
" Lanjut gak Bi..."
' Lanjut dadaku sesak...gak lanjut penasaran ' Gumam Farhan lagi.
" Lanjut dong....!"
" Oke lanjut ya...." Bul² sangat bersemangat membuat suaminya merasa cemburu.
Kapan lagi coba, melihat ekspresi pak ustadz cemburu hi hi hi.
" Kak Afi itu sering elus elus rambut Adek loh Bi dulu. Sering tidur dipangkuannya kayak tadi Adek tidur dipangkuan Albi. Pernah sekali Adek mencium pipinya kaka Afi dan kak Afi juga membalas ciuman Adek. Dulu Adek kayak berpacaranlah sama kak Afi."
' Hahahha Maaf ya Bi...Adek tambahin ceritanya. Pengen lihat, gimana sih pak ustadz cemburu hi hi hi ' Bul² terkikik geli dalam hatinya.
Dada Farhan makin bengek menahan sesak. Cerita istrinya tentang masa lalu bersama Rafi sukses membuatnya cemburu buta pada masa lalu Bul².
Farhan telah meminum air 5 gelas selama Bul² cerita tentang masa lalunya. Bahkan 5 gelas itu juga tak mampu meredakan panas dadanya. Sementara Bul² sedari tadi menahan tawa melihat raut wajah suaminya. Ia samar-samar mendengar suaminya selalu mengucapkan istigfar kala cemburu semakin memuncak.
" Bi......." Panggil Bul² menghentikan ceritanya.
" Hem...." Jawab Farhan singkat memalingkan wajahnya.
" Gak kembung minum 5 gelas....?"
" 1 gentong pun kurang, kalau ceritamu kayak gitu Dek....."
" Ha ha ha ha......." Bul² tertawa ngakak mendengarnya.
Farhan hanya menahan kesal dengan cerita masa lalu istrinya. Ia pun bingung, padahal ia sendiri yang minta istrinya untuk bercerita masalalu. Setelah mendengarkan, Farhan malah dibuat cemburu dengan cerita istrinya.
Bentar Author ngakak dulu....
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 Cemburumu gak elite Gus
**💞💞💞💞Tinggalkan
Vote
Like
Komen kalian ya !
Happy Reading Guys**....
Bersambung💞💞💞💞💞
__ADS_1