Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Mual


__ADS_3

1 Bulan telah berlalu, kini Farhan sudah betul betul melupakan perasaan yang sedikit hinggap pada masa lalu nya. Hidup Farhan serta istri nya semakin hari semakin romantis, hingga siapa saja yang melihat nya ikut terbawa suasana.


Pagi ini suasana nya sedikit berbeda, biasanya Bul² bangun lebih awal namun kali ini tidak. Entah mengapa rasanya ia sangat malas untuk beranjak dari tempat tidur nya. Dengan wajah yang ia tutup dengan bantal membuat nya sangat nyaman didalam sana.


" Dek....bangun sayang !" Farhan mengelus lembut rambut istri nya.


" Emmmmm..." Hanya kata itulah yang keluar dari mulut Bul² saat suami nya mulai mengusik tidur nyaman nya.


" Sayang.....adek gak sekolah ?" Tanya Farhan yang tanpa henti mengusik Bul².


" Adek males banget bi, lesuuuuuuu ." Jawab nya dengan suara serak khas bangun tidur.


" Gak boleh males ah...bangun yuk ! " Farhan masih belum menyerah untuk membangunkan bidadari nya.


" Albii maksa banget sih, Adek tuh lesuu Bi...ngerti gak ." Sontak bentakan Bul² membuat Farhan terkejut, tidak seperti biasa nya ia bersikap seperti ini.


" Tapi Adek juga belum sarapan loh sayang ." Ucap nya lembut. Meskipun sang istri telah membentak nya, namun prinsip Farhan sebagai suami tidak akan membalas nya lagi dengan kasar, malah ia akan menjawab nya dengan lembut dan penuh perhatian.


" Adek mau sarapan dikamar aja ." Jawabnya ketus.


" Ya udah Albi ambilin ya ." Tanpa menjawab suami nya lagi, Bul² hanya menganggukan kepala nya.


Farhan pun segera beranjak dari kamar nya dan berjalan menuju meja makan. Dilihat nya disana sudah ada Umi dan Abah Zaki yang tengah sarapan.


" Mana Neng Bul² Han...?" Tanya Umi disela sela kunyahan nya.


" Dia gak mau makan disini Umi, mau nya makan dikamar. Buat bangun dari ranjang aja dia males,Farhan jadi bingung ." Jawab Farhan seraya menuangkan nasi goreng untuk istri nya.


Umi yang mulai curiga pun seketika menghentikan sejenak sarapan nya. Ia pun melirik kearah Farhan.


" Turutin aja Han, mungkin Neng Bul² capek." Sambung Abah Zaki.


" Iya Bi, Farhan pikir juga gitu..."


Farhan pun berjalan kembali menuju kamar nya dengan membawa sepiring nasi goreng untuk sang istri.


Ceklek....


" Sayang......" Panggil Farhan lalu meletakan sarapan Bul² diatas meja samping ranjang. Ia pun menghampiri istri nya yang masih terbaring diatas kasur.


Farhan terkejut, saat istri nya langsung beranjak dari ranjang dan berlari kekamar mandi.

__ADS_1


Hoek....hoek....hoek.....


Farhan pun langsung menyusul istri nya kekamar mandi dan memijat pelan tengkuk leher Bul².


" Adek kenapa sayang, sakit ? Bilang sama Albi mana yang sakit, kita keklinik aja ya !" Farhan khawatir dengan keadaan istri nya yang terus muntah hingga wajah nya terlihat pucat pasi.


" Gak usah Bi, mungkin Adek masuk angin." Jawab Bul² lirih.


" Ya udah Adek istirahat aja. Yuk Albi bantu ..!" Bul2 pun mengangguk. Farhan memapah istri nya berjalan kembali menuju ranjang. Namun saat keluar dari kamar mandi, Bul² mencium bau sarapan yang Farhan bawa dan ia pun kembali memuntahkan isi perut nya yang masih kosong itu.


Hoek....hoek....


" Astagfirullah...." Farhan kembali panik dan kembali memijat pelan tengkuk leher istri nya.


" Bi, bawa keluar sarapan itu. Adek mual nyium bau nya."


" Iya sayang," Farhan pun buru buru membawa kembali sarapan itu kemeja makan.


" Loh Han, kenapa sarapan nya dibawa lagi ?" Tanya Umi yang tengah membereskan meja makan.


" Bul² mual Umi nyium bau nasi goreng ini, tuh dia lagi muntah muntah dikamar mandi."


" Astagfirullah, terus kamu tinggalin gitu aja. Kamu gimana sih Han ." Gerutu Umi dan berlari masuk kedalam kamar Farhan. Kemudian Farhan pun mengikuti nya dari belakang.


" Iya Umi...." Jawab Bul² lirih.


Ceklek....Umi pun membuka pintu kamar Farhan.


" Neng kenapa ?, kata Farhan tadi muntah muntah ?" Tanya Umi yang duduk ditepi ranjang.


" Iya Umi, Bul² mual nyium bau sarapan tadi. Maaf ya Umi, Bul² juga bingung biasa nya kan gak kayak gini..." Ucap Bul² lirih merasa bersalah karna tak menghargai masakan ibu mertua nya.


" Gak papa sayang, Umi ngerti kok." Ucap Umi tersenyum seraya mengelus pelan rambut menantu nya.


" Ya udah kamu istirahat aja ya...!" Ucap Umi dan Bul² hanya mengangguk lemah.


" Han jagain istri mu !" Titah nya pada Farhan.


" Siap Umi...." Jawab nya dengan hormat.


Umi pun keluar dari kamar mereka. Sementara Farhan langsung duduk disamping istri nya seraya mengelus kepala Bul².

__ADS_1


" Bi....." Panggil Bul².


" Hem, kenapa sayang ?"


" Boleh Adek mintak peluk !" Ucap nya hati hati, karna Bul² pun takut jika suami nya akan menolak.


Farhan pun terlihat tengah menahan tawa nya. Aneh tapi menguntungkan, pikir nya.


" Albi kira mau apa, sini sayang..." Farhan pun ikut membaringkan diri nya disamping sang istri.


" Bi......" Panggil Bul² lagi.


" Hem, kenapa sayang ...?"


" Tapi Adek mau Albi buka baju.."


Sontak perkataan Bul² membuat Farhan terkekeh sekaligus bingung. Ia pun menggaruk garuk tengkuk leher nya yang tidak gatal itu melihat sikap manja istri nya yang tidak biasa.


" Gak mau ya ?" Tanya Bul² dengan wajah cemberutnya.


" Mau kok sayang. Albi bingung aja, gak biasa nya Adek manja gini loh...tapi Albi suka..." Farhan mengecup sekilas bibir sang istri kemudian duduk untuk membuka baju nya seperti apa yang Bul² minta.


Bul² pun tersenyum girang mendapati suami nya bertelanjang dada sambil memeluknya. Iya peluk erat tubuh suami nya, entah mengapa Bul² sangat suka dengan bau badan Farhan yang menurutnya sangat harum dengan khas.


' Aku sendiri pun bingung kenapa dengan diriku ini. Gak biasa nya aku pengen banget dipeluk Albii...dan kenapa juga aku harus mual nyium bau makanan, kan aneh. Tapi bau badanmu membuat ku betah untuk menghirup nya Bi hi hi hi...' Gumam Bul² semakin mengeratkan pelukan nya dengan kepala yang mengusel didada bidang suami nya.


**Huaaaaa mauuu dong, ngusel juga he he..


💞💞💞 Alhamdulilah


Balik up lagi nih


Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya** !!!


Happy reading guys

__ADS_1


Bersambung💞💞💞💞


__ADS_2