Bidadari Sang Gus

Bidadari Sang Gus
Seperti inikah cinta.....?


__ADS_3

Farhan yang tengah bersantai didepan jendela kamarnya, menatap langit yang begitu cerahnya sehabis diguyur hujan. Burung mulai berterbangan kesana kemari menikmati indahnya alam. Hingga Farhan pun betah menikmatinya, namun lamunannya buyar ketika seseorang mengetuk pintu.


Tok tok tok...


Farhan yang mendengar ketukan pintu pun beranjak menghampiri untuk membukanya.


Ceklek


" Umiiiiiii, ada apa..?." Tanya Farhan.


" Dipanggil Abi nak, ditunggu diruang keluarga !!." Ucap Umi.


" Baik mi. Duluan saja nanti Farhan akan menyusul." Jawabnya kemudian diangguki oleh Umi. Selepas perginya Umi, Farhan menuju kamar mandi nya untuk mencuci muka dan berganti pakaian.


Setelah selesai dengan urusannya, Farhan menghampiri Abinya diruang keluarga.


" Biiii....." Sapa Farhan, kemudian mendudukkan dirinya disamping sang Ayah.


" Billll, ada yang ingin Abi bicarakan," Farhan mengangguk ." Bisa kah kamu ikut mengajar dipesantren Bil?." Sambung Abah lagi.


" Lohh bukan nya gak lagi butuh tenaga pengajar ya Bi?."


" Semenjak penerimaan santri baru kemarin, para pengajar kuwalahan Bil. Santri baru tahun ini bertambah 20 persen dari tahun sebelumnya."


" Baiklah Bi, Farhan siap siap sekarang."


" Apa mau langsung Bil, Abi kira kamu baru siap besok ."


" Tidak Bi, sekarang Farhan juga siap." Ucapnya seraya tersenyum.


Dengan ditemani Abah Zaki, Farhan menuju Aula. Namun betapa terkejutnya, semua santri telah berkumpul disana. Farhan menatap Abi nya dengan bingung, Abah Zaki yang mengerti pun hanya mengangguk dan tersenyum.

__ADS_1


Dengan gagah nya Abah Zaki berdiri beserta microffon yang ada didepan nya.


" Asalammualaikum wr wb..."


" Waalaikumsalam wr wb..." Jawab semuanya kompak dan penuh semangat.


Apa lagi para santriwati yang begitu betah menatap laki laki tampan nan manis, yang tengah berdiri tegap dihapadan mereka.


" Baiklah , Abah sengaja mengumpulkan kalian disini untuk diperkenalkan dengan Guru baru yang akan mengajar kalian. Disamping Abah ini adalah Farhan Adzriel Maulana, guru baru kalian serta beliau adalah anak tunggal Abah yang telah kembali dari kairo." Jelas Abah.


Semua orang begitu sangat terkejut tanpa terkecuali. Begitu juga dengan Bul² dan kedua sahabatnya.


Ya allah ternyata si nyebebelin itu adalah anak Abah. Itu artinya dia itu Gus pesantren ini.


Matilah akuuuuuuuu, gimana ini ? duhh bakal malu banget kalau ketemu . Secara aku suka adu mulut dengan nya karna hal sepele. Ahhhhh ternyata dia Gus pesantren. Tolong jangan hukum aku Gus, karna selalu gak sopan kepadamu. Gumam Bul² sedikit khawatir.


Sementara santriwati lain nya terus berbisik bisiik.


" Ternyata dia Gus kita.."


" Bakal betah nih kalau Gus yang ngajar." Itulah kira kira bisikan kaum hawa yang terdengar ditelinga Farhan.


" Baiklah, Gus Farhan akan mulai mengajar hari ini. Untuk jadwal bisa dibantu Ustadz Fadil ?." Tanya Abah dan langsung diangguki Ustad Fadil.


" Hanya itu saja yang ingin Abah sampaikan. Semoga dengan lihat yang manis, kalian makin giat belajar. Wasalammualaikum wr wb..." Ucap Abah mengakhiri sambutan nya dengan sedikit candaan.


" Waalaikumsalam wr wb..." Jawab semua serempak.


Semua santri pun membubarkan diri, sementara Farhan beserta pengajar lain nya telah memasuki kantor. Dengan Jadwal yang dibantu Ustadz Fadil, Farhan menyusuri kordinor pesantren menuju kelas yang akan menjadi tempat pertamanya mengajar.


" Assalamualaikum wr wb...." Sapa Farhan.

__ADS_1


" Waalaikumsalam wr wb..." Jawab santri.


Pandangan Farhan pun seketika teralihkan pada seseorang yang duduk dipojok paling belakang. Seperti mengenalinya siapa pemilik jilbab merah yang tengah menunduk. Dengan tersenyum sambil meliriknya sesekali, Farhan memulai pelajaran nya dengan dibantu beberapa penjelasan dari nya.


Ia melihat sang pemilik Jilbab merah sangat fokus mengerjakan soal yang ia berikan.


Lirikan Farhan sungguh sangat sulit diartikan, sesekali yang pemilik jilbab merah mengarahkan pandangan nya kedepan. Namun siapa sangka disaat itulah pandangan kedua nya saling bertemu. Bul² yang begitu malu menatap sang Gus, menundukan pandangnnya seketika. Berbeda dengan Farhan, ia sangat betah menikmati pemandangan indah itu. Hingga ia menatapnya dengan penuh arti yang seseorang tidak akan tau arti tatapan nya itu.


*Ana sangat betah menatap mata indahmu Ukhty.... ingin rasanya setiap hari Ana melihatnya. Ana telah berzina mata kepadamu, menatap mu yang bukan halal bagiku.


Entah kenapa, jantung Ana saat melihatmu saja seperti ingin berlari dari tempatnya.


Sungguh Ukhty... mengenalmu membuat Ana hilang akal. Ana sangat bingung, ada apa dengan Ana sekarang. Perasaan ini.... benarkah?????


Benarkah yang Ana rasakan ini adalah cinta.


Apakah rasa cinta itu seperti ini?. Memang benar Ana rasakan, melihatmu dari kejauhan saja jantung ana bereaksi. Ck...Ukhtyyyyy kau benar benar membuat ku tidak waras*...


Gumam Farhan dalam hati seraya tersenyum menatapnya.


💞💞💞 **Alhamdulilah


balik Up lagi nih...


Tinggalkan


Vote


Like


Komen kalian ya !!!!

__ADS_1


Happy Reading guys**


Bersambung💞💞💞💞.


__ADS_2