Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 119 Memberikan Batu Kehidupan


__ADS_3

Setelah melalui perjalanan panjang selama beberapa jam akhirnya Judith tiba juga di rumah Vaska.


“Tuan aku bawakan batu kehidupan ini untuk mu.” Judith turun dari motor degan tersenyum kecil dan berjalan dengan sisa-sisa kekuatannya juga dengan rasa sakit yang bertambah parah.


“Itu kan nona Judith.” Peter yang saat itu berada di lantai atas melihat keluar dan mendapati Judith yang berjalan masuk ke rumah Vaska. “Aku tak menyangka ia akan berhasil dan selamat keluar dari tempat itu, padahal ia hanya manusia biasa.” segera turun berlari untuk menemui Judith.


“Apa nona baik-baik saja ?” Peter menghampiri Judith tepat di depan pintu masuk rumah. “Ya, dan aku berhasil mendapatkan batu kehidupannya.” Judith tersenyum kecil sambil mengeluarkan batu kehidupan dari dalam tasnya lalu menunjukkannya pada Peter.


Mereka berdua kemudian menuju ke peti mati tempat Vaska berada.

__ADS_1


“kriek.” Judith membuka peti mati Vaska. Ia melihat pria itu terlihat pucat sekali dan seluruh tubuhnya terasa dingin seperti es dengan mata yang tertutup dan kedua tangan yang terlipat di atas dada, dan satu lagi sekuntum mawar merah di saku bajunya.


“Hiss...” Judith merasakan sakit di seluruh tubuhnya dan dia hampir tak bisa menahannya, tapi ia memberikan batu kehidupan itu dulu pada Vaska. “Ini untuk mu, tuan.” mengeluarkan batu kehidupan yang ia simpan kembali dalam tes sebelumnya dan menaruhnya di bibir Vaska. Namun pria itu sama sekali tidak meresponnya.


“Jadi... aku harus membantunya menelan batu kehidupan ini.” Judith menyentuh bibir Vaska. Ia pun kemudian mencium bibir pria itu dan mendorong suatu kehidupan masuk, seperti yang Vaska sering melakukan padanya selama ini saat mengalirkan energi kehidupan pada dirinya.


Judith merasakan bibir Vaska yang sedingin es kini pelan-pelan berangsur-angsur menjadi hangat dan semakin hangat.


Ia pun pingsan di depan Vaska.

__ADS_1


“Judith.... !” Vaska segera menangkap tubuh gadis kecil mau hampir roboh dan membawanya dalam pelukannya. “Peter apa yang terjadi pada Judith ?” Vaska membaringkan tubuh gadis kecil di tempat tidur kemudian beralih menatap Peter yang ada di sampingnya.


“Nona Judith membawakan batu kehidupan dari sungai Black Pearl, tuan.” jelas Peter singkat. “Apa ?!” Vaska terkejut sekali mendengarnya bagaimana bisa gadis itu pergi ke tempat berbahaya itu seorang diri.


“Itu pasti berat untukmu, Judith.” Vaska beralih menatap gadis kecilnya yang masih tak sadarkan diri. “Kau tak perlu membahayakan dirimu sendiri seperti ini.” menatap Judith dengan sedih karena berapa kali sudah gadis itu berkorban untuknya.


Vaska kemudian memeriksa kondisi Judith.


“Kau terluka parah seperti ini.” Vaska mendapati banyak luka di hampir sekujur tubuh Judith di mana banyak terdapat luka gigitan dan juga goresan. “Astaga, pergelangan tangan kiri mu patah seperti ini.” merasa semakin bersalah karena dirinya, Judith jadi terluka parah.

__ADS_1


“Peter cepat ambilkan perban, obat dan peralatan lainnya. Aku akan merawat lukanya.” Vaska memberikan perintah pada pelayannya. “Baik tuan.” Peter segera pergi dari sana dan mengambil semua yang barusan disebutkan oleh Vaska.


“Judith... terimakasih kau selalu ada untukku.” Vaska mencium bibir Judith dan memeluknya.


__ADS_2