Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 97 Untung Tertolong


__ADS_3

CEO Marvell yang haus berat dan tak sabar ingin segera minum mengeluarkan taring tajamnya menembus kulit leher Judith yang lembut.


“Argh... !” CEO Marvell tiba-tiba berteriak saat ia mencoba menancapkan taring tajamnya ke leher Judith karena merasa seperti ada kekuatan dari dalam yang mendorongnya dan membuatnya terpental. “Sialan ! Gadis ini...” CEO Marvell kembali berdiri dan memegang tubuh Judith.


Terlihat di tubuh Judith sinar berwarna biru tipis menyelimuti seluruh tubuhnya.


“Perisai ini... perisai es. Pasti pangeran ke-21 yang melakukan ini.” CEO Marvell terlihat kesal. “Baiklah aku akan menghancurkan perisai pelindung ini. Mudah saja.” tersenyum lebar kemudian membuka tangannya dan mengeluarkan kekuatan api kemudian menyentuhkan kembali tangannya ke tubuh Judith.


“crack.... !” tak perlu menunggu lama semua perisai es yang ada di tubuh Judith hancur seketika dengan kekuatan api dari pria itu.


“Meskipun kau berusaha melindungi gadis mu ini dari ku, tapi aku tetap dengan mudah bisa menghancurkan nya.” CEO Marvell kembali tersenyum lebar saat melihat semua perisai pelindung es di tubuh Judith sudah raib dari sana.


Ia pun segera memuaskan dahaganya. Tepat di saat ia akan kembali menancapkan taring tajamnya tiba-tiba semua suara menghentikannya.

__ADS_1


“CEO Marvell ?” Manajer Abel tiba-tiba masuk dan terkejut saat melihat pria itu ada di ruangannya terlebih lagi ia sedang memegang Judith yang tak sadarkan diri.


“Sial... ! Kenapa dia datang di saat tidak tepat seperti ini ?!” CEO Marvell kemudian berbalik dan menatap Manager Abel.


“CEO apa yang terjadi pada Judith ?” tanya Manajer Abel menghampiri mereka berdua dan menatap pada Judith. “Aku juga tidak tahu. Tiba-tiba dia pingsan dan aku menangkap tubuhnya saat roboh” CEO Marvell menjauhkan tubuh Judith dari pelukannya.


“Biar aku rebahkan di sofa sini CEO.” Manajer Abel berniat mengangkat tubuh Judith. “Biar aku saja yang mengangkatnya.” CEO Marvell menghalangi dan mengangkat sendiri Judith lalu merebahkannya di sofa.


Karena pria itu yang membuatnya tidak sadar dan mudah saja baginya untuk membawa kembali kesadaran Judith.


“Oh... CEO Marvell ? Manajer Abel ? Apa yang terjadi padaku ?” Judith segera duduk setelah membuka kedua matanya dan melihat dua pria itu bergantian dengan bingung. “Kau pingsan dan CEO Marvell menyelamatkan dirimu.” Manajer Abel menjelaskan.


Judith hanya diam dan berpikir karena merasa aneh sekali sebelumnya Ia hanya mengantarkan kopi saja dan kenapa tiba-tiba dia bisa tidak sadarkan diri.

__ADS_1


“Terimakasih CEO Marvell, maaf merepotkan anda.” jawab Judith dengan gemetar karena merasa pria itu sudah melakukan sesuatu padanya tanpa dia sadari.


Judith segera berdiri dan masuk ke ruangannya kembali. Tinggal dua pria itu yang saat ini duduk di sofa.


“CEO ada apa datang kemari mencari ku ?”tanya Manajer Abel.


“Ohh ya...” CEO Marvell diam sejenak dan berpikir untuk mencari alasan. “Aku kesini untuk minta tolong padamu, tolong carikan sekretaris untuk ku secepatnya.” jawabnya beralasan tapi memang dia sebenarnya juga membutuhkan sekretaris yang sampai saat ini masih kosong.


“Baiklah CEO aku akan kirimkan foto-foto kandidat sekretarisnya pada anda nanti.”


“Baiklah jika begitu aku kembali dulu.” CEO Marvell karambitan kemudian berdiri dan segera keluar dari ruangan itu masuk kembali ke ruangannya.


“Sialan... aku gagal menghisap lagi darah Judith.” pria itu menggebrak mejanya setelah tiba di kantornya.

__ADS_1


Judith yang khawatir dan cemas mengambil cermin dan melihat lehernya.


“Mungkin Manajer Abel yang menyelamatkan diriku sehingga pria itu tak jadi menghisap darahku.” Judith terlihat negara karena tidak mendapati bekas gigitan baru di lehernya.


__ADS_2