Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 121 Kejutan Untuk Judith


__ADS_3

Deg


Jantung Judith pada kencang mendengar apa yang barusan diucapkan oleh Vaska padanya. Ia menatap intens pria yang ada di sampingnya.


“Tuan... apakah yang tuan bilang barusan benar adanya ?” Judith menegaskan kembali karena sebelumnya pria itu seolah menjauhi dirinya dan sekarang malah mengutarakan rasa cintanya. “Bukankah tuan Vaska benci padaku ? Dan sudah mendapatkan ganti ku ?” Judith kembali mengungkapkan apa yang menjadi ganjalan hatinya.


“Tidak Judith, kau salah paham.” Vaska duduk di samping Judith. “Biar ku jelaskan semuanya padamu. Aku terpaksa melakukan seperti itu karena aku ingin menjagamu dan tak ingin Marvell mencelakai mu, tapi rupanya dengan melindungi mu dari jauh justru malah memberikan kesempatan yang besar bagi dia untuk menyakitimu.” Vaska menjelaskan panjang dan lebar.


Judith mengerti apa yang diucapkan oleh pria itu dan entah kenapa dia merasa lega mendengarnya.


“Emm... lalu bagaimana dengan kelopak mawar yang ada di kamarku setiap harinya, dan itu sama dengan punya tuan sekarang.” Judith menatap mawar merah di saku baju Vaska.

__ADS_1


“Ya itu milik ku. Setiap malam aku pergi menemui mu saat kau tidur, dan...” Vaska tak berani menjelaskan apa yang ia lakukan pada gadis kecilnya setiap malam di bawah kesadarannya. “Jadi...saat aku merasa dada ku nyeri dan... itu...” menatap Vaska dengan pipi bersemu merah.


Vaska mengangguk kecil sambil mengusap lembut pipi Judith.


“Tapi tuan, aku melihatmu beberapa kali di setiap malam di temani gadis yang berbeda.” Judith masih tak yakin dengan apa yang diucapkan oleh Vaska.


“Saat itu aku terluka setelah beberapa kali memasang perisai pelindung di tubuhmu yang berhasil dihancurkan oleh Marvell dan aku butuh darah. Tidak mungkin aku menghisap semua darahmu untuk menyembuhkan lukaku.” Vaska meluruskan kesalahpahaman di antara mereka.


Judith hatinya menjadi lunak setelah mendengar penuturan pria itu yang ternyata hanyalah sebuah kesalah pahaman.


Judith menatap intens pria yang duduk di sampingnya. Mungkin ia sendiri baru menyadari perasaannya pada Vaska selama ini sama seperti pria itu.

__ADS_1


“Ya tuan.” jawab Judith dengan pipi bersemu merah.


“Jadi mulai dari sekarang kau adalah kekasihku.” Vaska menggeser duduknya lebih mendekat lagi pada Judith lalu mencium bibirnya. “Mmm...” Judith membalas ciuman Vaska dan memeluk lehernya.


Hingga beberapa hari setelahnya Judith masih di rumah Vaska sambil menunggu pemulihan dirinya. Ia cuti beberapa hari dari tempat kerja, sampai kondisinya benar-benar pulih.


Selama Vaska pergi bekerja ada Peter yang menunggu dan menjaga Judith di rumah.


“Aku benar-benar tidak percaya, sekarang aku benar-benar menjadi kekasih dari tuan Vaska.” Judith yang berada di kamar Vaska berbaring dan terlihat bersemu merah pipinya saat memikirkannya.


Di kantor, Vaska duduk di ruangannya setelah melepas asap tipis beraroma wangi di sana.

__ADS_1


“Aretha... apa kau di promosikan menjadi sekretaris baru CEO Marvell ?” ucap seorang staf pada gadis itu. “Tidak... siapa yang bilang aku ditunjuk menjadi sekretaris ? Aku lebih suka posisiku sebagai staf biasa daripada menjadi seorang sekretaris.” Aretha tersenyum tipis menanggapi teman kantornya. Entah kenapa seolah-olah dia bisa merasakan pernah menempati posisi sekretaris saja yang tak bisa ia Jelaskan dengan kata-kata.


“Judith ini akan jadi hadiah kecil untukmu.” Vaska menatap ruangan kosong di sebelahnya di mana di sana adalah ruangan Judith sebelumnya. Ia melihat ruangan itu sudah tertata rapi seperti sebelumnya.


__ADS_2