
Vaska masih mengarahkan obornya ke arah peti tempat vampir itu bersemayam untuk melihatnya lebih jelas. Di sekujur tangan, leher dan seluruh tubuhnya terdapat simbol-simbol huruf kuno yang seperti huruf ibrani berwarna hitam gelap. Hanya wajahnya saja yang terlihat putih bersih tanpa adanya simbol-simbol huruf tadi.
“Kenapa dia tertidur dengan mata terbuka seperti ini ?” Vaska sedikit merasa takut melihat matanya yang terbuka lebar dan menatapnya dengan tajam tanpa berkedip sedikit pun. “Atau memang seperti itu jika dia sedang tertidur ?” melihat kedua tangan vampir itu yang terlipat tadi dengan rapi.
“Vampir ini hidup atau mati ?” Vaska terlihat kondisi vampir yang terlihat seperti vampir mati saja karena ia merasakan tak ada nafas saat memeriksanya. “Jadi Rapalochera ini sudah mati ?” terlihat kecewa. “Jadi harapanku satu-satunya untuk berubah menjadi manusia hilang.” terlihat lunglai dan lemas mendapati fakta yang ada saat ini.
Vaska yang terlihat kecewa karena tak bisa menerima keadaan duduk di dekat peti mati tadi berada. Ia tak percaya vampir itu sudah mati.
“Apa mungkin dia sedang tidur panjang ?” pekik Vaska tiba-tiba setelah teringat jika ada beberapa jenis vampir yang hibernasi selama beberapa waktu yang berbeda dan tak bisa ditentukan untuk setiap jenis vampirnya dan dikarenakan suatu hal yang tidak disebutkan secara terperinci.
“Jika dia memang benar berhibernasi pasti ada cara untuk membangunkannya.” Vaska tersenyum kecil di tengah keputusannya dan berpikiran positif jika vampir itu belum mati dan hanya tidur saja.
__ADS_1
Vaska kembali berdiri dan mengarahkan umurnya ke arah peti mati tadi.
“Apa hal itu ada hubungannya dengan semua huruf yang ada di tubuhnya ini ?” tatapan nya mengarah pada huruf yang ada di tubuh sang vampir. Dan setelah ia mengamati wanita semua orang itu berpola sama, jadi bisa disimpulkan jika itu merupakan sebuah kalimat yang sama dan di diulang.
“Jika begitu pasti ada makna dibalik semua hurufnya ada di tubuhnya.” Vaska menyimpulkan sendiri.
Pria itu mencoba membaca huruf yang terdapat di bagian tangan sang vampir.
Ya, karena hidup lama maka Vaska mempelajari berbagai jenis ilmu selama hidupnya, termasuk mempelajari berbagai jenis bahasa yang ada di muka bumi dengan merubah identitasnya setiap 5 tahun sekali agar para manusia tidak mengenali dan mengetahui jati dirinya sebagai seorang vampir.
“drrrr....” tiba-tiba peti mati tadi bergetar setelah Vaska selesai membaca kalimat yang ada di tubuh vampir itu.
__ADS_1
makin lama peti bergetar semakin hebat dan melemparkan tubuh Sang vampir ke udara yang membuatnya melayang kemudian berputar-putar di udara.
“Apa yang terjadi ?” Vaska seketika mundur untuk menghindari sesuatu yang tak diinginkan.
“Whirl...” beberapa menit kemudian tubuh vampir itu semakin melambat berputar dan akhirnya berhenti. Namun yang mengejutkan jubah bagian belakang terangkat ke atas.
“Aku tidak melakukan apapun padanya.” Vaska mengangkat tangannya di depan wajahnya saat melihat sinar yang menyilaukan dari arah peti tadi.
“zzzzzh...” setelah sinar yang menyilaukan tadi menghilang, tiba-tiba sosok tadi mendarat ke lantai.
“Siapa yang sudah membangunkan aku ?” sosok vampir tadi berdiri tegap di depan Vaska dan menatapnya dengan tajam dengan mata nya yang hitam pekat dan terlihat marah.
__ADS_1