Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 191 Membaca Serangan


__ADS_3

Vaska segera maju untuk berduel satu lawan satu dengan Succubus. Ia pun sudah memasang posisi siaga dan bersiap untuk menyerang.


“Anak muda kau terlihat tidak sabaran sekali.” Succubus yang terlihat sangat santai kembali menatap Vaska yang nampak mulai serius. “Ha-ha... jika kau menang melawanku maka kalian berdua boleh masuk ke dalam. Tapi jika kau kalah, maka kau akan menjadi mangsaku.” menyebutkan aturan main dan kompensasi yang harus mereka tanggung.


“Ya, aku terima tantangan mu.” Vaska menyanggupi kompensasi yang akan didapatnya setelah pertarungan berakhir.


Vaska diam dan menunggu Succubus menyerang dirinya duluan untuk membaca pergerakannya sekaligus membaca serangannya.


Succubus yang terlihat malas meladeni hampir mudah dan lemah seperti Vaska dan menganggap semua ini hanyalah lelucon belaka dengan malas mengeluarkan kekuatannya.

__ADS_1


“blar... !” Succubus mengeluarkan sedikit kekuatannya berupa kilatan cahaya berwarna keunguan yang mengarah menuju ke tempat Vaska berada sekarang. “Szzst...” Vaska menangkis serangan itu dan bergerak ke samping untuk menghindarinya.


“Jangan sombong dulu anak muda hanya dengan menghindari serangan ku kau kira kau sudah menang ?” Succubus sama sekali tak merasa heran pada Vaska yang bisa menghindari serangannya di mana para lawannya yang sebelumnya tak bisa menghindari serangannya.


“Aku harus tahu Seperti apa kekuatannya agar aku bisa membaca serangan nya dan menjatuhkannya.” Vaska beberapa kali masih belum mengeluarkan kekuatannya dan hanya memancing Succubus untuk mengeluarkan kekuatan terlebih dahulu.


“Anak muda keparat kau ! Sedari tadi kau hanya menghindari serangan ku saja.” Succubus terlihat marah dan merasa dipermainkan oleh vampir ingusan seperti Vaska. “Apa hanya itu yang kau bisa ? Hanya menghindar dari serangan ku saja dan tak punya kekuatan apapun untuk melawanku ?” terlihat semakin marah karena Vaska tetap tidak menyerangnya sama sekali.


“Lawan aku jika kau memang seorang lelaki !” Succubus makin gusar dan mengajar Vaska. Ia pun tak ingin bermain-main terus dengan pria itu dan tak segan-segan mengeluarkan semua kekuatannya.

__ADS_1


“blar... !” succubus kembali mengeluarkan kekuatan pamungkasnya. Sebuah cahaya menyilaukan mata keluar dari tempatnya berpijak yang melesat ke arah Vaska.


“Dia benar-benar mengeluarkan kekuatan intinya kali ini.” Vaska menghindari serangan itu. “Nyaris saja.” menarik nafas panjang karena berasa menghindari serangan dari Succubus.


Vaska yang sudah bisa membaca pergerakan lawan mulai melakukan counterback.


“Zsash....” Vaska mengeluarkan teknik kekuatan bola api 3 detik sebelum Succubus kembali melakukan serangan untuknya. “Hiss....” Succubus sama sekali tak menyangka jika serangan Vaska berhasil mengenai dirinya dan membuat luka di dada kanannya. Sedangkan Vaska meredam kekuatan Succubus barusan yang mengarah ke arahnya. “blar...!” tetap terjadi ledakan meskipun Vaska sudah meredam kekuatan itu dan membuat lubang yang cukup besar di tanah seperti jurang.


“Aku harap Succubus segera kalah.” Judith pas dari tadi hanya diam dan menyelesaikan pertarungan di antara mereka berdua merasa khawatir dengan pertarungan di antara mereka yang sudah berjalan cukup lama dan belum ada pemenangnya hingga saat ini.

__ADS_1


“Keparat kau vampir ingusan !” Succubus semakin marah setelah melihat luka bakar di dada bagian kanannya. “Beraninya kau bermain-main denganku hingga membuat kulitku terbakar seperti ini !” menatap Vaska dengan penuh amarah yang membuncah yang tak bisa ia tahan lagi.


__ADS_2