Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 21 Berangkat Kerja Bersama


__ADS_3

Judith berbalik menatap Vaska. Terlihat matanya basah oleh air mata dan dia segera menghapusnya. “Apa yang tuan bilang benar adanya ?” tersenyum kecil.


“Ya kau bisa memeriksanya sendiri, apa ada darah di tempat tidur ini.”


Judith melihat sprei putih yang dia duduki dan tak menemukan setetes pun darah di sana. “Jadi aku masih virgin.” senyum terkembang di bibirnya. ia kembali mengintip tubuhnya yang ia bungkus dengan selimut. “Tak ada kiss mark di sini. Jadi benar yang dikatakan oleh tuan Vaska.”


Namun meskipun mengetahui dirinya aman, Judith tetap saja dia merasa malu karena itu berarti Vaska sudah melihat seluruh tubuhnya.


“Su-sudah saatnya kerja.”ucap Judith gugup dan segera mengalihkan pembicaraan dengan melihat jam yang tergantung di dinding.


“Astaga sudah siang rupanya dan kita hampir terlambat.” Vaska ikut menatap jam yang tergantung di dinding yang menunjukkan pukul 07.00 pagi lewat. “Kita harus cepat atau kita akan terlambat.” turun dari ranjang kemudian segera memakai semua pakaiannya.


Melihat Vaska mengenakan pakaian, Judith pun segera mengenakan pakaian nya.

__ADS_1


“Aku harus pulang sekarang, sebelum terlambat. Tapi aku tidak yakin.”batinnya memperkirakan waktu sampai di rumah yang belum sarapan juga membersihkan diri dan sepertinya dia akan sampai terlambat di kantor.


“Tuan Vaska aku permisi pulang.”ucapnya sambil menunduk tak berani menatap mata Vaska dengan pipi yang merah karena ia masih merasa telanjang di depan pria itu meskipun sudah mengenakan pakaian lengkap.


“Tunggu...Judith !” Vaska menarik tangan kecil Judith saat di situ melangkah keluar dari kamarnya.


“Ada apa tuan Vaska, jika ada hal lain yang harus kulakukan ku harap aku bisa melakukannya nanti karena saat ini sudah hampir terlambat.”


“Karena hal itu aku menahan kepergian mu. Kau bersihkan dirimu di sini, kita akan berangkat bersama nanti.”balas Vaska berharap gadis itu menyetujui permintaannya.


Judith dan Vaska bersiap, mereka segera masuk ke kamar mandi terpisah dan terlihat sudah siap berapa menit kemudian.


“Judith ayo berangkat sekarang.” Vaska melihat jam yang melingkar di tangannya dan menunjukkan waktu semakin siang dan hampir terlambat. “Kita sarapan di kantor saja.” mengambil tuxedo hitam di kursi yang sudah disiapkan oleh pelayannya.

__ADS_1


Judith berjalan keluar rumah mengikuti Vaska dan berhenti di depan mobil.


Klak


Vaska membuka pintu mobil, dia pun segera duduk. “Kenapa masih berdiri di situ ? cepat masuk.”melihat Judith yang masih diam mematung. “Kita hampir terlambat sekali.” membukakan pintu untuk Judith.


Judith pun segera masuk dan duduk di samping Vaska lalu menutup kembali pintunya. mobil kemudian meluncur menuju ke tempat kerja.


“Apa nanti yang dipikirkan oleh yang lainnya jika aku turun dari mobil bersama pria ini ?”batin Judith saat melihat mereka hampir tiba di kantor.


“CEO... tolong hentikan mobilnya. Sebaiknya aku turun di sini saja.” Judith memegang kunci pintu, membukanya dan bersiap untuk keluar.


“Kenapa turun di sini ?” menoleh ke Judith. “Tidak kita akan turun bersama.” mengunci pintu kembali dan terus melajukan mobilnya. Ia baru menghentikan mobilnya Setelah tiba di kantor.

__ADS_1


“Kita turun sekarang.” Vaska membuka pintu mobil dan turun dari sana. Judith mengikuti pria itu turun dari mobil dan berjalan di dekatnya.


BERSAMBUNG...


__ADS_2