Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 128 Pindah Tempat


__ADS_3

Beberapa hari berlalu setelah pertarungannya dengan Marvell. Seperti biasa Judith dan Vaska kembali masuk ke kantor dan berangkat bersama.


“Sungguh hari ini adalah hari paling membahagiakan dalam hidup kita.” Vaska tersenyum lebar saat berada di kantor dan duduk bersama Judith di ruangannya. “Ku rasa begitu karena tak ada lagi yang akan menganggu kita.” balas Judith ikut tersenyum sambil menatap intens Vaska.


Benar, setelah kalahnya Marvell yang berakhir dengan menjadi debu setelah pertarungannya dengan Vaska suasana di kantor tenang, tanpa adanya gangguan atau teror yang biasanya membuat takut para pekerja wanita di sana. Semuanya kembali berjalan normal setelah Vaska memberikan ingatan baru Padahal semua pekerjaan yang ada di sana dengan menghapus ingatan mereka tentang Marvell.


Satu minggu berlalu setelah kematian Marvell. Tak di pungkiri lagi berita tentang kematian salah satu Violet itu terdengar sampai ke Violet lainnya.


“Jadi siapa yang telah membunuh Marvell ?” tanya seorang Violet pada temannya yang berada di negeri Albatros.


Violet tinggal di negeri Albatros. Sama dengan Versailles, di sana juga ada kerajaan Violet. Istana ini terletak di belahan bumi lain bagian selatan yang berlawanan arah dengan Versailles yang berada di belahan bumi bagian utara. Mereka berdua mempunyai dan menguasai wilayah masing-masing. Meskipun mereka bermusuhan, namun jarang terjadi bentrok di antara mereka berdua jika tak ada masalah serius yang memicu bentrokan di antara mereka.

__ADS_1


“Aku tidak tahu pasti karena ia berada di dunia manusia bukan di sini. Mungkin sebaiknya kau pergi ke dunia manusia jika ingin mengetahui kebenaran dari berita itu.” Violet lain memberi saran.


Dua hari kemudian seorang Violet datang ke dunia manusia untuk mencari informasi tentang kebenaran kematian Marvell.


“Setahu ku ini rumah Marvell.” seorang Violet tiba di rumah Marvell dan memeriksa rumah itu yang ternyata kosong. “Jadi berita itu benar adanya. Karena rumah ini kosong tak berpenghuni dan selain itu aku tidak lagi merasakan tanda-tanda kehidupan dari Marvell.” melihat ke seisi rumah dan tidak mendapati siapapun yang ada di sana termasuk pelayannya.


“Jika memang Marvell mati di sini. Maka pembunuhnya pasti juga ada di sekitar sini.” Violet tadi keluar dari rumah Marvell lalu mencoba mencari jejak pelaku pembunuh salah satu ras nya.


Ia pun secara tak sengaja menemukan kantor Vaska.


“Disini ada aroma Osiris.” pria itu berada di atas atap gedung dan melihat Vaska berada di sana setelah menyusup masuk. “Aku juga mencium aroma Marvell di sini meskipun sudah pudar.” berhenti di depan kantor yang dulu ditempati oleh Marvell namun saat ini menjadi ruangan direktur.

__ADS_1


“Apa mungkin Osiris yang melakukan ini ?” pria itu menghubungkan benang merah dan mencoba mengira-ngiranya sendiri. “Aku tak bisa berlama-lama berada di sini dan aku harus pergi sekarang.” menghilang dari sana saat ada salah satu staf kantor yang tak sengaja melihat kedatangannya.


Vaska yang barusan kembali dari toilet berhenti sejenak.


“Aroma ini... aroma yang sama dengan Marvell. Apakah ada Violet lain yang datang kemari ?” Vaska mencium aroma kedatangan Violet. “Gawat jika begitu aku harus segera pergi dari sini sebelum lebih banyak violet lagi yang datang kemari untuk mencari ku.”


Sore hari itu juga Vaska mengajak Judith, Peter dan semua pelayannya untuk keluar dari rumahnya saat ini.


“Kenapa kita pindah dari sini ?” Judith tak mengerti alasannya dan hanya berjalan membawa semua barang-barang mengikuti Vaska. “Aku akan jelaskan nanti. Yang terpenting kita harus segera pergi dari sini terlebih dulu sebelum semuanya terlambat.”


Mereka pun meninggalkan rumah mewah Paskah yang saat ini kosong melompong dan pergi mencari tempat baru.

__ADS_1


__ADS_2