
Dua hari kemudian para tahanan Osiris terlihat sudah bersiap di posisi masing-masing dan tinggal menunggu perintah untuk bergerak saja.
Mereka menunggu pengawal Violet lengah baru bergerak.
“Sekaranglah saatnya.” Pangeran Vaska melihat seorang pengawal dari kejauhan yang akan masuk ke setiap sel yang ada, juga sel tempatnya berada saat ini.
“Baik pangeran.” salah satu Osiris kemudian meneruskan perintah Pangeran Vaska pada tahanan lainnya melalui pesan infrasonik yang menyebar dengan cepat.
Dalam hitungan detik semua tahanan yang ada di sana bersiap menyambut Kedatangan para pengawal violet yang masuk dalam sel.
“Sayang... aku takut.” bisik Judith berdiri di belakang Pangeran Vaska saat pengawal Violet mulai memeriksa satu per satu tahanan di sana. “Tenang dan diam saja jika kau takut.” Pangeran Vaska berbisik lembut di telinga Judith lalu menggenggam erat tangan istrinya.
“Apa yang kau bawa itu ?” Pengawal Violet melihat seorang tahanan membawa sesuatu yang di sembunyikan di balik tubuh. “Tunjukkan pada ku jika kau mau selamat !” bentaknya dengan tak sabar.
Tahanan tadi kemudian menggeser tangannya ke depan dan membukanya. Hanya ada sejumput jerami di sana yang sebenarnya untuk pengalihan saja.
__ADS_1
Pangeran Vaska mengirimkan kode pada tahanan lainnya dan mereka pun mengangguk tanda mengerti.
“bugh...!” secara bersamaan para Violet yang ada di sana menyerang pengawal Violet tadi dan membuatnya jatuh tersungkur.
“Kalian... ! Berani-beraninya kalian melawanku ? Cari mati kalian !” pengawal Violet marah dan bangkit kembali kemudian membalas serangan mereka. Namun ternyata para Osiris yang menyatukan kekuatan mereka bisa mengalahkan pengawal Violet.
Hal yang sama terjadi pada semua sel yang ada di sana. Terdengar sorak ramai dari para tahanan Osiris yang sekarang bebas dari sel yang menahan mereka setelah berhasil menumbangkan pengawal violet.
“Pangeran apa rencana kita selanjutnya ?” tanya seorang Osiris pada Pangeran Vaska setelah mereka keluar dari sel tahanan.
“Sebagian dari kalian serang markas pengawal dan berkumpul di titik A. Sebagian lagi ikut aku untuk membebaskan Raja Ernesto.”
Tak lama setelahnya mereka menjadi dua tim yang segera bergerak sesuai dengan perintah Pangeran mereka.
Tim Pangeran Vaska beserta Judith tiba di El Nino.
__ADS_1
“Aku merasakan aroma kuat Osiris masuk kemari.” gumam Raja Ernesto menoleh ke arah pintu masuk yang berada jauh dari tempatnya. “Kalian ?” terkejut melihat kedatangan para Osiris.
“Salam Raja Ernesto.” beberapa Osiris memberikan salam penghormatan terlebih dulu pada raja mereka kemudian melepaskan rantai yang membelenggu sang raja.
Raja Ernesto sama sekali tidak menyangka para tahanan berhasil lolos dan menyelamatkan dirinya. Lebih terkejutnya lagi dia melihat yang pemimpin pergerakan itu adalah putranya, Pangeran Vaska yang memimpinnya walaupun sudah berwujud menjadi manusia.
Osiris lain segera membebaskan tahanan anggota kerajaan lainnya di sana.
“Ayah...” Pangeran Vaska menghampiri Raja Ernesto dan membantu pria itu berjalan keluar dari sel.
Di luar sel terlihat ricuh saat ini. Satu tim Osiris sedang bertarung hebat dengan pengawal Violet.
Di lain pihak pengawal Violet menyampaikan kabar kerusuhan saat ini pada atasan mereka dan beberapa pengaman segera bergerak menuju ke El Nino untuk mengantisipasi.
“Ternyata mereka sudah membebaskan semua tahanan yang ada di sini.” ucap seorang pengawal violet yang tiba di El Nino yang melihat sel tahanan di sana kosong.
__ADS_1
“Kurang ajar kalian semua !” pengawal Violet itu marah dan mengamuk di sana.
Terjadi pertempuran hebat di sana antara Osiris melawan pengawal Violet yang menghalangi mereka semua keluar dari El Nino.