Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 192 Akhir Dari Pertarungan


__ADS_3

Succubus kembali melancarkan serangannya. Kali ini dia tidak bermain-main dan terlihat serius menghadapi Vaska setelah beberapa kali bertukar dan adu kekuatan.


“Vampir ingusan ! Jangan harap kali ini kau bisa menyentuhku kembali.” Succubus mengangkat tangannya ke atas seolah mengumpulkan tenaga dari langit. “blarr... !” sebuah kekuatan petir yang menyala-nyala turun dari langit dan mengurung Vaska.


“Argh...” Vaska jatuh terhempas ke tanah dengan keras setelah terkena kekuatan petir dari langit. “Ha-ha...” jangan berlaga sombong jika belum merasakan kekuatan ku !” Succubus tersenyum lebar melihat lawannya yang jatuh terkena serangannya dan berpikir Vaska sudah tak berdaya.


“Hiss...” Vaska bangkit dan berdiri kembali. “Aku lengah dan terkena serangannya.” meskipun terkena serangan berkekuatan besar seperti itu, Vaska tidak mengalami luka serius sedikitpun dan terlihat beberapa bagian kulitnya sedikit tergores saja.


“Apa ?!” Succubus terkejut melihat Vaska yang baik-baik saja setelah terkena serangannya yang mematikan. “Vampir ingusan itu ternyata boleh juga. Ha-ha...” malah tertawa lebar dan menyeringai menatap lawannya yang baik-baik saja dan membuatnya semakin tertarik pada pertarungannya dengan Vaska.

__ADS_1


“Kali ini aku akan serius.” Vaska menatap lawannya dengan tajam dan dia berpikir harus segera mengakhiri pertarungan ini karena sudah merasa lama dan menghabiskan waktu saja dengannya. “Terima ini.” Vaska mengeluarkan kekuatan es andalannya dengan kekuatan maksimal dan mengarahkannya pada lawan.


Sementara Succubus juga mengeluarkan teknik andalannya. Ia kembali mengeluarkan sinar violet terang yang melesat ke arah Vaska.


“boom !” Dua kekuatan tadi saling beradu dan masing-masing pihak mengerahkan segenap kekuatannya untuk menjadi pemenang.


“Aku harus memenangkan pertarungan ini. Jika tidak, maka Judith tak akan bisa berubah menjadi vampir.” Vaska merasa kekuatan yang dikeluarkan oleh Succubus kali ini lebih besar daripada sebelumnya. Ia pun menambah kekuatannya dan mendorongnya dengan keras.


“Aku berhasil mengalahkannya.” Vaska berdiri tegak di tengah tanah yang menganga lebar terkena ledakan kekuatan mereka berdua kemudian melompat keluar dari sana.

__ADS_1


“Sayang.... !” Judith yang merasa khawatir segera berlari menuju ke tempat Vaska berada. “Apa kau baik-baik saja ?” menghampiri Vaska yang barusan menjejakkan kakinya di tanah. “Aku tak apa, kau jangan khawatir.” Vaska berbalik menatap Judith yang masih mengkhawatirkan dirinya.


“Syukurlah kau tidak apa.” Judith merasa lega melihat kondisi kekasihnya yang tidak terluka kemudian segera memeluknya.


“Vampir ingusan itu ternyata dia kuat juga meskipun masih bocah.” Succubus baru kali ini tinggalkan oleh seorang vampir dalam sebuah pertarungan. Padahal sebelumnya Iya sama sekali tak pernah kalah melawan vampir manapun yang datang ke sana untuk menantangnya.


“Vampir jenis apa dia, kekuatan nya sejenis dengan kekuatan ku.” Succubus akhirnya mengakui kekuatan Vaska.


“Succubus yang terhormat.... pertarungan ini sudah selesai.” Vaska berjalan lebih mendekat dan berdiri tepat di depan Succubus yang berjarak dua meter saja darinya. “Ya, anak muda aku mengaku kalah kali ini.” Succubus mengangguk mengakui kekalahannya. “Sesuai perjanjian kita di awal maka kau boleh masuk ke sana dan menemui Selachimorpha.” tambahnya kemudian.

__ADS_1


Sosos vampir itu pun kemudian kembali berubah ke wujud kelelawar yang banyak jumlahnya dan menyebar di udara kemudian menghilang dalam hitungan menit.


“Anak muda... kau bisa mengalahkan ku bukan berarti gadis manusia itu bisa lulus dari ritual ini.” seekor kelelawar ungu yang berada di udara menatap ke arah Judith dan Vaska dengan tersenyum lebar dan ia pun segera menghilang dari sana.


__ADS_2