Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 23 Di Saat Sendiri


__ADS_3

Judith hanya mendengarkan saja apa yang diucapkan oleh Vaska padanya.


“CEO lalu kenapa anda bisa ada di sini, di negeri manusia ?”tanya Judith penasaran.


Deg


“Itu ceritanya panjang.”jawabnya tak mau menceritakan kejadian itu tapi itu membuat dia memikirkannya.


Dahulu kala ras manusia dan vampir hidup berdampingan. Hingga suatu ketika ras manusia merasa cemburu dan tersaingi dengan segala kelebihan yang dimiliki oleh ras vampir yang lebih unggul daripada rasa manusia.


Mereka takut jika ras vampir akan menguasai dunia dan dan mengambil alih tahta kekuasaan dunia, pada awalnya hanya terjadi perseteruan di antara mereka. Namun seiring berjalannya waktu perseteruan itu semakin memanas dan menjadi perseteruan yang memakan banyak korban jiwa di kedua belah pihak.


Namun ras vampir lebih unggul. Meskipun mereka sedikit bereproduksi, tidak seperti manusia yang gampang mempunyai banyak anak. Umur mereka lebih panjang berkali-kali lipat dibandingkan ras manusia.


Dan sejak pertikaian 1200 SM itu membuat ras vampir menghisap darah manusia hingga saat ini.

__ADS_1


“Ada apa dengan CEO Vaska ? Kenapa dia terlihat berpikir mendalam ? Apakah ada sesuatu yang menyakitkan di sana ?”batin Judith melihat wajah Vaska menjadi muram. Ia pun tak berani bertanya lagi.


“Judith cepat habiskan makan mu. Hari ini banyak pekerjaan yang harus kau selesaikan.” Vaska mengalihkan pembicaraan. “Bagaimana dengan jadwal meeting hari ini ?” ia teringat jika hari ini ada beberapa jadwal meeting untuknya.


“Hari ini CEO akan menghadiri lima meeting, dan meeting pertama akan dimulai satu jam ke depan.” Judith mengingat kembali jadwal meeting CEO Vaska yang ia pasang di dinding kerjanya untuk memudahkan dia melihat dan mengingatnya.


Sepuluh menit kemudian mereka berdua selesai makan dan Kembali ke tempat masing-masing.


“Terimakasih.”ucap Vaska pada pelayan yang ia suruh untuk membereskan sisa makanan mereka dan membersihkannya.


“Enak sekali gadis itu bisa makan bersama dengan tuan Vaska.”gumam pelayan tadi merasa iri karena semua tapi ada di kantor bisa makan bersama dengan CEO.


“Kenapa pelayan itu menatapku ?” Judith menatap pelayan tadi karena merasa pelayanan itu menatapnya. “Mungkin hanya perasaanku saja.” kembali fokus pada pekerjaan dan tak ingin mengurusi hal lainnya.


“Judith siapkan berkas untuk meeting yana akan di mulai ini.” setelah 40 menit Vaska berdiri dari tempat duduknya dan membawa berkas yang ada di mejanya.

__ADS_1


“Baik tuan Vaska.” Judith segera mengambil dokumen yang sudah ia siapkan satu hari sebelumnya untuk meeting hari ini. “Ini tuan dokumennya.” memberikan dokumen yang diminta pada Vaska.


Pria itu kemudian berjalan seorang diri menuju ke ruang meeting dimana di sana sudah banyak beberapa staf lainnya yang sudah datang dan menunggu kehadirannya.


Setelah kepergian CEO, Judith hanya berada seorang diri di ruangan.


“tap... tap...tap...” terdengar suara langkah kaki berhenti tepat di depan ruang.


“Kylie... ? Kenapa kau kesini ?”Judith menoleh ke arah pintu dan terkejut melihat temannya itu yang datang secara tiba-tiba.


“Rupanya seorang diri di sini kebetulan sekali.” Kylie menoleh ke ruangan CEO Vaska dan di sana kosong. Ia pun masuk dengan senyum menyeringai menghampiri Judith.


“Kenapa Kylie menatapku seperti itu ? Seolah dia akan marah padaku. Apa salahku padanya ?”batin Judith berdiri dan bersikap waspada.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2