Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 48 Balas Budi


__ADS_3

Mendengar suara seksi Judith, Vaska pun tak bisa berhenti meski kini matanya sudah berubah kembali ke warna aslinya.


“Ooh....” Judith mendesau saat Vaska membenamkan kepalanya di dada dan bermain-main di sana sambil meremas dan menghisap lembut.


“Tuan Vaska...” Judith pun menarik tali baju pria itu dan membuatnya terlepas dari tubuh seksi Vaska yang memperlihatkan dada bidangnya. Ia pun menurut saja saat Vaska membenamkan kepalanya ke dada bidang nya. “Aah...” Vaska ikut mendesah saat gadis kecilnya bermain di sana dan memainkan lidahnya.


Tubuh mereka kembali seperti terbakar bahkan lebih panas daripada malam sebelumnya yang terasa seperti mimpi. Vaska memegang tangan Judith dan membuatnya memegang pedangnya.


“Judith...” Vaska melepas baju gadis kecilnya lalu mengangkat satu kakinya dan bermain-main dengan kacang almond di sana.


“Ahh...” Judith mendesah panjang saat lidah Vaska terus menyapu dan memberikan sensasi menggelitik.

__ADS_1


Vaska kemudian membaringkan tubuh Judith ke tempat tidur. Ia mencium jemari kaki lembut Judith, kemudian membuka lebar kedua kaki gadis kecilnya. Ia pun kemudian memeluk erat Judith dan membenamkan dirinya dalam-dalam.


“Aah.... Judith kau benar-benar memberikan surga dunia pada ku.” Vaska mendesah saat merasakan kenikmatan yang luar biasa tiada tara itu, bahkan kali ini rasnya lebih nikmat dari malam sebelumnya.


“Uhh...” Judith menurut saja pada Vaska saat pria itu membolak-balik tubuhnya dan kembali mendesah saat pria itu membenamkan dirinya. Dan ia hanya bisa pasrah dan memeluknya saja.


“Ohh...” Dua jam kemudian Vaska menarik tubuhnya dan berbaring di samping gadis kecilnya yang saat ini terkulai lemas.


Di kisahkan jika seorang vampir sudah mencampuri manusia, maka di malam-malam berikutnya ia akan melakukannya dengan sadar, tidak seperti sebelumnya.


Vaska duduk bersandar ke dinding dan menundukkan kepalanya. Ia tidak tahu kenapa dirinya melakukannya lagi bersama Judith. Ia merasa hanya mengikuti nalurinya saja.

__ADS_1


“Tuan Vaska kenapa bersedih ?” Judith ikut duduk di samping Vaska. “Apakah aku kurang memuaskan ?” bersandar ke bahu Vaska dan pria itu membiarkannya. Judith merasa di usianya yang entah sampai kapan ia akan hidup, ia harus membalas budi pada pria sudah menolongnya. Salah satunya urusan ranjang


“Tidak Judith... bukan begitu. Kau sudah memberikan yang terbaik pada ku.” ucapnya tertunduk. “Hanya saja aku tidak tahu kenapa aku mengulangi kesalahan ku kembali.” terlihat menyesali yang barusan ia lakukan.


“Tuan aku tidak keberatan. Berapa kalipun kau memintanya, aku akan melayani mu. Mungkin hanya itu saja yang bisa ku lakukan untuk mu.” Judith menyentuh pipi Vaska dengan lembut.


“Judith... kau...” Vaska terkejut mendengar perkataan gadis kecilnya yang ia artikan Judith kembali mengajaknya.


Seperti kucing yang mendapat ikan, Vaska pun menyambarnya.


“Ahhh....” Judith kembali mendesah saat pria itu membenamkan kepalanya kembali ke dada Judith dan meremas juga menghisap dengan kasar. Vaska membuka lebar kaki Judith dalam pangkuannya dan bergerak berirama sambil terus menghisap dada Judith. Dan Judith terasa seperti melayang dan hanya bisa memeluk Vaska dengan erat.

__ADS_1


__ADS_2