Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 94 Sekretaris Baru


__ADS_3

Di kantin CEO Marvell kemudian duduk di sebuah kursi kosong setelah memesan menu makanan untuknya.


“Aku tidak melihat gadis itu di sini.” CEO Marvell kembali mengedarkan pandangan mencari sosok Judith. “Apa dia pergi dengan pangeran ke-21 ? Karena pria itu sudah kembali ?” kembali mencari.


“Tunggu, bukan kah pria itu tadi juga ke sini ? Tapi dia seorang diri ?” pekiknya barusan teringat pada Vaska. “Oh itu artinya mereka tidak bersama, kan ?” CEO Marvell mengambil kesimpulan sendiri dan senyuman mengembang di bibirnya.


Dua jam setelahnya


Vaska yang sudah berada di kantornya masih ternyata bertemu dengan CEO Marvell yang notabene adalah violet yang mengincar gadisnya.


“Aku tak akan membiarkan menyentuh gadis ku, Marvell.” Vaska mengepalkan tangannya kembali mengingat pria itu.


Tiba-tiba ia teringat pada posisi Judith dan segera mengangkat telepon di depannya, menghubungi seseorang.

__ADS_1


“Ya halo CEO Vaska apa ada yang bisa dibantu ?” jawab seseorang ditelepon setelah tersambung. “Manajer Abel saat ini Judith menjadi sekretarisnya siapa ?” tanya Vaska tiba-tiba sambil berdiri dari tempat duduknya.


“Judith masih membantuku, tuan. Tapi beberapa waktu yang lalu CEO mengajukan permintaan untuk menjadikan gadis itu sebagai sekretarisnya.” jelas Manajer Abel. “Apa ?!” Vaska seketika terkejut dan itu yang sebenarnya dikhawatirkannya jika sampai Judith sampai menjadi sekretaris pria itu, maka selesai sudah. “Jangan acc permintaannya itu. Dan satu lagi tidak ada siapapun di sini yang boleh menjadikan Judith sebagai sekretaris.” Vaska menjelaskan panjang lebar.


“Jadi... Judith apa akan menjadi sekretaris anda, tuan ?” Manajer Abel kembali bertanya. “Tidak, biarkan dia menjadi asisten mu.” balas Vaska kemudian duduk di kursinya dan sedikit lega mengetahui gadisnya masih dalam kondisi aman.


“Baik tuan Vaska.” jawab Manajer Abel meskipun ia sendiri bingung kenapa tak ada yang boleh menjadikan Judith sekretaris. “Tuan, untuk sekretaris baru anda sudah siap beberapa saat lagi aku akan mengantarnya ke ruangan anda.” lanjut Manajer Abel setelah ia menemukan kandidat sekretaris terbaik untuk Vaska.


Di ruang Manajer Abel


Pria itu terlihat sedang menelepon seseorang dan berdiri dari tempat duduknya setelah selesai berbicara.


“Judith jika ada yang mencari ku bilang pada mereka untuk menungguku terlebih dahulu.” Manajer Abel kemudian berjalan menuju ke ruangan Judith. “Baik manajer, apa ada jadwal meeting mendadak ?” Judith berdiri dan berbalik menatap Manajer Abel.

__ADS_1


“Tidak... aku hanya akan mengantar sekretaris baru untuk tuan Vaska saja.” jawabnya kemudian segera keluar dari ruangan Judith.


“Sekretaris baru untuk tuan Vaska ?” Judith terkejut dan menautkan kedua alisnya. “Siapa sekretaris baru tuan Vaska ?” penasaran dan berpikir gadis mana yang kira-kira akan menjadi sekretaris pria itu.


Dalam hatinya entah kenapa Judith merasa tidak rela saja ada gadis lain yang menggantikan posisinya sebagai sekretaris Vaska, namun ia tak bisa melakukan apapun untuk merubahnya.


“Aku rasa sekretarisnya pastilah gadis cantik dan terlebih lagi pasti tuan Vaska akan menjadikannya....”


Gleg


Judith menelan ludah terpikirkan pada sosok sekretaris yang belum diketahuinya siapa itu dan yang jelas gadis itu nanti juga akan menjadi istri kontrak Vaska seperti dirinya, mengingat kontrak pernikahan nya dengan pria itu sudah berakhir dan pasti ia butuh stock darah lagi.


“Aku ingin tahu siapa sekretaris itu ?” Judith sangat penasaran sekali. Ia pun menyelinap sebentar keluar dari ruangannya menuju ke kantor Vaska.

__ADS_1


__ADS_2