
“Putri Lily ?!” Vaska pun segera berhenti saat melihat kedatangan sang putri yang menghadang jalannya. “Anak muda, ada apa lagi kau kemari mencari ku ?” Putri Lily merentangkan kedua tangannya selebar mungkin untuk menghalangi pria itu masuk ke kawasan hutan lebih dalam lagi.
“Maaf tuan Putri kedatanganku kemari adalah untuk membicarakan sesuatu padamu tepatnya bertanya tentang satu hal padamu.” Vaska berhenti tepat di depan hadapan sang putri. “Apa itu, katakan pada ku ?” Putri Lily menutup kembali kedua tangannya yang terentang.
“Apa kau sudah mencoba metode mengubah manusia menjadi vampir ?” tanya Putri Lily sebelum Vaska mengajukan pertanyaan padanya. “Mengenai hal itu aku
sudah mencobanya dan gagal.” Vaska menjelaskannya pada sang putri.
“Gagal ?!” Putri Lily terkejut mendengar perkataan dari Vaska karena pria itu ternyata dalam waktu yang singkat sudah mencobanya. “Lalu kau bertanya padaku metode pengubahan vampir menjadi manusia, begitu ?” tebak sang putri.
__ADS_1
“Ehem...” Vaska berdehem kecil. “Ya, tepatnya seperti itu. Kau bilang padaku sebelumnya mengenai hal itu maka sekarang aku menanyakannya padamu.” sambung Vaska dengan nada lembut dan sopan.
Putri Lily tak langsung menjawab apalagi memberitahunya. Ia menatap pria yang ada di depannya itu lekat-lekat.
“Aku tidak tahu apa kelebihan gadis manusia itu hingga membuatmu sampai rela merubah dirimu sendiri menjadi manusia.” Putri Lily mempertanyakan alasan kenapa Vaska begitu mencintai makhluk lemah seperti Judith, sedangkan dirinya adalah pangeran vampir yang terhormat dan banyak Putri vampir yang pantas bersanding dengannya daripada manusia.
“Putri Lily apakah kau bersedia memberitahuku bagaimana metode itu ? Aku bersungguh-sungguh ingin hidup bersama dengannya selamanya.” Vaska kembali bertanya karena Putri Lily belum menjawab pertanyaannya.
“Jadi begitu alasan mu. Simple sekali.” Putri Lily menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis menatap Vaska.
__ADS_1
“Apa kau sudah memikirkannya matang-matang ? Saat kau memutuskan untuk berubah menjadi manusia maka seluruh kekuatanmu yang ada sekarang akan sirna.” Putri Lily menjelaskan konsekuensi yang harus diterima apabila melakukan ritual pengubahan diri. “Tak hanya itu saja, setelah berubah menjadi manusia maka usiamu pun akan menjadi pada seperti usia manusia pada umumnya. Dan lagi kau tak akan bisa kembali menjadi vampir setelah berubah menjadi manusia.” tambah sang Putri menjelaskan panjang lebar agar pria itu mengurungkan niatnya untuk berubah menjadi manusia.
“Aku sudah siap dengan segala konsekuensi yang ada.” jawabnya singkat dan terlihat sungguh-sungguh.
“Oh... anak muda baru kali ini aku melihat ada seorang vampir yang serius berubah menjadi manusia. Ku harap kau tak akan menyesalinya nanti.” Putri Lily menyerah untuk membujuk agar Vaska membatalkan niatnya. “Jika kau ingin berubah menjadi manusia maka kau harus pergi ke selatan, ke kota Armstrong dan mencari leluhur vampir, Ropalochera.” hanya itu saja yang diucapkan oleh sang putri, singkat dan padat yang membuat Vaska semakin penasaran karena sama sekali tidak mengetahui jenis vampir itu.
“Putri, bisakah kau memberitahukan padaku lagi kita dari Ropalochera itu seperti apa ?”
Putri Lily hanya tersenyum saja menatap Vaska dan tak mau memberitahukan hal itu lebih lanjut padanya.
__ADS_1
“Apa yang ku beritahukan padamu sudah lebih daripada cukup. Sisanya kau cari saja sendiri, anak muda.” seloroh sang Putri kemudian segera pergi dan menghilang dari depan Vaska seperti yang biasa ia lakukan.