
“Apa yang sebenarnya terjadi ? Kenapa pria ini tiba-tiba diam tak bergerak sama sekali ?” Judith memaksakan menggerakkan mata dan akhirnya bisa melihat jika Vaksa ternyata tidur di atas tubuhnya. “Untunglah dia sudah tertidur.” Judith bernafas lega meskipun tubuhnya masih terasa kaku dan tak bisa digerakkan semua, setidaknya dia tak perlu khawatir, apa yang bisa dilakukan oleh pria tidur padanya ?
Beberapa saat setelahnya Judith yang merasa tenang dan nyaman pun ikut merasakan ngantuk dan ia pun tertidur.
Pagi hari esoknya.
Vaska membuka mata. “Apa yang terjadi semalam ?” menatap Judith ada di bawah tubuhnya dalam keadaan polos.” Ya aku ketiduran semalam, pasti karena tak kuat menahan detak jantung ku yang mencapai 200 per bit.
Di kisahkan jika vampir denyut jantung nya terus meningkat hingga mencapai 200 per bit atau pada angka di atasnya, maka vampir tersebut akan mengalami masa dormasi untuk melindungi dirinya sendiri dari bahaya yang akan mengancam nyawanya dan menurunnya kekuatannya.
__ADS_1
“Apa yang ku lakukan pada mu ? Kenapa aku melakukan hal ini padamu tanpa sadar lagi ?” Vaska melihat kiss mark yang Ia buat dan menutup bibirnya sendiri karena terkejut pada perbuatannya yang tidak ia sadari.
Vaska duduk dan mengenakan pakaiannya lagi. Melihat Judith yang masih tidur ia pun membangunkannya. “Judith... sudah pagi.” menyentuh pipinya dari samping. Judith yang masih dalam pengaruh kekuatan Vaska hanya bisa membuka mata dan tak bisa menjawab sapaan pria itu. “Baiklah aku akan membantu mu.” Vaska menatap dengan tersenyum.
“Apa lagi yang akan pria ini lakukan padaku ? Aku harap dia tidak menyentuh ku.” Judith gemetar saat Vaska mengangkat tubuhnya dan membawanya ke kursi di depan sebuah cermin.
“Kemana tuan Vaska pergi ? Masa iya dia meninggalkanku dalam kondisi seperti ini ?” Melihat Vaska keluar kamar. “Kenapa tak membebaskan aku saja ?” umatnya dalam hati dengan kesal.
“Selesai, kau terlihat berbeda sekarang.” Vaska tersenyum kecil menatap Judith di cermin setelah selesai membentuk rambutnya. “Apa kau suka ini ?”Vaska memegang rambut Judith yang menjadi curly sekarang dan tentu saja ia terlihat lebih cantik dari sebelumnya.
__ADS_1
“puff.” Vaska menepuk bahu Judith menghilangkan kekuatan kuncinya. “haah...” Judith menarik nafas panjang, merasakan tubuhnya menjadi ringan dan kembali bisa digerakkan.
“Tu-tuan Vaska apa yang sebenarnya tuan inginkan dariku ?” ucap Judith terlihat bingung meskipun ia dalam hati tersenyum kecil melihat perubahannya menurutnya lebih cantik dari hari biasanya.
“Aku hanya ingin membalas mu sedikit saja. Dan lihat ternyata kau berubah menjadi cantik seperti ini.” ucapnya dengan senyum bangga karena bisa mempercantik gadis itu.
“Tunggu sebentar di sini aku akan bersiap. Kita akan berangkat ke kantor bersama.” Vaska bergegas menuju ke pintu untuk bersiap. “Tidak usah tuan, sebaiknya aku pulang ke rumah dan berangkat sendiri saja.” menolak karena sebenarnya masa tidak nyaman dengan penampilannya sekarang dan ingin merubah kembali ke penampilannya semula.
“Pasal 4. Di larang menolak ajakan dari pemberi kontrak.” Vaska berhenti sebentar dan mengingatkan kemudian berjalan kembali. “Oh...” Judith hanya bisa mengangguk saja tanpa bisa menolaknya.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian Vaska sudah siap dan sudah terlihat rapi. “Ayo kita berangkat sekarang.” Vaska menunggu sampai dua menit dan gadis itu masih diam mematung, hingga ia pun menarik tangannya keluar dari kamar.