
Judith dan Vaska melakukan perjalanan menuju ke Versailles. Mereka mengendarai mobil sehingga harga suatu tempat.
“Kita turun di sini dulu.” Vaska menghentikan mobil di depan sebuah hutan dan mengajak Judith turun dari sana. “Hati-hati ada ranting berduri di jalanan.” menarik Judith untuk menepi saat di tengah jalan yang mereka lewati ada beberapa ranting yang berduri.
“Bagaimana dengan mobilnya nanti, apa itu aman kita meninggalkannya di sana ?” Judith berhenti sebentar dan berbalik ke belakang menatap mobil yang mereka tinggalkan di ujung jalan.
“Tak apa di sana aman. Tak akan ada yang melihat mobil kita.” Vaska menjelaskan sambil jalan lagi jika itu semua karena dia sudah membuatnya tidak nampak sehingga tak akan ada seseorang yang melihatnya.
Vaska dan Judith berjalan semakin masuk ke hutan dan berhenti di suatu tempat.
“Ini adalah pintu masuk ke Versailles. Semoga saja kita masih bisa melewati ini.” Vaska berhenti di depan sebuah pohon yang merupakan batas antara dunia manusia dan dunia vampir.
__ADS_1
Selama ini hanya ras vampir saja yang mengetahui jalan itu dan bisa masuk ke sana. Sedangkan manusia jika masuk ke sana akan menjadi blood successive para vampir.
Meskipun dalam wujud manusia, Vaska tetap bisa membuka Sebutkan yang menutupi pintu masuk ke dunia vampir.
“Untung saja aku bisa membukanya.” terlihat sebuah dunia lain di balik selubung tadi.
“Judith cepat masuk sebelum pintu ini tertutup.” Vaska berteriak dan menarik tangan Judith masuk ke pintu karena hanya akan terbuka selama 20 detik saja.
“zap.” selubung pintu dua dunia kembali tertutup. Terlihat jalanan yang dipenuhi oleh pepohonan tinggi dan terlihat sepi.
“Ini sama dengan jalannya dulu tapi aku juga tidak tahu kenapa sekarang sepi.” Vaska ikut memperhatikan sekitar yang saat memang sepi. “Mungkin mereka semua sedang ada acara di istana.” timpal Vaska menebak.
__ADS_1
Untuk memastikannya ia pun berjalan cepat menuju istana. Vaska berhenti di depan pintu gerbang istana Versailles dan terkejut saat melihat dua penjaga istana yang tak dikenalnya.
“Siapa kalian ?” seorang penjaga seketika maju dan menghadang Vaska yang akan masuk ke istana begitu saja. “Manusia ?!” penjaga itu terkejut mengetahui ada manusia yang bisa masuk ke dunia vampir. “Violet ?!” Meskipun sudah berwujud manusia namun Vaska tetap bisa mengenali aroma vampir yang berjaga saat itu.
Vaska mempunyai pikiran negatif bagaimana bisa violet ada di sana dan sekarang malah mengambil alih istana.
“Dimana Raja Ernesto ? Katakan pada ku !” Vaska terlihat marah dan memegang leher salah satu penjaga di sana sambil mengangkatnya ke atas. “K-kau bagaimana bisa kau tahu kami adalah violet !? Bukankah kau manusia biasa ?” pengawal menatap Vaska dengan tajam dan menampik tangannya untuk melepaskan dirinya.
“Kau perlu tahu bagaimana aku bisa mengetahui hal itu. Katakan dimana Raja Ernesto !” Vaska terlihat marah dan bicara dengan nada tinggi hingga Judith pun ikut gemetar mendengarnya karena selama ini ia tak pernah melihat Vaska semarah itu.
“Ha-ha-ha... Raja tua itu sudah membusuk di sel tahanan.”
__ADS_1
“Apa ?!” Judith terkejut mendengar apa yang diucapkan oleh pengawal dari violet itu.
“Kau bilang ayahku ada di sel tahanan ?! Lepaskan dia !” Vaska terlihat semakin marah mengetahuinya.