Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 233 Kedatangan Raja Violet


__ADS_3

“Kau... bagaimana bisa kau berubah menjadi vampir ?” Raja Ernesto tak percaya sekaligus kagum melihat perubahan Judith.


“Ceritanya panjang ayah. Sekarang sebaiknya Ayah pergi ke tempat yang aman terlebih dahulu dan aku akan membantu Pangeran Vaska.” Judith enggan untuk menceritakannya dalam kondisi carut marut seperti ini.


Raja Ernesto kemudian bangkit dan meninggalkan Judith. Ia pun kemudian mencari tempat aman dan bersembunyi di sana.


Pangeran Vaska yang saat ini berada dalam mode Succubus terlihat membalaskan dendamnya.


“Sekarang rasakan apa yang sudah kau lakukan padaku tadi !” ia menatap pengawal violet dengan mata hitamnya di mana hanya dengan tatapannya saja pengawal Violet sudah terintimidasi dan membuatnya merasakan panas di sekujur tubuhnya.


“huff...” Pangeran Vaska meniup wajah pengawal Violet di depannya dan seketika membuatnya hancur menjadi debu yang hilang dihembus angin.


Pria itu menoleh ke arah samping kanan dan mendapati Judith yang sedang berlari ke arahnya. “Kau... berubah menjadi Syrion..”


“Sayang.... kau tidak apa-apa ?” ucap Judith Begitu tiba di depan Pangeran Vaska.

__ADS_1


“Aku senang sekarang kita serumpun dalam ras yang sama.” Pangeran Vaska untuk sejenak tersenyum di tengah suasana yang masih tegang karena masih terjadi pertempuran di sana.


Judith memeluk pria itu sebentar dan melepaskannya kembali.


“Sayang pertempuran ini belum selesai. Para Osiris masih berjuang melawan Violet.” Judith mengusap pipi pria itu sambil menatap dalam mata hitamnya.


“Jika begitu ayo sekarang kau bantu aku menghabisi semua Violet yang ada di sini.”


Judith hanya mengangguk saja dan tak lama setelahnya mereka menuju ke teras istana di mana Di sana para Osiris belum beranjak dari tempatnya.


Ya, meskipun jumlah Osiris saat ini tiga kali lipat lebih banyak daripada jumlah Violet namun mereka terlihat terdesak karena sebelumnya sudha disiksa serta kehabisan tenaga di dalam sel.


“Ya, maaf aku datang terlambat.” timpal Pangeran Vaska yang segera membantu warganya melawan Violet.


“Judith kau bantu Osiris di sana.” Pangeran Vaska menunjuk ke arah selatan. “Dan aku akan tetap di sini.”

__ADS_1


“Ya, sayang.” Judith pun segera bergerak menuju ke arah selatan. Di sana ia pun mulai menjajal kekuatan barunya sekaligus mengukur seberapa besar kekuatannya.


Judith merasa tubuhnya ringan bahkan ia pun bisa bersalto di udara dan menginjak serta mematahkan kepala para Violet dengan mudah.


“Ternyata menjadi vampir menyenangkan.” Judith tersenyum kecil melihat mayat Violet yang bergelimpangan di bawah kakinya. Dan dalam waktu sekejap warga Osiris yang ia bantu pun dalam kemenangan.


Mereka semua kemudian bergabung bersama Pangeran Vaska yang masih melawan banyak Violet.


“Ini untuk semua penderitaan yang telah kau berikan pada kami !” ucap seorang Osiris saat berhasil melumpuhkan Violet.


“Kita menang dengan mudah dan istana ini kembali ke tangan kita.” ucap Pangeran Vaska beberapa saat setelahnya sambil mengangkat kedua tangannya ke atas mengabarkan kemenangannya pada seluruh warga disana.


Mereka semua berjalan dengan bersukacita karena tak ada lagi Violet yang akan menyiksa dan menguasai kerajaan mereka.


“Jangan senang dulu. Masih ada aku di sini.” seorang Violet tiba-tiba datang dan menghadang pangeran Vaska beserta warga Osiris.

__ADS_1


“Raja Napoléon ?!” pekik seorang warga Osiris terkejut melihat kedatangan raja violet itu.


__ADS_2