Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 75 Permintaan Menikah


__ADS_3

Setelah mengoleskan lotion pada seluruh tubuhnya, Kyle menatap wajahnya pada pantulan cermin di depannya.


“Oh muncul kerutan halus juga di wajahku.” Kyle menemukan kerutan halus di sekitar mata dan bibirnya. “Ada apa dengan ku ini ? Apa aku waktunya perawatan ?” pekiknya karena sudah dua bulan lamanya ia sama sekali tidak melakukan treatment perawatan untuk seluruh tubuhnya.


Kyle kemudian mengeluarkan sebuah krim dari tasnya dan menutupi keriput halus di wajahnya hingga semuanya tertutup dan terlihat mulus.


“Sudah selesai.” Kyle masukkan kembali cream yang dipakainya ke dalam tas.


Ia kemudian keluar dari toilet dan masuk ke kantor CEO Marvell.


“Kyle dari mana saja kau aku sudah mencari mu ?” CEO Marvell berdiri dan menghampiri Kyle yang baru masuk ke ruangan. “Ada apa CEO ?” Kyle tersenyum dengan manis dan mengira pria itu rindu padanya ia tinggal keluar sebentar saja.


“Ini ada tugas untuk mu.” CEO Marvell menyerahkan sebuah dokumen pada Kyle. “CEO, aku agar kerjakan dokumen ini sebentar lagi.” Kyle mengambil dokumen dari tangan CEO lalu ia mengikuti pria itu duduk dan ia duduk di pangkuannya.

__ADS_1


“CEO... kapan kita akan meresmikan hubungan kita ?” Kyle mengusap pipi pria itu dengan menggoda. “Apa masih kurang status mu sebagai istri kontrak ?” CEO Marvell menatap tajam Kyle. “Aku ingin kita terikat satu pernikahan sungguhan bukan hanya kontrak.” jawabnya to the point.


Pria itu kembali terdiam menatap Kyle.


“Menikah denganku ? Jangan pernah berharap walaupun itu dalam mimpi. Bersiap saja waktumu tak akan lama lagi.” CEO Marvell menyentuh pipi Kyle dan bisa melihat kerutan halus di sana meskipun sudah ditutupi make up tebal.


“Ya... enam bulan lagi, aku akan menuruti permintaan mu.” ucapnya tersenyum kecil sambil mengusap rambut Kyle. “Benarkah CEO ? Aku senang sekali mendengarnya.” Kyle tersenyum lebar dengan hati yang berbunga-bunga karena permintaannya begitu mudah disetujui dan disambut oleh pria itu.


Di saat Kyle memeluk CEO Marvell.


Ia pun segera mencium leher Kyle dan menghisap darahnya sampai puas.


“Tentu saja kita akan pernah menikah, kau hanyalah inang darah bagi ku. Mana mungkin aku menikah dengan ras rendah seperti mu.” CEO Marvell mengangkat tubuh Kyle dan merebahkannya di sofa.

__ADS_1


Setelah pria itu menghisap darah Kyle, tubuh Kyle semakin terlihat keriput lagi.


“Sepertinya aku harus mencari ganti blood succesive lagi dalam dua bulan ke depan.” CEO Marvell menatap Kyle yang semakin terlihat menua dan keluar dari kantornya.


Satu jam setelahnya Judith tak sengaja lewat di depan kantor CEO Marvell. Ia berhenti sebentar di depan pintu yang terbuka dan menatap ke dalam.


“Astaga kenapa Kyle tidur di sofa ?” Judith terkejut melihat Kyle yang tidur di tengah jam kerja dengan tenang. “Kemana CEO Marvell ? Apa dia pergi ?” menoleh ke ruangan pria itu dan ternyata di sana kosong.


Judith yang penasaran dan sebenarnya hanya ingin melihat saja ke kantor.


“Astaga Kyle, baru berapa hari tubuhmu terlihat kurus dan keriput seperti ini ?!” Judith menatap tak percaya pada kondisi Kyle. “Jadi... CEO Marvell memanglah seorang vampir.”


“Kyle kau harus segera mendapatkan perawatan sebelum terlambat.” berinisiatif untuk membantu membawanya ke rumah sakit. “Tapi bagaimana nanti bukannya senang, tapi malah ia salah paham lagi padaku ?” tiba-tiba berubah pikiran setelah mempertimbangkannya dan tak ingin mencari masalah.

__ADS_1


Judith pun terpaksa meninggalkan gadis itu dan keluar dari sana dengan berat hati sebelum ada yang melihatnya dan salah paham padanya.


__ADS_2