Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 181 Mencari Solusi


__ADS_3

Tiga hari berlalu dan kondisi Judith terlihat semakin memburuk. Vaska berada di sebuah ruangan dan melakukan penelitian untuk mencari tahu apa penyebab kondisi Judith memburuk dengan cepat.


“Aku akan memeriksa sampel darah Judith sekarang.” Vaska mengambil sedikit darah gadisnya dan memeriksanya. “Ternyata golongan darahnya AB rhesus negatif.” terlihat lemas setelah mengetahui hasil tesnya.


Benar saja golongan darah AB merupakan golongan darah yang paling stabil dari semua golongan darah yang ada namun jika berjenis rhesus negatif maka akan rentan terkena ataupun tertular suatu penyakit dan jika terkena suatu penyakit maka kondisinya akan cepat memburuk. Dan merupakan jenis golongan darah yang paling langka.


“Ini faktor genetikal... aku tak bisa melakukan apapun untuk merubahnya ataupun membantunya.” Vaska terlihat muram dia pun melepas kedua Sarung tangannya dan membereskan hasil penelitiannya.


Ia pun kemudian masuk ke ruang isolasi tempat Judith dirawat.


“Sayang...” Judith ternyata masih terjaga karena memang waktunya bagi gadis itu untuk menerima suntikan obat tidur. “Aku akan memberikan obat lagi.” Vaska masuk sambil membawa dua jarum suntik.

__ADS_1


“Sayang... aku tidak mau terus menerus tidur.” Judith menolak saat Vaska akan menyuntikkan ampul beserta obat tidur. “Aku ingin menghabiskan sisa waktuku bersamamu. Jadi jangan buat aku tidur, ku mohon.” memegang tangan Vaska dan menatapnya dengan intens.


“Kau ini bicara apa ?” Vaska menaruh kembali jarum suntik dan mengecup dahi Judith. “Kau akan sembuh dan terus hidup bersamaku.” memeluk Judith.


“Tidak sayang. Aku tahu kondisi ku semakin buruk.” Judith menggenggam erat tangan Vaska. “Maaf aku tak bisa menemanimu lama. Aku sudah memikirkan hal ini lama sekali. Meskipun aku sembuh sekalipun, aku mungkin hanya akan bisa menemanimu sampai usia 60 tahun saja, waktu yang singkat bagi mu yang berumur ratusan bahkan ribuan tahun.” mengusap lembut pipi Vaska dengan tersenyum dan hati yang menangis.


“Judith tolong hentikan itu. Jangan bicara seperti itu. Aku akan mencari solusi untuk semua masalah kita.” Vaska meyakinkan kembali Judith agar tenang dan percaya pada dirinya. “Sekarang kau harus mengikuti perkataan ku. Aku akan menyuntikkan obat padamu karena ini satu-satunya cara ku untuk menjagamu.” Vaska ngambil kembali jarum suntik yang di letakkan nya.


Beberapa saat setelahnya terlihat Judith sudah tidur dengan mata yang basah. Vaska kembali mencium gadisnya sebelum pergi dari ruang isolasi.


“Aku harus mencari penawar dulu untuk Judith baru memikirkan hal lainnya.” Vaska masuk ke ruang baca dan duduk di sebuah kursi. “Apa yang bisa melakukan untuk menolong Judith ?” memegang dahinya dan berpikir.

__ADS_1


“Mungkin beberapa buku di sini bisa menjawabnya.” Vaska menatap ke arah rak buku dan seketika Ia pun berdiri menuju ke salah satu rak untuk mencari buku.


Vaska kembali setelah melihat dari beberapa rak buku dan mendapatkan beberapa buku kemudian duduk di kursi lalu mulai membacanya.


“Vampir bisa menjadi manusia ?” Vaska terkejut saat membaca sebuah buku yang menyebabkan perubahan itu. “Ohh sial di sini tak disebutkan Bagaimana caranya seorang hampir bisa berubah wujud menjadi manusia selamanya.” Vaska menutup kembali buku yang dibacanya dan beralih membaca buku yang lain.


“Manusia bisa berubah menjadi vampir selamanya ?” kembali terkejut saat membaca sebuah buku. “Sial.” lagi-lagi tak disebutkan bagaimana cara merubah manusia menjadi vampir.


Ia pun kembali membaca buku lainnya namun tak ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal itu.


“Mungkin itu next tapi untuk saat ini aku harus menemukan penawar Judith. Matheos, ya dia pasti tahu.” Vaska mau sampingkan hal itu dan menutup buku yang dibacanya kemudian mengembalikannya ke rak buku dan berjalan dengan cepat keluar dari ruang baca.

__ADS_1


__ADS_2