
Kesepuluh anak itu kemudian melanjutkan kembali bermain kasti setelah mereka merasa tidak lelah lagi.
“Sudah siang dan ini hampir jam makan siang. Bagaimana jika kita pulang saja.” Buddy kembali menjaga keringatnya yang mulai bercucuran. “Yah, aku juga lapar.” anak lain menimpali. “Tapi di mana para gadis ? Mereka belum kembali juga ?” Kenny beberes dan menatap ke sekitar mencari keberadaan teman perempuannya yang belum kelihatan batang hidungnya.
“Kita tunggu saja mereka sebentar.” Noël memberi saran saat temannya yang lain bersiap untuk berjalan keluar dari hutan. “Kenapa para gadis itu selalu lama sekali bila bermain ? Kalau lebih dari 15 menit sebaiknya kita tinggal saja.” Kenny yang merasa sangat lapar tak ingin menunggu lama di sana.
Di dalam hutan lainnya.
“Lucy... ayo kita kembali saja. Sudah siang dan ini sudah jam makan siang.” seorang anak melihat jam yang melingkar di tangannya. “Jika begitu kita bereskan ini dulu.” Lucy mengajak yang lainnya untuk membereskan sisa masakan mereka.
Mereka semua kemudian berjalan keluar dari hutan untuk menemui teman lelaki mereka dan pulang bersama mereka, karena berangkatnya bersama.
__ADS_1
“Sudah tepat 15 menit ayo kita pulang sekarang.” Kenny berdiri dan dan anak lainnya mengikutinya. “Hey tunggu kami ! Kalian mau meninggalkan kami ya ?” teriak Yona begitu tiba di sana saat melihat para anak lelaki di sana berjalan keluar dari hutan.
“Untung saja kalian segera kembali, jika tidak maka kalian akan benar-benar pulang sendirian.” Kenny berhenti dan berbalik menatap para gadis yang berlari ke arah mereka.
“Kau ini memang selalu begitu. Lain kali kami akan melakukan hal yang sama padamu jika kami lama menunggumu.” Yona menimpali dan tak mau kalah pada grup anak lelaki.
Sore harinya, kesepuluh anak tadi merasa gerah, bahkan setelah mereka mandi.
Di rumah Kenny.
Terlihat anak itu masuk lagi ke kamar mandi setelah 30 menit yang lalu keluar dari kamar mandi.
__ADS_1
“Kenapa tubuhku terasa gatal, apa aku kurang bersih membersihkan tubuhku ?” Kenny masuk ke bathub setelah terisi penuh oleh air. Ia pun menuangkan sabun cair lebih banyak dari sebelumnya kemudian masuk dan berendam di sana.
“Rasanya segar.” Kenny keluar dari kamar mandi lalu masuk ke kamarnya untuk berganti baju. “Hiss... tubuh ku gatal lagi.” ia kembali merasakan gatal meskipun sudah berendam lama dan menggunakan sabun lebih banyak dari sebelumnya. “Mungkin ini akan menghilangkan gatal di tubuhku.” Kenny melihat ada lotion anti gatal dan mengoleskannya ke seluruh tubuhnya.
Di rumah Yona.
Gadis itu baru bangun dari tidur siangnya.
“Ooh... kenapa kepalaku tiba-tiba pusing setelah bangun tidur ?” Yona merasa kepalanya berat sekali hingga dia berjalan sempoyongan dan memegang dinding untuk keluar dari kamar.
Di rumah anak-anak lainnya terlihat mereka semua merasakan tidak enak badan dengan gejala yang berbeda pada setiap anak namun mereka semua tidak tahu apa penyebabnya dan kenapa mereka tiba-tiba mengalami itu.
__ADS_1