Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 92 Menemukan Violet


__ADS_3

Setelah kepergian Judith, Vaska berdiri dari tempat duduknya. Ia menatap kosong ke arah luar.


“Judith aku sama sekali tidak bermaksud melukai mu.” Vaska merasa hatinya perih melihat gadisnya menangis dan melukai Judith. “Aku harus bisa bertahan dalam posisi ku saat ini.” Vaska ikut merasa sedih dan memegang dadanya yang terasa tersayat-sayat dan perih.


Ia pun segera mengalihkan pikirannya agar tidak larut dalam kesedihannya dan fokus pada misi utamanya, melindungi Judith.


“Tolong siapkan satu sekretaris baru untukku sekarang juga.” Vaska mengangkat telepon di mejanya dan bicara dengan seseorang. “Oh tentu CEO Vaska, siapa yang anda pilih untuk menjadi sekretaris ? Apakah Judith ?”


“Tidak manajer Abel. Kirimkan gadis lain untuk menjadi sekretaris ku.” Vaska langsung menolaknya dengan tegas. “Baik CEO Vaska.” Manajer Abel segera mencari kandidat yang pas sesuai dengan permintaan Vaska setelah percakapan mereka berakhir.

__ADS_1


Setelah puas menangis di toilet dan merasa plong setelah mengeluarkan semua kesedihannya, Judith membasuh mukanya dengan air dari wastafel kemudian pembentukan riasannya yang luntur dan memperbaikinya agar tidak terlihat bengkak matanya akibat menangis.


“kriek.” Judith berjalan terburu-buru keluar dari toilet wanita.


“bugh.” tak sengaja ia menabrak seseorang yang akan masuk ke toilet pria yang ada di sebelah toilet wanita.


“Ma-maaf.” Judith berhenti kemudian mengangkat kepalanya. “CEO Marvell ?” panggilnya terkejut Jika ternyata pria yang tabraknya adalah dia.


“Tidak CEO Marvell, aku tidak menangis. Mata ku hanya kemasukan debu saja.” Judith menyangkalnya sambil tersenyum tipis dan merasa aneh saja bagaimana pria itu bisa mengetahuinya.

__ADS_1


Dari kejauhan tanpa mereka berdua ketahui terlihat Vaska yang merasa tidak tenang juga dan mencari keberadaan Judith sedang menatap ke arah mereka berdua.


“Apa yang di lakukan Judith bersama pria lain di sana ?” Vaska terlihat kesal gadisnya dekat dengan pria lain selain dirinya, secara pria itu terlihat berpenampilan menarik. “Tunggu... dia... dia adalah violet yang ku cari.” Vaska bisa melihat dengan jelas sosok asli Marvell meskipun pria itu tidak berubah ke wujud vampir.


“Judith apa kau mau menungguku sebentar di sini ada yang ingin ku bicarakan denganmu ?” CEO Marvell bermaksud menahan Judith agar ia bisa kembali menghisap darah manisnya. “Maaf CEO Marvell, aku sudah terlambat.” Judith menarik tangannya karena pria itu bermaksud membuatnya menunggu di sana.


Judith pun segera berlari dari sana tanpa menunggu jawaban dari CEO Marvell terlebih dulu.


“Gawat... Judith akan menuju kemari.” Vaska melihat gadisnya berada lima meter di depannya. “Aku harus segera pergi dari sini.” ia pun kemudian segera menghilang dari sana dengan cepat.

__ADS_1


“Aku seperti melihat tuan Vaska barusan ?” gumamnya saat melewati titik terakhir Vaska berdiri bahkan ia bisa mencium aroma parfum khas pria itu yang masih tertinggal di sana. “Mungkin barusan memang dia lewat sini.” Judith berhenti sejenak namun ia kembali berjalan dengan cepat sebelum CEO Marvell keluar dari toilet dan mengikuti dirinya.


“Aku seperti melihat seseorang tadi di sana ?” CEO Marvell menatap ke arah Judith berjalan namun tak ada siapapun di sana. Ia pun segera masuk ke toilet setelahnya karena tak melihat seseorang yang ia cari.


__ADS_2