Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 71 Menemui Judith


__ADS_3

Kyle penasaran dengan penjelasan dari dokter. Ia sama sekali tak melakukan transfusi darah dalam waktu dekat ini. Tapi kenapa dokter menyatakan jika dirinya kehilangan banyak darah.


“Jika tidak melakukan transfusi darah berarti nona kurang asupan gizi.” jelas dokter tadi menambahkan.


“Apa dok, kurang asupan gizi ?” Kyle kembali terkejut mendengar pernyataan dari dokter. Bagaimana tidak terkejut jika ia dinyatakan malnutrisi oleh dokter. sementara setiap hari menu makannya merupakan menu makanan mewah dan bergizi tinggi.


“Atau bisa juga kurang istirahat.” dokter kembali menjelaskan melihat raut muka Kyle yang seolah-olah tak percaya pada penjelasannya. “Baiklah nona, ini obat untuk nona.” memberikan obat pada Kyle. “Minum yang rutin juga jangan lupa makan asupan yang bergizi dan banyak istirahat agar kondisi anda cepat pulih.”


“Terimakasih dokter.” Judith membawa obat yang diberikan oleh dokter kemudian segera keluar dari sana dan menuju ke mobil yang sudah menunggunya.


“Alessio sekarang antar aku kembali ke kantor.” Kyle menghampiri driver CEO yang menunggunya. “Baik nona.” Alessio membukakan pintu mobil dan Kyle segera duduk di dalamnya.


Tak lama kemudian mobil segera meluncur dan tiba di kantor dalam beberapa menit saja.


“Tak.. tak...” Kyle turun dari kantor dan segera masuk ke ruangannya.

__ADS_1


Di sana ternyata masih kosong dan CEO tak ada di tempatnya.


“Mungkin CEO ada jadwal meeting mendadak lagi.” Kyle menatap meja kosong CEO Marvell kemudian masuk ke ruangannya sendiri.


Di dalam ruangannya Ia pun segera mengeluarkan obat dari dokter tadi.


“glek.” Kyle menelan obat dan segera meminum air setelahnya.


Ia pun duduk di kursinya. Karena belum ada pekerjaan yang bisa ia kerjakan dia pun duduk merenung.


“Apa yang diucapkan dokter tadi memang sungguh aneh. Aku tidak pernah transfusi darah, juga selalu istirahat cukup, apalagi malnutrisi. Bagaimana bisa aku kehilangan darahku secara tiba-tiba ?” Kyle mengingat lagi apa yang diucapkan oleh dokter sebelumnya.


Kyle mencoba menghubungkan apa yang diucapkan dokter dengan apa yang diucapkan oleh Judith.


“Beberapa waktu yang lalu Judith sepertinya ingin menyampaikan padaku tentang CEO Marvell.” Kyle merasa Judith mengetahui sesuatu tentang pria itu yang ia tidak ketahui. “Baiklah aku akan mencari Judith sekarang.”

__ADS_1


Kyle yang merasa sudah sedikit baikan setelah minum obat dari dokter terdiri dari tempat yang duduk kemudian keluar dari kantor untuk mencari Judith.


Di luar kantor CEO Marvell, secara tak sengaja pria itu bertemu dengan Judith yang barusan kembali dari kantor Departemen lain untuk menyerahkan data penting dari manajer Abel.


“Itu kan wanitanya Pangeran ke-21.” CEO Marvell melihat Judith berjalan dari arah depannya. “Hai Judith.” panggil CEO.


Judith pun berhenti tepat dua meter dari kantor pria itu.


“Ya CEO Marvell, mari.” balas Judith singkat dan segera berpamitan karena takut akan membuat Kyle salah paham lagi padanya.


“Hey tunggu.” CEO Marvell kemudian mengejar Judith dan menahannya.


“Maaf, ada apa CEO, apakah ada dokumen untuk manajer Abel ?” Judith terpaksa berhenti dan menanyakan keperluan pria itu.


“Tidak... kapan kau ada waktu makan siang ?” ucap pria itu. “Ha ?” Judith terkejut mendengarnya kenapa tiba-tiba pria itu mengajaknya makan siang. “Maaf CEO ?”

__ADS_1


Dari kantor CEO, Kyle keluar dan berjalan di lorong. Ia berhenti saat melihat CEO sedang bicara dengan Judith.


“Apa yang mereka bicarakan ? Judith kau ternyata benar-benar wanita murahan dan bermaksud menggoda CEO.” Kyle menatap dengan marah.


__ADS_2