Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 225 El Nino


__ADS_3

El Nino, sebuah sel tahanan khusus di Versailles yang diperuntukkan untuk tahanan kelas kakap atau yang melakukan pelanggaran kasus berat, dan tentu saja mayoritas tahanan yang menghuni sel itu sangatlah kuat.


“Baiklah aku akan ke sana sekarang juga.” Vaska berjalan dengan cepat karena waktu terus berjalan dan tentunya akan habis jika dia membuang waktu sia-sia.


Ia yang memang penghuni istana Versailles dan mengetahui semua jalan di sana melewati sebuah jalan rahasia, hanya keluarga dalam istana saja yang mengetahuinya.


Beberapa saat setelahnya Vaska tiba di sebuah gelap dan luas. “Aku butuh penerangan untuk keadaan di sini.” Vaska mencari sesuatu yang bisa ia pakai untuk menerangi ruangan tersebut.


Tanpa sengaja ia pun menyenggol sebuah lampu minyak yang ada di dinding. Ia pun mengambilnya dan menyalakannya setelah membuat api dengan batu yang ia temukan di sana.


“Semoga saja aku bisa menemukan keberadaan mereka di sini.” Vaska mengarahkan obornya ke setiap sel yang ada di sana.


Ada banyak sel di sana sama seperti sel di depan tadi, namun Vaska belum menemukan ayahnya beserta keluarganya setelah hampir separuh sel yang ia periksa.


“Semoga ada di sini.” Vaska berhenti di puasa yang berada di deretan paling ujung. Ia kemudian mengarahkan lampu minyak yang di bawanya. Betapa terkejutnya sekali ia saat melihat ada ayahnya di sana yang di rantai dan petunjuk lemas. “Ayah....” panggilnya lirih. Karena tak ada respon maka ia pun kembali mengulanginya. “Ayah...”

__ADS_1


Raja Ernesto pun membuka matanya saat meninggal ada suara yang memanggilnya dan suara yang familiar baginya.


“Vaska... apa itu kau ?” Raja Ernesto mengangkat kepalanya menatap sosok di hadapannya.


“Ya, ayah ini aku.” Vaska lebih mendekat dan menjadi tepat di depan jeruji sel. “Apa yang terjadi pada ayah sampai seperti ini ?”


“Ceritanya panjang dan butuh waktu lama jika aku menceritakannya. Singkatnya Raja Violet, Napoléon sekarang mengambil alih kekuasaan kerajaan. Semuanya keluarga kita juga semua warga di sini di tawan olehnya. Kakak mu, Celio sudah meninggal di tangannya.” Raja Ernesto bercerita panjang lebar dengan raut kesedihan yang tergambar jelas di wajah.


Vaska mengepalkan tangannya erat mendengar berita duka tersebut. Kematian kakaknya, pangeran ke-10 membuatnya bersedih.


“Mereka ada di sel belakang ku.”


Vaska kemudian kembali berjalan menuju ke sel yang ada di belakang sel ayahnya. Ia melihat semua saudaranya ada di beberapa sel dalam keadaan mengenaskan.


“Kakak... aku akan membalaskan dendam untukmu.” Vaska melihat kakaknya, pangeran ke-15 juga dirantai seperti ayahnya.

__ADS_1


“Vaska... kau kemari.” Pangeran ke-15 menegakkan kepalanya sembari tersenyum kecil melihat adiknya datang.


Vaska kemudian beralih ke sel lainnya. Di sana ia melihat adiknya, pangeran ke-30 yang berhasil lebih tragis daripada pangeran ke-15.


“Adik... aku akan membalaskan dendam kalian semua, apapun itu caranya.” Vaska terlihat semakin marah melihat semua anggota keluarganya disiksa dan membuat mereka tak berdaya seperti itu.


Vaska kembali ke sel ayahnya.


“Ayah, aku akan menyelamatkanmu dan semua keluarga kita juga seluruh warga Osiris.”


“Apa yang bisa kau lakukan dalam wujudmu saat ini yang sudah menjadi manusia ? Aku sarankan kau lindungi dirimu sendiri.”


“Tidak ayah, meskipun sekarang aku lemah dan hanyalah seorang manusia biasa aku pasti tetap bisa mengalahkan mereka semua.”


“Vaska cepat pergi dari sini. Ayah mencium aroma pengawal violet masuk.” Raja Ernesto bisa merasakan aromanya.

__ADS_1


Vaska kemudian berbalik menuju ke pintu keluar untuk keluar dari sana dan menghindari pengawal Violet yang masuk.


__ADS_2