Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 168 Bertemu Peri


__ADS_3

“Sayang... kau di mana ?” Judith kembali memanggil-manggil Vaska, namun pria itu tak juga menunjukkan batang hidungnya.


“phaak...” Matheos dalam wujud burung yang berada di dahan pohon terbang mengikuti Judith. “Dia adalah wanitanya si vampir itu.” terbang merendah untuk mengamatinya. “Hmmh... aroma darahnya memang manis sekali. Pantas saja vampir itu menyimpan nya sendiri.” Matheos yang awalnya hanya ingin mengawasi saja tertarik untuk mencicipi darah Judith setelah mengetahui darahnya manis.


“phaak...” Matheos terbang lebih merendah lagi dan berpindah di depan Judith.


“Oh... burung yang cantik.” Judith berhenti saat burung itu mendarat di tanah tepat berada di dekat kakinya.


Judith berjongkok dan menyentuh burung itu yang terlihat menurut dan jinak. Ia pun berjalan melompat ke tangan Judith hingga ke bahu.


Matheos berhenti setelah berada di bahu Judith. Ia pun mematuk leher gadis itu.


“phaaak...” dari arah pohon lain terbang Matheos lain ke arah Judith tepat di saat burung putih bertanduk itu akan mematuk lehernya.

__ADS_1


“Kaaak...” burung bertanduk putih itu pun terbang dari bahu Judith setelah burung berbulu keemasan bertanduk itu mematukinya dan mengusirnya pergi.


“Oh... ada satu burung lagi.” Judith melihat Matheos lain berada di bahunya kemudian turun ke tanah. “Bulu mu indah sekali, berbeda dengan temanmu tadi ?” mengelus bulu keemasan burung yang ada di depannya. “Kenapa kau mengusir pergi temanmu ?” Judith kembali bertanya sambil memegang burung tadi.


“Phaak....” burung berbulu kemasan itu kemudian terbang dari tangan Judith dan menghilang dibalik rerimbunan pohon.


Judith menetap ke atas namun tidak menemukan sosok burung tadi dan ia pun kembali berjalan mencari Vaska.


“Sayang... kau dimana ?” Judith terus berjalan dan mencari Vaska yang masih belum ia temukan. “sraak...” terdengar langkah kaki seseorang dibalik rerimbunan pohon. “Sayang, apa itu kau ?” masuk ke rerimbunan karena mengira itu adalah Vaska.


“Nona... sedang apa kau di sini ?” seorang wanita cantik bermata merah dan berambut hitam panjang berbalik saat melihat ada seseorang yang datang. “Aku mencari kekasih ku, maaf ku kira kau adalah dia.” Judith menatap sosok wanita secantik peri dalam kisah dongeng yang baru dilihatnya pertama kali ini.


“Permisi...” Judith segera berlalu dan melanjutkan jalannya masuk ke hutan lebih dalam. “Nona, tunggu ! Jangan pergi ke sana, kembalilah. Di sana berbahaya.” wanita tadi memanggil dan menghentikan Judith. “Oh... baik, terimakasih.” Judith pun berbalik dan menuju ke arah lain.

__ADS_1


Wanita secantik peri tadi kemudian berubah wujud menjadi burung berbulu keemasan.


“Sayang....!” Judith kembali memanggil Vaska. “Itu seperti suara Judith.” Vaska berada tak jauh dari tempat Judith berada saat ini.


Ia pun berlari menuju ke sumber suara.


“Judith... !” Vaska menemukan keberadaan gadisnya dan berteriak memanggilnya. “Sayang... aku mencari mu ke mana-mana.” Judith menghampiri Vaska yang berjarak satu meter darinya.


“Sudah ku bilang jangan masuk ke hutan ini sendirian tanpa aku. Kau tidak apa-apa kan ?” Vaska khawatir ada Matheos yang mengganggunya. Judith hanya menggeleng saja sambil tersenyum kecil. “Kau sendiri mau kemana ?” mengusap pipi Vaska.


“Aku mencari tempat yang bagus untuk kita piknik sebentar di sini atau sekedar menghabiskan waktu.” Vaska memeluk Judith. “Kau membuatku khawatir saja.” mencium bibir Judith.


Dari balik pepohonan tak jauh dari mereka, Matheos wanita tadi menatap mereka berdua.

__ADS_1


__ADS_2