Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 189 Succubus


__ADS_3

Judith dan Vaska terus berjalan ke tengah hutan untuk mencari Laut Tisza.


“srak...” Judith berhenti dan menoleh ke belakang saat mendengar suara gemerisik di sekitarnya. “Ada apa berhenti ?” Vaska ikut berhenti dan menoleh ke belakang. “Aku mendengar sesuatu dari arah sana.” Judith menunjuk ke arah timur. “Tunggu sebentar di sini aku akan memeriksanya.” Vaska kemudian berjalan menuju ke arah tempat Judith menunjuk tadi.


Ia masuk ke sebuah semak-semak yang tertutup oleh tumpukan salju.


“Aku tidak menemukan siapapun di sini tapi aku mencium aroma sesuatu di sini.” Vaska tidak melihat siapapun di sana kecuali mencium aroma yang belum ia ketahui. “Mungkin itu bintang yang hidup di sini.” Vaska kembali mencari dan menyisir lokasi sekitar tempatnya berdiri dan tetap tidak menemukan apapun di sana.


“Sebaiknya aku kembali saja.” Vaska keluar dari semak-semak dan menuju ke tempat Judith menunggunya. “Apa yang kau temukan di sana, sayang ?” Judith berbalik saat mendengar dalam langkah kaki yang menuju ke arahnya.

__ADS_1


“Tak ada apa pun di sana, mungkin itu rusa atau binatang lainnya yang hidup di sini.” Vaska menjelaskan jika dia tidak menemukan sesuatu yang bisa membahayakan mereka di sana. “Kita lanjut jalan saja sekarang.” kembali berjalan bersama Judith.


Setelah dua puluh menit berjalan akhirnya mereka tiba di ujung hutan. Tampak jalanan putih karena tertutup oleh salju tebal di depan mereka.


“Apakah kita sampai ?” tanya Judith ikut berhenti dan menatap ke sekitar dimana di sana tak ada pepohonan sama sekali dan hanya temukan salju di mana-mana yang terlihat. “Dimana lautnya ?” tanya Judith lagi makin terlihat antusias. “Sebenarnya aku juga baru pertama kali ke sini aku juga belum pernah ke Laut Tisza.” saut Vaska menimpali dengan jujur karena ia mengetahui letak Laut ini dari sebuah buku yang ia baca di ruang bacanya.


“Oh... ya sayang.” Judith hanya mengangguk saja menanggapinya. “Mungkin ada di depan sana di balik tumpukan salju.” menarik tangan Vaska dan mengajaknya kembali berjalan.


“Apa itu ?” Judith menatap beberapa kelelawar yang belum pernah ia lihat selama ini, kelelawar berwarna ungu bercampur putih.

__ADS_1


“Awas, minggir !” Vaska seketika menarik tangan Judith dan membawanya ke belakang tubuhnya saat kelelawar yang tanda tangan jumlahnya semakin banyak.


Dalam hitungan detik saja jumlah kelelawar itu seolah menutupi jalan masuk dan menghadang mereka berdua untuk melangkah.


“Succubus ?!” Vaska melihat kelelawar yang saat ini mengepung mereka. “Sayang, apa itu ?” Judith merasa sedikit takut dan memegangi bahu Vaska. “Kau tenang saja, ada aku di sini.” Vaska menoleh ke belakang dan meyakinkan Judith agar tidak takut.


Succubus sebuah makhluk mitologi yang tercantum dalam sebuah buku yang di baca oleh Vaska dan baru pertama kali ini ia bertemu dengan makhluk itu. Dia merupakan jenis vampir yang di takuti karena ia tak hanya menghisap darah manusia saja melainkan juga menghisap darah sesama vampir dari jenis vampir lainnya.


“Zaap... !” Vaska tidak menyerang ataupun melakukan sesuatu yang bisa memicu amarah succubus dan hanya melihatnya saja. Tiba-tiba semua kelelawar tadi berkumpul menjadi satu dan berubah menjadi sosok vampir berambut putih panjang dengan kedua mata berwarna ungu gelap.

__ADS_1


“Siapa kalian berdua ?” vampir itu menatap Judith dan Vaska secara pergantian dengan kedua sayap berwarna ungu yang masih membentang.


__ADS_2