
Vaska masih diam menatap succubus yang berdiri di hadapannya.
“Apa kalian berdua lakukan di sini ?” Succubus menatap tajam Vaska menanyakan keperluan mereka. “Kami datang kemari tidak untuk mengganggu mu. Tapi kami kemari karena adanya suatu urusan.” Vaska menjelaskan maksud kedatangannya.
“Urusan apa yang kalian maksud ?” tanya succubus lagi mendesak karena ingin mengetahui. “Kami ingin bertemu dengan selachimorpha.”
Succubus terlihat menautkan kedua alisnya. Ia tak tahu Kenapa ada seorang vampir dan satu lagi seorang manusia datang kemari mencari makhluk itu setelah ratusan ribu tahun sejak kedatangan seorang vampir dan seorang manusia untuk terakhir kalinya.
“Jangan bilang kalian kemari untuk ritual mengubah wujud seorang manusia menjadi vampir ?” Succubus menatap Vaska dengan penuh selidik.
Judith yang bersembunyi di belakang Vaska akhirnya keluar dan menunjukkan dirinya berdiri di samping Vaska.
“Ya apa yang kau katakan itu benar. Kami mau minta tolong untuk mengubah diriku menjadi sosok vampir.” Judith menjelaskan alasan kedatangannya.
__ADS_1
“Kau pikir semudah itu mengubah manusia rendah menjadi vampir yang bermartabat tinggi ?” Succubus beralih menatap Judith dengan tajam.
Judith beralih menatap Vaska dan menggenggam jemari tangannya dengan erat karena takut pada Succubus.
“Tak apa.” Vaska menatap Judith untuk memberikan keberanian pada gadisnya.
“Dan kau kira kami mau begitu saja mengubah mu menjadi sosok terhormat ?” tanya succubus lagi penuh dengan selidik. “Apa yang harus kulakukan agar kau mau membantuku mengubah diri ku menjadi sosok vampir ?” Judith memberanikan diri untuk bertanya.
“Ha-ha...” Succubus tertawa lebar dan memperlihatkan taring tajamnya. “Apa yang bisa kau berikan pada kami wahai manusia rendahan ?” mencecar Judith dengan pertanyaan.
“Menjadi vampir berarti kau akan menduduki posisi tinggi dan juga memiliki segala kelebihan lainnya yang kami punyai. Katakan pada ku alasan apa yang mengharuskan kami membantumu berubah menjadi salah satu bagian dari kami ?” Succubus kembali mengajukan pertanyaan pada Judith.
“Aku... aku ingin hidup bersama kekasih vampir ku seumur hidup ku.”
__ADS_1
Succubus kembali tertawa lempar hingga memperlihatkan gigi taringnya mendengar jawaban Juditjh.
“Ya, alasan itu pernah kudengar beberapa ratus ribuan tahun yang lalu.” Succubus teringat pada perkataan seorang wanita yang mirip sekali dengan apa yang diucapkan oleh Judith saat itu. “Untuk masuk lagi maka kau...” menunjuk Judith. “Atau kau...” menunjuk Vaska. “Harus melangkahi aku dulu untuk bertemu dengan selachimorpha.
Judith kembali menatap Vaska karena ia tak tahu apa yang bisa ia lakukan untuk mengalahkan sosok vampir di depannya.
“Serahkan pada ku.” Vaska menatap Judith dengan penuh keyakinan. “Apa kau ingin berdua denganku ?” Vaska beralih menatap succubus di depannya.
“Kau...” Succubus beralih menatap Vaska. “Vampir muda seumur mu apa bisa mengalahkan aku ? rasa percaya dirimu cukup tinggi sekali.” tersenyum banyak dan meremehkan kemampuan Vaska.
“Kita tak akan tahu jika belum mencobanya.” jawab Vaska tak gentar. Ia sama sekali tidak takut dengan vampir mitologi yang tergolong dalam jenis vampir kuat.
“Anak muda... aku senang dengan semangatmu itu. Ku harap kau tidak mengecewakan aku seperti yang sebelum-sebelumnya.” Succubus kembali tersenyum lebar dan merasa Vaksa datang untuk menyerahkan dirinya. “Kita bisa memulainya sekarang.” Vaska terlihat tidak sabar dan ingin segera menunjukkan kemampuannya di depan Succubus.
__ADS_1
“Sayang, hati-hati.” Judith mundur dan membiarkan Vaska maju melawan Succubus.