
Beberapa hari berlalu, satu per satu anak yang sakit dan periksa di tempat Vaksa terlihat membaik kondisinya. Berbeda dengan Albert yang hingga kini kondisinya masih tetap saja.
“Ibu.... sudah dua minggu sakit ku belum sembuh. Apa aku akan bisa sekolah kembali ?” Albert yang berada di kamar dan duduk di tempat tidur karena masih merasakan lemas, merasa jenis simbol saham setiap harinya berada di rumah dan ingin kembali ke sekolah.
“Albert... nanti jika sudah sembuh, kau bisa masuk sekolah lagi, nak.” sang ibu berada di kamar dan menemui putranya setelah mengganti baju anak lelaki itu dengan pakaian bersih.
Ya, kondisi Albert setelah mendapatkan pengobatan dari dokter yang dipanggil oleh ayahnya dari luar kota sempat membaik, namun begitu obatnya habis sakit yang dirasakannya kembali dan belum sembuh hingga saat ini.
“Ibu dengar dari tetangga sebelah jika ada dokter baru di tempat ini. Mereka memanggilnya dokter Vaska dan banyak dari warga sekitar sini yang sudah ke sana kemudian sembuh.” ibunya Albert menghampiri suaminya yang duduk di ruang tamu.
“Ya ibu. Barusan ada tetangga dekat rumah yang juga memberitahuku jika salah satu putra dari mereka mengalami sakit yang sama seperti yang diderita oleh Albert kemudian setelah mereka sembuh dan membawanya ke dokter Vaska itu.” ternyata sang suami sudah mengetahui kabar tentang dokter baru itu lebih dulu.
“Bagaimana jika kita bawa Albert ke sana sekarang ?” sang ibu mendesak karena khawatir melihat kondisi putranya yang lemas. “Baiklah kita berangkat sekarang.” ayah kemudian berdiri dan masuk ke kamar Albert.
__ADS_1
“Nak, ayah akan membawamu ke dokter Vaska. Mungkin saja kau bisa sembuh.” sang ayah menghampiri Albert dan membantunya berdiri.
“Ayah....aku tidak kuat berjalan. Bagaimana jika ayah panggil saja dokter itu kemari ?” Albert benar-benar merasa lemas dan susah untuk berjalan setelah mencobanya kembali duduk di tempat tidur. “Coba saja ayah.” sang ibu mendukung permintaan Albert.
Sang ayah kemudian segera pergi menuju ke tempat praktek pengobatan Vaska.
“Permisi nona... apakah dokter Vaska tersedia memeriksa putraku di rumah ? Karena kondisinya tidak memungkinkan untuk datang kemari.” ayahnya Albert menemui Judith dan menyampaikan maksudnya setelah tiba di sana.
“Baik tuan aku akan menyampaikannya pada dokter Vaska dulu. Mohon di tunggu sebentar.” Judith menunggu seorang pasien keluar dan ia masuk setelahnya.
“Panggil saja pria itu untuk masuk dan aku akan bicara dengan yang terlebih dulu.” Vaska berbalik kemudian duduk di kursinya.
Judith keluar dan memanggil pria tadi untuk masuk Menemui Vaska.
__ADS_1
“Ya tuan, bisa beritahu padaku apa sakit yang di derita putra anda saat ini ?” Vaska langsung bertanya ke inti permasalahan mengingat pasien di luar yang menunggunya masih banyak.
Ayah Albert kemudian memberitahukan pada dokter Vaska bagaimana kondisi putranya saat ini.
“Sepertinya itu gejala karena digigit vampir seperti anak-anak lainnya.” Vaska menyimpulkan setelah mendengar penjelasan dari ayah pasien.
“Baik tuan, tolong tunggu sebentar. Aku akan memeriksa pasien yang ada di depan dulu, baru nanti aku akan pergi denganmu.”
“Baik, dokter.” ayah Albert kemudian keluar dari ruang periksa dan menunggu di ruang tunggu.
Vaska kembali memanggil Judith ke ruangannya.
“Judith setelah pasien di luar habis aku akan memeriksa putra tuan tadi. Jadi jika ada pasien lain biarkan mereka menungguku sebentar sampai aku selesai dengan layanan home service.” Vaska menjelaskan panjang lebar.
__ADS_1
“Ya, dokter Vaska.” Judith tersenyum kecil kemudian segera memanggil pasien berikutnya.