Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 200 Menemui Putri Lily Kembali


__ADS_3

beberapa hari berlalu setelah kondisi Vaska dan Judith pulih, mereka kembali beraktivitas seperti biasa.


“Sayang, sudah saatnya kita membuka tempat praktek hari ini.” Vaska ternyata sudah rapi keluar dari sebuah kamar dengan setelan pakaian serba putih menghampiri Judith yang sedang sarapan pagi di rumah.


“Oh ya baik, tunggu sebentar.” Judith segera menyelesaikan makannya yang memang tinggal sedikit saja.


Judith kemudian berjalan bersama Vaska 5 menit kemudian dan membuka tempat praktek pengobatan.


“Beberapa hari ini tempat praktek tutup, nona.” ucap seorang pasien saat melihat Judith membuka pintu. “Ya, tuan dokter Vaska ada keperluan beberapa hari ini yang tak bisa ditinggal jadi tempat ini selama beberapa hari.” jawab Judith dengan ramah.


“Ini tuan... kartu periksa ke nomor antrian anda.” Judith memberikan kartu itu pada pasien. “Terimakasih nona.” Pasien menerima dua kartu itu kemudian untuk menunggu di ruang tunggu.


Di dalam ruang periksa terlihat seorang pasien yang sudah berbaring di tempat tidur dan ia merupakan pasien lama yang datang untuk melakukan kontrol.

__ADS_1


“Kondisi anda semakin membaik dan hampir pulih.” Vaska memeriksa kondisi pasien yang terinfeksi oleh pasien lain yang terkena gigitan Matheos dan parah sekali. “Minum pil ini dua hari sekali.” memberikan pil buatannya sendiri ia campur dengan darahnya.


“Terimakasih, dokter Vaska.” pasien tadi menerima obat dari dokter Vaska dan segera keluar dari sana setelah pemeriksaan selesai.


Datang lagi beberapa pasien lain setelah pasien tadi keluar dan itu itu juga merupakan pasien yang terinfeksi.


“Aku senang mayoritas dari pasien yang periksa ke sini dan merupakan pasien terinfeksi kondisinya sudah banyak yang pulih, meskipun beberapa masih dalam proses pemulihan.” Vaska merasa lega semua pasiennya sudah keluar dari kondisi kritis mereka.


“Judith kau sudah berusaha sekelas mungkin untuk merubah dirimu menjadi vampir meskipun gagal.” Vaska duduk di kursi dan menatap Intens kekasihnya yang sudah tertidur pulas. “Sekarang saatnya aku yang berusaha untuk berubah menjadi makhluk yang sama seperti mu. Tapi... kira-kira gagal atau tidak nanti ?” tiba-tiba terbersih terasa ketakutan yang muncul dalam pikirannya jika usahanya akan gagal.


“Aku tak akan tahu hasilnya jika belum mencobanya.” Vaska yang sebelumnya sempat ragu dan juga down teringat pada Judith yang gagal menjadi optimis.


“Mungkin aku harus bertanya kembali pada Putri Lily.” Vaska teringat pada sosok Matheos wanita yang berulang kali membantu dan menyelamatkan dirinya. “Ya, mungkin sekaranglah saat yang tepat untuk ke sana.” kembali menatap ke arah Judith yang tertidur pulas.

__ADS_1


Vaska berdiri dari tempat duduknya lalu ia menghilang dari sana dengan sengaja agar tidak membangunkan gadisnya yang sedang terlelap tidur.


“Peter aku ada keperluan sebentar di luar. Aku titip Judith sebentar. Jaga dia jika ada sesuatu segera beritahu aku.” ucap Vaska berhenti sejenak saat berpapasan dengan pelayannya di depan pintu rumah. “Baik, tuan.” jawab Peter singkat sambil melihat kepergian tuannya.


“Zaap.” dalam sepeda pria itu menghilang dari sana.


“Kemana tuan pergi malam-malam begini ?” Peter penasaran sebenarnya tuannya itu pergi menemui siapa.


Beberapa menit kemudian Vaska tiba di tengah hutan.


“Putri Lily...” Vaska memanggil nama sang putri. “Tolong keluarlah ada sesuatu yang ingin ku tanyakan padamu.” imbuhnya sambil menetap ke sekitar mencari keberadaan sang putri.


“Berhenti di sana !” Putri Lily pun muncul setelah mendengar panggilan dari Vaska dan menghadangi agar tidak masuk ke hutan lebih dalam lagi.

__ADS_1


__ADS_2