Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 79 Rencana Operasi Plastik


__ADS_3

Judith memegang handle pintu yang terasa dingin dan merasa ada yang aneh akan hal itu.


“Kenapa handle pintu ini sedingin ini, tidak seperti biasanya ?” Judith masih tertegun melihat handle pintu yang dipegangnya. “klik.” membuka pintu. “Mungkinkah... mungkinkah tuan Vaska benar-benar ke sini ?” Berlari keluar dan menatap ke arah jalanan.


Judith terlihat kecewa setelah berada di luar dan mendapati tak ada siapapun di sana selain beberapa burung yang bernyanyi riang di dalam pohon.


“Mungkin hanya aku saja yang terlalu berimajinasi.” Judith kembali berbalik dan masuk ke rumah. “buk.” Setelah ia masuk ke dalam rumah setangkai mawar merah jatuh di sana.


Beberapa jam kemudian terlihat Judith sudah berangkat ke kantor.


Dia masuk ke ruang absensi untuk absen.


“Aku tak melihat Kyle hari ini. Biasanya aku bertemu dengannya jam segini.” Judith melihat ke sekitar dan mencari keberadaan gadis itu. “Mungkin dia sudah datang lebih awal atau bisa jadi datang belakangan.”

__ADS_1


Judith kemudian berjalan keluar dari ruang absensi dan masuk ke ruang kerjanya.


Siang hari di jam istirahat Judith Kembali keluar kantor dan menuju ke kantin untuk makan siang.


“Hey Judith !” panggil seorang dari arah belakang. “Hey Maria !” balas Judith setelah berbalik dan ternyata temannya itu yang memanggil dirinya. “Ayo duduk sini.” Judith mengajak temannya duduk di sebelahnya.


“Ya...” Maria duduk di samping Judith.


“Hai Judith, Maria, apa aku boleh bergabung dengan kalian ?” ucapnya berhenti di depan meja Judith. “Tentu saja kau boleh duduk di sini Julia.” Judith tersenyum kecil.


Julia duduk di depan Judith setelah memesan menu makanan. Mereka bertiga kemudian mengobrol sambil makan.


“Aku sedari pagi tadi tidak melihat keberadaan Kyle di kantor.” ucap Judith memulai pembicaraan. “Ya aku juga tak melihatnya hari ini. Mungkin dia menemani CEO Marvell meeting.” timpal Maria. “Kalian tidak tahu ya ?” Julia ikut menanggapi. “Kyle hari ini tidak masuk. Aku lihat di daftar absensi tadi.”

__ADS_1


Maria dan Judith saling menatap. Karena baru pertama kali ini gadis itu tak masuk kerja.


“Apa... ? Lalu kemana Kyle ?” tanya Judith dan Maria bersamaan karena saking terkejutnya. “Aku jika tidak tahu ke mana dia tapi kemarin aku sempat melihat dia pulang mendahului. Selain itu ia menutupi wajahnya seperti tak ingin ada seseorang yang melihat wajahnya.” jelas Julia.


“Aku lihat Kyle dua hari yang lalu terlihat lebih kurus dari biasanya dan juga entah kenapa aku melihat dia terlihat sedikit lebih tua.” Maria ikut menimpali dan menciptakan perubahan mengejutkan yang terjadi pada garis itu secara cepat.


“Sudah jangan bahas dia lagi. Kalaupun dia jelek lebih tua, gampang saja baginya cukup bilang pada CEO Marvell saja dan pria itu akan membawanya ke dokter kulit terbaik.” Julia merasa lelah bicara dan membahas Kyle terus karena beberapa staf lain juga terus membahasnya.


Di lain tempat terlihat Kyle yang sedang pergi ke sebuah rumah sakit setelah sehari sebelumnya pergi ke Skin Care dan mereka angkat tangan pada kasusnya yang terasa aneh dan jarang ditemui.


“Nona kami tidak berani melakukan operasi plastik pada anda dalam kondisi seperti ini.” Dokter menjelaskan pada Kyle yang terus mendesak ingin melakukan operasi plastik untuk mengencangkan mukanya dan mempercantik dirinya. “Nona kami sarankan anda melakukan tes laborat untuk memeriksa kondisi kesehatan anda terlebih dulu.”


“Baiklah dokter setelah melakukan tes laboratorium operasi aku.” Kyle menurut untuk melakukan tes laboratorium namun tetap bersikeras untuk melakukan operasi plastik.

__ADS_1


__ADS_2