
Kyle sikap dasarnya memang sudah agak sombong di tambah lagi sekarang dia menjadi istri kontrak CEO Marvell membuat sikapnya menjadi semakin sombong saja.
“Kau itu jika bukan karena CEO Marvell, kau bukanlah siapa-siapa di sini.” jawab salah satu gadis menanggapi.
Perkataan simple dari gadis itu ternyata membuat Kyle sakit hati dan semakin tak terima lagi di rendahkan seperti itu.
“Jaga mulut kalian !” Kyle kembali emosi. Ia bahkan mengangkat tangannya dan akan melayangkan tamparan pada gadis yang mengoloknya barusan. “Sebaiknya kita pergi saja. Daripada menanggapi anjing yang hanya bisa menggonggong saja tak bisa menggigit.” ucap gadis lain segera menarik temannya Tadi agar tidak terkena tamparan dari Kyle kemudian berjalan cepat pergi dari sana menghindari Kyle.
“Awas kalian ya !” Kyle masih mengumpat dan mengucapkan makian pada dua gadis tadi Meskipun mereka berdua sudah pergi.
Kyle kembali berjalan menuju ke kantin yang hanya kurang beberapa meter saja. Dia kembali melewati beberapa staf lain.
“Apa kalian lihat-lihat ?” Bentak Kyle pada banyak pasang mata yang menetap ke arahnya setelah melihat kejadian ia beradu mulut dengan staff lain barusan. “Ohh tidak - tidak... tidak ada.” sahut seorang staff yang menatap Kyle dan mempercepat langkah kakinya karena tak mau berurusan dengan gadis itu.
Dan staff yang lainnya pun segera menyingkir dari sana saat melihat Kyle yang kembali menatap mereka dengan tatapan penuh amarah.
__ADS_1
“Tolong menu paket A.” Kyle memesan menu makan siangnya setelah tiba di kantin. “Baik nona, silakan ditunggu.” jawab pelayan ganteng menerima pesanan gadis itu.
Di kantin itu menu paket A merupakan menu dengan harga termahal di sana dengan menu lauk daging grade-A dan biasanya kalangan CEO dan ke atasnya saja yang memesannya.
“Ini nona pesanannya.” pelayan kantin mengantarkan menu pesanan Kyle sepuluh menit kemudian dengan perlakuan sedikit berbeda dengan pemesan menu paket di bawahnya.
“Terimakasih.”
Kyle menyantap menu makan siangnya.
“Meskipun menu paket A kenapa rasanya hambar ya.” Kyle menaruh kembali menu yang dipesannya setelah memakan satu suap saja. “Sepertinya kantin ini perlu menambahkan menu baru atau chef baru agar terasa nikmat di lidah semua makanan yang ada di sini.”
“Kenapa aku ya ?” berjalan dan merapat ke dinding untuk menahan tubuhnya yang mau roboh. “Apa sebaiknya aku ke rumah sakit saja untuk memeriksakan diriku ?” kembali berjalan sambil memegang kepalanya yang terasa semakin berat.
Kyle kemudian memanggil driver yang biasa mengantar CEO Marvell jika ada keperluan di luar kantor.
__ADS_1
“Alessio tolong antar aku ke rumah sakit sekarang.” Kyle menghampiri driver sambil memegang kepalanya. “Baik nona, silahkan masuk.” Alessio membuka pintu mobil dan Kyle segera duduk di depan.
Mobil meluncur ke rumah sakit terdekat dan tak lama kemudian mereka tiba di sana.
Setelah melakukan registrasi ia pun menunggu antrian.
“Pasien atas nama Nona Kyle, silahkan masuk.” ucap petugas medis memanggil namanya.
Kyle masuk ke ruangan dan dokter memeriksanya.
“Nona dari hasil pemeriksaan barusan anda mengidap anemia akut.” dokter memberikan menjelaskan.
Deg
Kyle terkejut mendengar penjelasan dari dokter.
__ADS_1
“Bagaimana bisa dokter hal itu terjadi ?”
“Banyak faktor. Apa nona habis melakukan transfusi darah dalam waktu dekat ini ?” dokter menyebutkan salah satu penyebabnya. “Tidak dok.”