Bloody Marriage Contract

Bloody Marriage Contract
Eps. 140 Raja Matheos


__ADS_3

Jauh di hutan pedalaman di tengah area hutan terlihat banyak burung hantu putih bertanduk yang hinggap di dahan-dahan pohon di sana, jumlahnya sekitar 100 ekor.


“kuuuk...” datang seekor burung bertanduk putih yang mempunyai mahkota emas di kepalanya dan hinggap di sebuah batang pohon yang terpisah dengan burung lainnya. “kuuuk...” seketika burung putih bertanduk lainnya ikut bersiul seolah memberikan salam. “Zaap !” tak lama setelahnya semua burung putih bertanduk di sana kemudian berubah wujud menjadi sosok manusia berambut putih panjang dan juga bermata putih.


“Salam yang mulia Raja Alfonso.” semua sosok vampir berambut putih panjang tadi memberikan salam kehormatan pada raja mereka. “Bangkitlah kalian semua.” Raja Avanza meminta semua pengikutnya untuk berdiri tegap kembali.


Ia menatap satu per satu pengikutnya yang ada di depannya.


“Wahai rakyat ku semua... bagaimana keadaan di luar sana ?” kembali menatap satu per satu rakyatnya yang jumlahnya hanya sedikit saja.

__ADS_1


“Situasi aman dan kondisi yang mulia. Manusia di sini tidak ada yang mengetahui keberadaan kita. Kecuali...” seorang Matheos menyampaikan laporannya. “Kecuali apa...” Raja Alfonso penasaran dengan laporan yang terjeda itu.


“Kecuali anak-anak manusia itu Raja. Mereka ingin menjadikan kita sebagai bahan penelitian mereka, juga ingin memelihara kita.” Matheos tadi melanjutkan laporannya.


“Ku rasa hal itu tak akan mengusik keberadaan kita. Ingat jangan sampai ada manusia yang mengetahui identitas kita.”


Di kisahkan gigitan seorang Matheos pada manusia akan membuat manusia yang digigit akan menderita suatu penyakit di mana Iman tumbuh seseorang akan mengalami penurunan diikuti oleh suhu tubuh yang meningkat, dan gejala lainnya yang berbeda pada setiap manusia yang digigit tergantung dari daya tahan tubuh mereka masing-masing. Karena gigitannya bisa menyebabkan penyakit, maka setetes darah Matheos pun bisa digunakan untuk mengobati suatu penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan obat.


“Raja Alfonso... aku menemukan sosok vampir lain di sini.” seorang Matheos lainnya memberikan laporan pada sang raja. “Ya, Victor apa apa yang kau maksud ?” Raja Alfonso menautkan kedua alisnya mendengar laporan rakyatnya. Karena selama ini tak ada vampir lain yang hidup di sini selain mereka.

__ADS_1


“Vampir berambut hitam dan bermata merah, Raja. Selain itu vampir itu juga mempunyai seorang kekasih yang berasal dari ras manusia.” Victor melanjutkan penjelasannya. “Apa mungkin mereka salah satu dari kita ? Tapi Kenapa berbeda dengan kita ?” Raja Alfonso tak mengerti saja dengan penjelasan salah satu warganya.


Dahulu kala mereka memang pernah hidup terpencar dan terpecah-pecah di tempat yang berbeda karena adanya suatu bencana alam dahsyat yang terjadi pada saat itu. Banyak dari mereka yang mati karena bencana itu, yang lainnya hidup dalam jumlah kecil dan berkelompok di tempat lain dan nomaden juga tak bisa diajak keberadaan mereka dan sisanya tak ada kabar entah mereka masih hidup, bermutasi atau sudah mati.


“Lakukan penyelidikan dan berikan informasinya padaku.” perintah Raja Alfonso pada Victor. “Baik yang mulia raja.”


“Sekarang kalian semua bubar.” Raja Alfonso kembali memberikan perintah. “Siap Raja.” jawab mereka semua serempak.


“Zaap.” seketika mereka semua kembali menjadi sosok burung hantu putih bertanduk. “Khakk...” kemudian terbang secara terpisah dan berpencar menuju ke segala arah.

__ADS_1


Di luar rumah Vaska terlihat Peter dan beberapa pelayan keluar rumah di malam hari untuk memantau keadaan.


__ADS_2