Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Ke Pergok Mami


__ADS_3

Al menarik kembali tubuh istrinya ketika Sherly akan melepaskan pelukannya. Sherly memgerutkan keningnya karena pinggangnya kembali ditahan oleh suaminya.


"Kau tidak ingin ikut menyaksikan mereka di ciduk?. Hm? ".Lirih Al sambil tersenyum licik.


Lagi lagi Sherly menautkan kedua alisnya bingung. Tapi beberapa saat kemudian ia paham akan kedipan mata suaminya.


" Mari kita hitung mundur sayang!!! ".Bisik Al kembali dengan senyuman licik yang tak hilang dari bibirnya.


Lima...


Empat...


Tiga...


Dua...


Satu...


Ucap Al dan Sherly secara bersamaan. Dan disaat itu pula seorang pria yang sejak tadi selalu memperhatikan ruangan baby Naura. Menghilang dari tempatnya berdiri.


Begitu pula dengan para mata mata yang masih mengawasi ruangan Naura. Entah apa yang terjadi sehingga mereka hilang tak berbekas. Padahal bisa dibilang keadaan rumah sakit tidak begitu sepi.


"Apa yang terjadi bang??? ".Tanya Sherly mulai mengintrogasi suaminya.

__ADS_1


Tapi yang ditanya hanya mengangkat bahunya acuh. Seolah ia benar benar tidak tahu apa apa. Membuat sang istri tidak puas menerima jawaban dari suaminya.


" Abang... iihhh, Jelasin dong!!! ".Desak Sherly sambil merengek.


" Masa seorang queen mafia kalah sama seorang prajurit berpangkat kapten".Ledek Al pada istrinya.


Saking gemasnya Sherly langsung mencubit perut suaminya. Membuat Al mengaduh. Sherly juga mengerucutkan bibirnya. Meskipun tidak terlihat karana terhalang cadarnya. Namun, Al bisa tahu jika saat ini Sherly nampak manyun.


Al begitu senang sekali melihat istrinya ngambek. Padahal jika sudah begitu dia sendiri yang akan repot. Salah satunya adalah ia akan dapat penolakan saat di ajak berdayung nikmat di atas ranjang.


Al kembali mendekati sang istri. Yang saat ini mencebikkan bibirnya kesal. "Ciyee... Ngambek nih ceritanya??? ".Goda Al lagi membuat Sherly semakin menatapnya dengan tajam.


Hormon kehamilan kadang membuat emosi Sherly tidak stabil. Kadang iya bisa bersikap dewasa kadang juga sangat sensitif. Apalagi jika tidak mendapatkan apa yang ia inginkan. Mood nya bisa mendadak buruk dengan sendirinya.


Padahal itu bukanlah karakter dan sifat Sherly sebenarnya. Sejak hamil bahkan Sherly hampir tidak mengenali dirinya sendiri. Karena sikapnya yang kadang berubah ubah.


Sepertinya baby yang di kandung Sherly memiliki kepekaan yang kuat terhadap seseorang nantinya. Dan mungkin ia akan jadi orang besar yang tidak mudah di bodohi ataupun ditipu begitu saja nantinya.


"Baiklah sayang, akan aku beritahu".Ucap Al setelah ia puas menggoda istri nya.


" Tapi, sebelumnya berikan aku satu kecupan saja dulu !.Anggap saja sebagai bayaran informasi yang akan aku berikan padamu yang!!! ".Seloroh Al dengan santainya menunjuk bibirnya yang sudah ia monyongkan.


" Dasar suami perhitungan ".Cibir Sherly tak habis pikir akan kemesuman suaminya itu.

__ADS_1


Tidak tahu tempat sama sekali. Meskipun pemilik rumah sakit ini adalah dirinya sendiri. Tapi tak urung Sherly malah mengikuti saran suami mesumnya itu.


Sherly mendarat satu kecupan singkat pada bibir suaminya. Tapi Al malah menatapnya dengan tatapan protesnya. Sebab, tidak sesuai dengan ekspektasi nya.


"Kenapa??? ".Tanya Sherly yang pura pura bodoh.


" Bukan begitu cara kerjanya".Protes Al sedikit kesal.


"Lalu , bagaimana dong??? ".


Al menarik tekuk leher istrinya tanpa aba aba lagi. Dan menyingkap cadar sang istri. Lalu dengan gerakan cepat ia langsung melahab bibir ranum istrinya dengan sesapan dalamnya.


" Ya Ampun Al... "Teriak Lea yang ingin melihat cucunya tapi malah melihat aksi brutal putranya sendiri.


Sherly langsung memundurkan tubuhnya. Sedangkan Al terlihat kecewa dan tidak puas. Karena sang Mami tiba tiba menghentikan kegiatan nya. Padahal ia sedang menikmatinya aroma Cherry dari bibir istrinya.


"Mami ngapain pake datang segala sih??? ".Protes Al membuat Lea semakin menatap tajam pada putranya.


" Kau ini, tidak bisa cari tempat nyaman lagi apa??. Kalau ingin seperti itu jangan di tempat umum begini!!!. Sherly juga jangan kasih jatah suami cabul kamu ini. Main sosor saja di tempat umum".Cerocos Lea tak habis pikir. Kenapa anak anaknya pada mesum semua sih.


"Kalau ada yang ikutan pengen bagaimana ???. Karena ulah kalian berdua".Sambung Lea lagi menggeleng kan kepala nya.


Al hanya menggaruk takutnya yang tidak gatal. Sedangkan Sherly tersenyum canggung. Malu karena ke gif oleh mami mertuanya. Gara gara suami mesumnya itu juga sih.

__ADS_1


Lea masih saja menatap tajam putranya. Membuat yang di tatap hanya bisa cengar cengir tak karuan. "Udah dong mi, serem tahu kalo mami lihatnya begitu".Al masih saja bisa mengeluarkan ledekan nya pada Mami nya.


SATU BAB LAGI INSYAALLAH LANJUT MALAM SAJA YA GENGS, KALAU SEMPET🤭🤭TAPI KALAU GAK SEMPET YA HARAP MAKLUM WAKTUNYA DIBAGI BAGI JADI SUSAH NIH 🙏🙏🙏


__ADS_2