Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Mengomel


__ADS_3

Al nampak begitu terkejut ketika mendengar kabar jika kakak iparnya meninggal. Karena selama ini ia pun tidak tahu tentang penyakit yang di derita oleh Manda. Sedih, terpukul dan tak percaya jelas ada di dalam diri Al.


Karena ia juga nampak dekat dengan Manda. Bahkan ia banyak belajar dari sang kakak ipar selama ini. Manda juga turut andil dalam perubahan diri Al. Yang tanpa di ketahui oleh keluarganya.


Bagaimana tidak saat ia merasakan kecewa yang mendalam karena sang kekasih lebih memilih karir nya daripada melanjutkan hubungan dengannya ke jenjang yang lebih serius.


Hanya Manda yang selalu mensupport nya. Memberikan pengarahan dalam ilmu agama. Bahkan ia bisa menjadi prajurit TNI itu juga karena Manda yang telah berhasil membujuk sang Kakak. Yaitu Jery untuk mendukung dirinya masuk anggota Militer.


Bisa di bilang Manda adalah sosok kakak ipar yang sangat memahami adik adik nya. Mencintai keluarganya dengan sangat tulus. Manda bagi Al adalah fotocopy an Maminya sendiri. Yang tak pernah tanggung dalam membagi kasih sayangnya.


Tapi satu yang Al sesali. Ia bahkan tidak pernah ada dan tidak pernah mengetahui apa yang di alami oleh kakak iparnya itu. Bahkan kini di saat ia meninggal pun Al tidak bisa menghadiri pemakaman nya.


"Abang adalah adik ipar yang egois. Abang tidak tahu terimakasih".Al sangat menyesal karena dirinya tidak ada disaat sang kakak ipar sedang membutuhkan sandaran dan teman untuk berbagi cerita.

__ADS_1


" Sayang, jangan bicara seperti itu!.Kak Manda pasti sangat paham dengan keadaan kita saat ini. Sekarang abang fokus pada kesehatan abang dulu!!. Kita bisa berziarah saat kondisi abang sudah benar benar pulih dan di izinkan oleh dokter untuk pulang sayang!!! ".


Sherly juga sebagai seorang orang kesehatan tak akan membiarkan Al untuk keluar dari ruangan ini dulu saat ini. Karena meskipun Al sudah bisa bergerak dengan normal dan juga sudah mau makan serta minum. Namun, bekas operasi Al belum kering. Dan jika di paksakan untuk pulang yang ada kondisi Al malah makin memburuk nantinya. Karena Al tak hanya mengalami satu luka tembak saja. Melainkan dua sekaligus dan yang lebih parah adalah bagian dada sebelah kirinya.


Butuh waktu untuk proses penyembuhannya. Dan tentu saja itu tidak dengan waktu yang singkat.


Al nampak terlihat sendu. Dia terus kepikiran dengan nasib kakaknya Jery. Pasti saat ini Jery sedang membutuhkan nya. Apalagi Mayra. Al sangat tahu betul bagaimana watak Jery. Sebesar apapun masalah yang ia alami. Jery tidak akan pernah mau bercerita pada keluarganya.


Jery bukanlah sosok pria yang mudah menceritakan dan mudah percaya pada orang. Ia tidak akan bercerita jika tidak di paksa dan di desak.


" Mami bilang Mayra sudah nampak lebih tenang karena ada kak Velyn yang menemani nya".


Al menautkan kedua alisnya bingung saat istrinya menyebut nama orang lain. "Velyn??? ".Ulang Al bertanya tanya.

__ADS_1


Sherly mendekat dengan suaminya. Lalu ia duduk di samping Al berbaring. Di pegangnya tangan suaminya dan di usapnya dengan pelan.


" Sayang, sebelum kak Manda meninggal, ternyata Kak Manda sudah menyiapkan pernikahan untuk kak Jery. Dan mereka menikah beberapa menit sebelum kak Manda meninggal dirumah sakit".Sherly menjelaskan dengan sangat pelan dan hati hati. Takutnya Al malah terbawa emosi akan Jery yang mau begitu saja menerima permintaan konyol istrinya.


"Apa???. Jadi, kak Jery udah punya istri lagi??? ".Al sedikit meninggikan suaranya. Dan benar dugaan Sherly jika Al pasti geram akan sikap Jery yang menurutnya cenderung brengsek dan tidak teguh pendirian.


" Sayang... Tenang dulu!!!. Kenapa jadi marahnya ke aku sih??? ".Lirih Sherly sambil menatap sendu pada suaminya.


" Sayang, maafin abang!!. Abang tidak bermaksud marah sama kamu. Tapi Abang hanya geram saja akan sikap kak Jery. Dia itu kan laki laki, kepala rumah tangga. Tidak seharusnya dia bersikap bego seperti itu. Ini lagi menikah di hadapan istri yang sedang sekarat. Seperti nya otak bang Jery memang harus sedikit dibenahi".


"Belum lagi kita tidak tahu istri keduanya benar benar tulus tidak menyayangi Mayra. Kalau sampai Mayra di siksa sama ibu tirinya. Lihat saja nanti, abang tidak akan tinggal diam. Biar abang suruh Mark untuk memasukkan nya ke kandang White ".


Sherly ingin sekali tertawa saat ini juga tapi sebisa mungkin Sherly tahan. Suaminya ini sedang marah atau melucu sih sebenernya.

__ADS_1


" Kata Mami istri barunya kak Jery orang baik kok sayang. Buktinya Mayra bisa langsung akrab dan dekat gitu sama kak Velyn. Lagian kak Velyn juga wanita pilihan kak Manda. Dan aku yakin kak Manda tidak akan salah dalam menilai seseorang ".Sherly mencoba berpikir realistis.


Dan itu membuat Al langsung bungkam. Karena Al tahu betul bagaimana Manda. Jika dia sudah menentukan pilihan. Maka pilihan nya sudah ia perhitungkan baik baik. Manda bukanlah tipe orang yang mau mengambil resiko dan mengorbankan keluarga nya sendiri. Apalagi ini menyangkut suami dan juga pertumbuhan putrinya nantinya.


__ADS_2