Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Antraksi


__ADS_3

Tap...


Tap...


Tap...


Derap langkah kaki yang terdengar begitu nyaring di telinga. Mulai menuruni anak tangga yang mana dibawah sana terdapat suatu ruangan khusus. Tempat eksekusi orang orang yang mesti di adili.


Tiga orang pria nampak di gantung dengan kedua tangan terikat. Sedangkan dibawah kakinya, sudah terdapat banyaknya besi tajam dan lancip. Yang siap kapan saja menjadi tempat sandaran tubuh ketiganya. Jika ikatan tangan mereka terlepas.


Bagaikan sebuah antraksi sulap yang akan di mainkan oleh pakar ternama. Namun, tidak untuk saat ini. Mereka melakukan nya dengan bentuk sebuah hiburan semata. Dimana itu mungkin adalah suatu hukuman untuk orang orang yang ikut andil dalam misi. Yang membuat seorang wanita hamil menjadi ajang umpan. Demi menghancurkan musuhnya.


Siapa lagi kalau bukan Naura Istri king Mark. Padahal suaminya sedang tidak ditempat karena sedang melakukan perjalanan bisnis.


Jika dirumah sakit sekarang Al menjadi bahan omelan Maminya. Sedangkan di tempat sunyi bak tak berpenghuni ini. Akan menjadi sarang hiburan bagi orang orang yang haus akan darah.


Bahkan mereka tidak akan segan untuk membuat antraksi. Menguliti tubuh manusia dalam keadaan hidup. Tanpa rasa belas kasih sedikitpun. Tangisan dan jeritan korbannya adalah penyemangat bagi mereka semuanya.


"Kalian boleh kembali!!!. Sekarang biar kami semua yang ambil alih tugas ini".Ucap Reza yang yang baru saja tiba di markasnya.


" Bang, kalau boleh tahu mereka mau di apain bang??? ".Rendi bertanya dengan rasa penasaran nya. Karena jujur tadi mereka juga was was saat diberi misi untuk menculik orang.

__ADS_1


" Ya dibikin mampus lah, masak mau di ajak dinner".Belum sempat Reza menjawab. Tania gadis cantik bertubuh mungil tapi ganas itu mulai membuka suara khasnya.


Setiap kali melihat Tania. Jiwa para jomblo pasti meronta ronta. Bagaimana tidak walaupun berbadan mungil. Tania nampak begitu semok, padat dan berisi. Belum lagi ia selalu memakai pakaian minim dan seksi.


Membuat kulit putih mulusnya terekspos dengan nyata. Reza hanya menggeleng kan kepala nya saja. Melihat wajah wajah prajurit TNI itu. Tapi Reza juga tak heran jika mereka tampak seperti rakus. Karena tugas mereka selalu di dalam hutan. Dan sangat jarang sekali melihat gadis secantik dan sesempurna Tania.


"Kagum boleh!!!. Tapi, jangan sampe jatuh cinta sama dia, Apalagi sampai punya niat jadiin istri!! ".Seru Reza mengingatkan para prajurit itu.


" Memangnya kenapa??? ".Tanya Arkan mulai penasaran.


" Kalian mau tiap hari dinsuguhkan alat perang terus terusan??? ".Tanya Reza sambil terus memperhatikan penampilan Tania dari atas sampai bawah. Yang baginya gadis itu nyaris tak berpakaian sama sekali.


Reza benar benar jahil, membuat Rendi langsung meringis membayangkan nya. Jika itu beneran terjadi pada miliknya. Padahal ia juga belum pernah merasakan masuk sarung yang tepat.


Reza mengulum senyumnya. Sampai sebelum mereka mendengar lolongan menyedihkan dari dalam ruangan sempit sana.


" Suara apaan tuh bang??? ".Tanya Ardan terkejut. Karena sangat memilukan sekali.


" Mau lihat tidak si cewek jelmaan iblis lagi potong daging??? ".Tawar Reza sambil terkekeh sendiri.


Karena penasaran dan kepo akhirnya kelima pria itu mengikuti langkah Reza. Menuju suatu ruangan khusus. Dimana ketiga pria hasil culikan mereka tadi sedang di adili.

__ADS_1


Kelima prajurit itu pun sampai meninggalkan rekan nya yang lainnya di luar sana. Hanya karena penasaran apa yang dilakukan gadis cantik berwajah anak kecil itu.


Namun ketika masuk dan melihat langsung. Apa yang di lakukan Tania. Kelima pria yang berprofesi sebagai seorang prajurit itu. Langsung melotot sempurna. Dan menegang di tempat, Sedangkan Rendi sudah mual dan ingin muntah saat itu juga.


Bagaimana tidak saat ini salah satu pria sudah hampir tak berwujud manusia lagi. Karena separuh kulit tubuhnya hampir mengelupas sempurna. Oleh sayatan pisau milik Tania.


Tapi gadis itu dengan santainya sambil memakan permen lolipop nya. Sembari terus menggerakkan pisau kecilnya. Mengelupasi bagian punggung si pria.


Kedua teman si pria juga sudah berontak daritadi. Melihat salah satu temannya saja. Sudah membuat nyali mereka ciut. Dan kalau bisa mereka menghilang dari bumi saja saat ini.


Sedangakan Reza hanya tertawa terbahak bahak saja. Karena ia sudah biasa lihat adegan mengerikan seperti sekarang ini.


"Nih, aku hadiahkan buat kalian berlima".Seru Sherly saat ia dengan santainya memotong torpido milik salah satu pria disana.


Hoeeekkk... Hoeekkk...


Rendi langsung berlari kepojok ruangan dan memuntahkan isi perutnya. Sedangkan Arno ikut ngilu memegangi miliknya. Begitupun dengan Ardan .


"Gimana masih mau ngefans sama tuh cewek??? ".Goda Reza sambil menaik turunkan alisnya.


" Iihhh, bisa bisa gue sunat berkali kali kalo gini caranya".Seru Arno ngilu

__ADS_1


__ADS_2