
Dua sudah berlalu, baik Sherly maupun Al keduanya tetap saling sapa dan melepas rindu hanya lewat sambungan telpon saja. Al juga selalu rutin memberi kabar pada istrinya.
Tapi saat ini di Jakarta tengah beredar kabar. Penculikan dan pelecehan gadis gadis remaja. Dan bahkan mereka sampai di jual ke mucikari.Ada juga yang menggunakan media sosial sebagai sarana untuk mencari pelanggan.
Hampir setiap hari berita tentang itu selalu muncul di layar televisi. Bahkan kepolisian pun belum bisa mengusut kasus ini.
"Sepertinya dia mulai beraksi kembali".Ucap Mark sambil menatap televisi di ruang kerjanya.
Jacob pun ikut menatap layar televisi yang terus membahas masalah penculikan gadis remaja. " Apa kita sudah bisa mulai untuk menyelidiki nya kembali king? ".
" Bukankah ini waktu yang kita tunggu tunggu selama ini Jacob".Mark mulai tersenyum iblis. Membuat Jacob paham apa yang akan di rencanakan oleh king nya itu.
"Setelah kita berhasil menangkapnya. Apa kita harus menyerahkan nya pada pihak kepolisian king??? ".Tanya Jacob lagi ragu.
" Iblis hanya bisa mati dengan iblis. Jangan percaya pada hukum. Karena bisa jadi mereka juga ikut terlibat di dalamnya ".Mark sembari memainkan pisau kecil miliknya. Yang selalu ia bawa kemana pun juga.
__ADS_1
Jacob pun hanya menganggukkan kepalanya saja. Karena apa yang dikatakan oleh Mark adalah benar adanya. Banyak mafia berkedok pemerintah di zaman sekarang ini. Mereka menjadikan kekuasaan sebagai jalur untuk mencari jalan aman dalam upayanya memperbanyak kekayaan.
Tanpa memikirkan nasib rakyatnya. Yang banyak kekurangan dan susah mencari pekerjaan. Jangankan untuk tinggal ditempat yang layak. Untuk makan saja kadang masih senin kamis.
Mark sudah menyiapkan segalanya. Untuk menemukan dalang dari kasus ini. Karena itu masih bersangkutan dengan masalah yang pernah di alami oleh Sherly.
Tentu saja Mark tidak akan tinggal diam. Jika itu menyangkut anggota keluarga nya. Pria sejuta pesona itu masih tetap menunjukkan semangat membawanya. Jika harus berurusan dengan senjata dan nyawa orang.
Mark bagaikan raja iblis yang siap menerkam para klan nya dengan sekali libasan saja. Karena Mark tidak pernah memberi ampun siapapun yang berani mengusik ketenangan keluarga nya.
"Rahasiakan semua ini dari Sherly!. Aku tidak mau ia ikut dengan misi kali ini. Karena dia sedang mengandung".Perintah Mark tegas.
"Tidak usah terkejut begitu. Wajar kalau Sherly hamil karena dia sudah menikah dan memiliki suami".Mark berucap sembari meledek asisten nya itu. Membuat Jacob hanya bisa menggaruk takutnya yang tidak gatal.
Jacob juga ikut merasakan kebahagiaan. Jika Sherly bisa mendapatkan buah hatinya dengan Al. Meskipun di awalnya Jacob sempat tak mengira, jika Sherly dan Al akan menikah secepat ini.
__ADS_1
Sebab, dari yang Jacob tahu jika Sherly tidak pernah mau bertemu langsung dengan Al. Meskipun mereka semua juga tahu. Jika Sherly sudah jatuh hati dengan Al sejak ia masih sangat aktif di dunia mafia. Dan waktu itu pun ia masih kuliah S2 nya.
"Panggil Reza!. Suruh dia datang ke Markas sore ini! ".Perintah Mark kembali setelah mereka beberapa saat terdiam karena fokus pada layar televisi LED di dalam ruangan kerja Mark saat ini.
" Siap King".
Jacob pun langsung merogoh ponselnya. Untuk menghubungi Reza. Seorang pria yang sejak dulu dikenal sangat ahli dalam hal retas meretas. Dan juga ahli dalam menjadi mata mata.
Reza juga pria yang menjadi tangan kanan kedua Mark setelah Jacob. Kemampuan pria itu tak usah diragukan lagi. Sayangnya sampai saat ini Reza masih saja jomblo.
Usianya sudah 32 tahun, Namun sampai saat ini ia tidak pernah tertarik dengan bentuk wanita bagaimana pun juga.
"Apa kita harus merahasiakan nya juga dari Nyonya Naura king??? ".Tanya Jacob setelah ia barusan menelpon Reza.
" Kalau dia tahu pasti aku tidak akan bisa pergi. Akhir akhir Naura sangat sensitif sekali. Sepertinya putri kami akan sangat cerewet ketika sudah lahir nanti ".
__ADS_1
Mark pun mengulum senyum tipisnya pada Jacob.Membuat Jacob pun membenarkan ucapan king nya. Karena istri king nya itu kalau hamil banyak menyusahkan orang banyak.
Mungkin itulah kesempatan bagi Naura untuk mengerjai semua anggota king nya. Atau bisa jadi juga karena Naura bosan. Berada di dalam mension terus setiap harinya. Karena suaminya itu selalu melarang dirinya untuk keluar rumah dan tanpa bodyguard ataupun tanpa mark.Makanya Naura malah punya ide jahil seperti itu.