Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Bisikan Zeera


__ADS_3

Andes menatap pintu kamar tamu. Dimana Keyla sudah masuk ke alam mimpinya. Ia sadar apa yang di katakan Zello memang benar adanya. Entah, karena kasihan atau apakah?. Andes tidak begitu paham akan arti cinta yang sesungguhnya.


Ia menjadikan Keyla dan memilih wanita itu dengan bekal kata dekat. Dan mudah berinteraksi saja. Jika, di tanya apakah Andes nyaman?. Jawaban Andes adalah keraguan. Karena ia sadar semakin kesini, Dirinya semakin tidak nyaman bersama Kayla. Selain dunia Wanita itu sekarang makin bebas. Dan juga sering keluar masuk club setiap malam.


Ada hal yang jauh lebih membuat Andes nyaman. Namun, pria itu berusaha untuk menyangkalnya. Dan melupakan semua nya. Karena baginya itu sangat tidak mungkin. Andes sudah takut lebih dulu jika nantinya akan banyak orang yang menentangnya. Oleh sebab itulah, Sekarang Andea lebih memilih menjauh dan mencoba untuk melupakan.


" Come Ndes!. Kau pasti bisa". Gumannya menyemangati diri sendiri.


Lalu setelah itu ia memutuskan untuk kembali ke dalam kamarnya. Dan merebahkan tubuhnya di kasur empuknya. Andes bahkan mengunci pintu kamarnya. Karena ia tidak ingin Keyla kembali nekad dan melakukan hal konyol padanya.


" Shittt... ". Andes mengupat kesal. Saat tiba tiba bayangan wajah seseorang malah tampak jelas saat ia ingin memejamkan matanya.


" ****.. ". Upat Andes kesal akan dirinya sendiri. Bagaimana bisa ia malah membayangkan hal yang tidak tidak.

__ADS_1


" Sadarlah Andes!!. Itu sangat tidak mungkin". Andes terus bicara sendiri dan ia pun sampai memukul mukul kepalanya saking kesal dengan otaknya.


" Buanglah pikiran jorokmu itu Ndes!!! ".


" Hei, kau belum pergi?. Kenapa kau malah tidur di ranjangku? ". Andes begitu terkejut saat tiba tiba Zello keluar dari dalam selimut miliknya.


Hal itu membuat Andes melotot tak percaya. Karena ia bahkan mati rasa. Sampai tidak tahu, Jika ada manusia di ranjang nya.


Andes hanya menggeleng kan kepalanya saja. Dan ikut kembali membenarkan posisi tidurnya. Dengan membelakangi Zello. Andes tidak sadar jika Zello saat ini sedang menarik sudut bibirnya licik.


" Yang jelas aku tidak akan membiarkan kalian bersatu". Batin Zello menarik sudut bibirnya.


๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ๐ŸŒฟ

__ADS_1


Jakarta Pukul 16.15 wib...


Sherly dan Zeera yang baru saja tiba di rumah. Langsung menurun kan hasil belanjaannya tadi. Di bantu oleh art nya. Zeera juga langsung masuk kedalam rumah.


" Umi mana? ". Al yang sudah pulang sejak setengah jam yang lalu. Langsung melangkah keluar saat mendengar suara mesin mobil masuk ke halaman rumah.


" Tuh, isti Abi ada di luar". Jawab Zeera santai. Lalu anak itu mendekat kan tubuhnya pada Abinya.


" Masa, Umi ke temu pasien nya dasteran loh Bi". Bisiknya sambil terkekeh geli. Zeera masih saja ingin menertawakan Umi nya.


Karena bagi Zeera hari ini Umi nya sangat lucu dan unik. Tak hanya ketemu pasien saja Sherly pakai daster nya itu. Tapi, saat menghajar para preman tadi juga begitu.


Al ikut terkekeh dan mencubit gemas hidung mancung putrinya. Karena jika melihat Zeera , Apalagi tingkah lakunya. Al bagaikan bercermin pada diri sendiri. Hanya saja, Zeera versi anggun nya dan juga cantiknya. Kalau dia sih versi akarnya. Sebab, Al adalah biang rusuh dan konyol.

__ADS_1


__ADS_2