
Malam harinya sesuai rencana nya. Mark dan juga Jacob. Mulai beraksi kembali. Setelah sekian lama mereka istirahat dalam misi. Kini akhirnya mereka semua kembali berulah. Dan kembali mengeluarkan taringnya lagi.
Setelah mata matanya sudah menemukan letak kepala atau pimpinan mereka. Mark pun langsung bergerak cepat. Saat ini jam menunjukkan pukul 2 dini hari. Mark pun rela membohongi istrinya pergi ke luar kota hanya ingin membuat Naura tidak cemas padanya.
"Semaunya sudah siap ditempat king. Dan umpan pun sudah di jalan kan sesuai rencana".Ucap Reza dalam sambungan earphone nya.
" Tetap waspada dan jangan sampai kehilangan jejekanya lagi!. Karena orang yang kita hadapi saat ini seperti belut licik".Ucap Mark tegas.
"Baik king semua masih stay di tempat".
Suasana sunyi ditengah sebuah pulau yang terletak di perbatasan kota. Sebuah bangunan nampak seperti tak berpenghuni. Yang ternyata merupakan sebuah markas besar. Tempat persembunyian nya selama ini.
Mark menarik sudut bibirnya kala ia berhasil di kecoh selama ini. Wajar saja ia tak pernah menemukan jejak nya. Ternyata tikus got itu bersembunyi dibalik pulau terpencil yang berada di tengah hutan perbatasan kota.
Dari arah berlawanan Mark bisa melihat sebuah mobil mewah mulai memasuki area pulau. Dan itu membuat Mark menyeringai licik. Karena GPS nya terhubung langsung dengan umpan yang telah ia pasang.
Mark mulai memberi kode pada Jacob. Yang langsung di jawab anggukan kepala oleh asisten nya itu. Lalu dengan kode dan kata sandi Jacob mulai memberi perintah pada Reza.
Sedangkan di dalam mobil mewah itu. Nampak seorang gadis belia yang menjadi korban penculikan mereka. Nampak seperti ketakutan layaknya para korban mereka selama ini.
__ADS_1
"Tuan pasti sangat senang malam ini. Karena gadis ini sangat cantik dan lebih hot dari para gadis sebelum nya".Seru pria berkepala botak sambil terkekeh.
" Sebelum di jual ke penampungan. Aku juga mau sedikit mencicipinya".Jawab pria yang lainnya lagi.
Semua obrolan para pria itu hanya di menjadi bunga tidur saja bagi gadis belia itu. Tapi ia tetap saja melancarkan aktingnya. Sesuai dengan perintah king nya.
Mobil mewah yang membawa gadis itu kini mulai terparkir di depan bangunan yang menuju pulau. Hutan belantara yang mengelilingi bangunan gedung penuh dengan lumut itu. Membuat suasana terasa semakin sunyi. Hanya ada suara suara hewan saja yang nampak jelas di telinga mereka.
"Ayo turun!!! ".Pria botak bertubuh kekar itu mulai menyeret gadis cantik itu untuk turun dari mobil. Sedangkan beberapa pria lainnya sudah menunggu didepan pintu masuk.
" Right ".Lirih gadis itu santai sambil berjalan mengikuti langkah pria berkepala botak itu masuk kedalam bangunan.
" Doggie Style ".Lirih gadis itu lagi ketika ia sudah masuk kedalam ruangan yang gelap. Dan hanya ada satu ruangan yang pintunya sedikit ada penerangan.
Tapi Mark masih serius mendengar kan kata kata sandi yang di ucapkan oleh gadis belia itu. Sedangakan Reza sudah terkekeh sendiri. Akan kata sandi si gadis. Bahkan Jacob sampai menggeleng kan kepala nya saja.
Sungguh absurd bagi Jacob akan kata sandi itu. Tapi gadis belia itu tak bisa di ragukan. Karena ia hampir mirip dengan Sherly tapi hanya penampilan nya saja yang berbanding terbalik. Jika Sherly lebih memilih pakaian yang tertutup. Gadis itu malah kebalik kan nya. Gadis itu selalu memakai pakaian seksi yang nyaris kurang bahan. Karena itulah tugasnya untuk menjebak para klan nya dengan penampilan nya.
Gadis itu jika dilihat memang nampak seperti gadis belia pada umumnya. Tapi jangan salah, penampilan gadis itu sangat menipu. Apalagi wajah imutnya. Memang masih pantas untuk di panggil Abg.
__ADS_1
Pintu ruangan nampak terbuka setelah pemilik ruangan menyuruh mereka untuk masuk. Benar saja di dalam ruangan itu. Nampak seorang pria bertubuh kekar berwajah khas orang Eropa pada umumnya. Sedang di kelilingi empat wanita tanpa busana.
Bahkan pria itu nampak begitu santainya sambil menikmati pacuan tubuhnya pada salah satu wanita yang terlentang di atas sofa empuk itu.
Suara suara erotis terdengar dari bibir wanita yang dintunggangi pria itu. Anak buah pria itu pun nampak biasa saja melihat nya. Seolah mereka memang sudah terbiasa akan hal itu.
"Baringkan dia disana!!! ".Perintah pria itu setelah melirih gadis cantik yang dibawa oleh anak buahnya.
Gadis itu pun dibawa dan di ikat di atas ranjang yang ada di dalam ruangan itu. Dengan posisi kaki yang sedikit melebar. Tangan yang terentang.
Pria itu pun langsung menyudahi pacuan tubuhnya dari wanita jalannya. Dan kini malah beralih pada gadis cantik yang terikat di ranjang nafsunya.
Tangannya terulur untuk menyentuh langsung bukit sintal milik sang gadis. Tapi gadis itu hanya diam sambil terus menatap sang pria. Ia juga tak berontak sedikit pun.
"Bajingan kau. Berani sekali memegang buah delima ku yang masih suci ini".Batin sang gadis dalam hati.
Tapi saat pria itu semakin mendekat dan akan mulai melahab bukit sintalnya. Gadis itu berucap. " Kenapa buru buru sekali Om?. Bukankah akan lebih asyik jika aku yang memuaskan Om".Tawar gadis itu sambil memberikan tatapan menggodanya.
Pria itu pun langsung menautkan kedua alisnya melihat sikap gadis belia itu. Dan ia pikir gadis itu memang sudah tidak suci lagi. Namun, saat ia akan berbicara. Suara tembakan dari arah luar membuyarkan pikirannya.
__ADS_1
Pria itu pun langsung meloncat dari ranjang nya. Memakai pakaian nya dengan gerakan cepat. Ia juga sudah mengantongi senjatanya.
"Shirttt... " Upat Pria itu geram sambil menatap si gadis di atas ranjang nya. Tapi sedetik kemudian senyumnya terbit membuat gadis itu menatap curiga pada pria itu.