Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Perhatian Sang Mami Mertua


__ADS_3

Hari berganti minggu dan Minggu pun berganti bulan. Tak terasa setelah acara kumpul keluarga Castano di kediaman Mark waktu itu. Kini Sherly pun telah kembali ke Asrama nya. Dan melakukan rutinitas nya kembali.


Kris dan Zalfa pun telah kembali pulang ke Italia. Karena Lucas juga telah usai liburan. Lucas akan kembali bersekolah. Sedangkan Zello dan Zein, mereka akan tetap tinggal di Jakarta bersama kedua orang tuanya. Dan Mark serta Naura memutuskan untuk menyekolahkan putra kembarnya di Indonesia.


Tiga bulan berlalu yang ternyata bukan waktu yang singkat untuk Sherly. Ia melewati waktu itu dengan aktivitas yang sama. Jauh dari suaminya sendiri. Tapi meskipun demikian, Al juga sering menghubungi nya. Meskipun hanya satu minggu sekali.


Sherly juga memaklumi keadaan suaminya disana. Tentu itu juga bukan hal yang mudah untuk keduanya. Saling berjauhan dengan orang yang kita sayang. Apalagi dalam keadaan hamil muda seperti Sherly. Kadang hormon yang tidak stabil, membuatnya juga kadang berpikir yang bukan bukan.


Ketika seorang istri yang tengah hami muda. Selalu di manja dan diperlakukan layaknya seorang ratu oleh suaminya. Dan selalu di dampingi kemanapun termasuk saat periksa kandungan.


Namun, semua itu tidak berlaku untuk Sherly. Ia justru melakukan nya sendiri. Kadang melihat Naura yang mendapatkan perhatian khusus dari Mark. Sering membuat Sherly iri. Tapi, Sherly juga langsung sadar jika pekerjaan Mark dan suaminya jauh berbeda.


Jika Mark bekerja karena atas dasar kemauan nya sendiri. Sebab, Mark adalah pemimpin nya. Sedangkan Al ia bekerja untuk Negara. Dan di atur oleh Negara dan diberi tugas oleh komandan nya.


Tapi Lea juga tak pernah absen untuk menemani sang menantunya periksa kandungan. Menggantikan sosok putranya yang kini sedang pergi tugas.

__ADS_1


Usia kandungan Sherly kini sudah masuk bulan keempat. Dan Sherly juga sudah mengetahui jenis kelamin sang baby. Yang merupakan seorang jagoan.


Bahkan Al suaminya saja sudah tahu. Jika calon anak pertama nya adalah seorang cowok. Yang bisa dikatakan Putra pertama nya. Perut Sherly juga sudah mulai terlihat membuncit Nafsu makan bumil satu ini pun meningkat.


Beruntung nya selama hamil Sherly tidak pernah merasakan yang namanya morning sickness. Dimana posisi itu sangatlah menjadi masalah bagi ibu ibu hamil pada umumnya. Sebab, nafsu makan berkurang, karena indera penciuman sering sensitif. Yang membuat perut terasa mual. Apalagi ketika bangun tidur.


Tapi sepertinya hal itu tidak berlaku untuk Sherly. Ia menikmati hari harinya dengan baik. Malah nafsu makan nya yang semakin meningkat. Membuatnya kini hampir saja membulat, sebab berat badan nya pun naik dengan sendirinya.


Lea juga selalu rutin mengantar makanan untuk sang menantu. Kadang mereka berdua juga memasak di Asrama Sherly dan Al. Lea adalah Mami mertua yang sangat pengertian. Ia selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Sherly yang lebih memilih tinggal di Asrama. Dibandingkan tinggal di rumah mewahnya.


Sejak tadi Sherly nampak begitu semangat untuk masak dengan Mami mertuanya. Karena ia sekarang sudah mulai pandai dengan urusan dapur. Berkat kemauan nya untuk belajar dengan Mami mertuanya. Dan juga kadang meminta resep dari Zalfa kakak iparnya.


"Jangan khawatir Mi, Sherly masih bisa belum lelah lagian cucu Mami strong kok".Jawab Sherly dengan senyum yang terbit dibibir nya.


" Kamu ini, sama saja dengan Naura".Lea menggeleng kan kepalanya saja. "Anak itu sekarang sedang apa ya?. Kehamilannya kali ini benar benar membuatnya semakin malas saja".Sambung Lea jika ingat tentang sang putri yang lebih banyak alasan jika di suruh keluar mension.

__ADS_1


" Jangan sampai putrinya nanti ikutan malas seperti Mommy nya".Seru Lea sambil terkekeh.


"Meskipun malas setidaknya mereka tidak akan kekurangan uang mi".Sahut Sherly sambil terkekeh.


" Iya sayang, kamu benar juga. Beruntung nya suaminya itu kaya. Kalau tidak Mami juga bingung mau bilang apa".Lea benar benar tak habis pikir dengan putri bungsu nya itu Dan semua kegilaan Naura malah di dukung penuh oleh suaminya juga.


"Aunty, Oma... Naura mau cream".Seru Mayra yang sampai saat ini masih tetap tinggal bersama Lea dan Rayen.


" Oh Mayra mau es Cream? ".Anggukan kepala Mayra membuat Sherly gemas. " Mau rasa apa?. Strawberry , coklat, vanila atau...


"Green tea Aunty".Potong Mayra cepat sambil memasang wajah gemasnya.


" Kalau begitu cium Aunty dulu dong!!! ".Sherly mendekatkan wajahnya yang masih lengkap memakai cadar nya pada Mayra.


Melihat kedekatan Mayra dengan Sherly membuat Lea ikut tersenyum senang. Setidaknya sekarang Mayra sudah mulai ceria kembali. Lea juga sampai detik ini belum tahu perkembangan hubungan anak dan menantunya satu itu.

__ADS_1


Sepertinya Jery memang menutup rapat tentang hubungan dan permasalahan rumah tangganganya dengan sang istri. Karena setiap kali di tanya Jery hanya menjawab jika Manda sedang sibuk dengan urusan rumah sakit. Dan tidak pernah membahas tentang hal lainnya lagi.


__ADS_2