Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Bukan Al kalau Tidak Konyol


__ADS_3

Pukul empat sore Al baru saja tiba di rumahnya. Langkah lebarnya terlihat sangat bersemangat. Bahkan ia memasuki rumah pun dengan bersiul siul. Sherly sengaja menunggu suaminya di ruang tamu dengan menggendong putranya.


Senyum Al mengembang saat melihat istri dan putranya sedang bermain di ruang tamu. Bahkan tawa Sherly membuat Al ikut bahagia. Sekarang keadaan rumah sedikit jadi ramai ketika hadirnya baby Fatih.


" Assalamu'alaikum istri ". Seru Al yang langsung mendekati istri dan juga putranya. Sherly dan Fatih pun langsung menoleh dengan kompak. Menatap wajah Abi nya dengan senyum khas masing masing.


" Waalaikumsalam . Abi udah pulang sayang". Sherly pun langsung bangkit dari tempat duduknya. Lalu mencium punggung tangan Al dengan takzim.


" Mau langsung mandi bi?. Biar Umi siapkan air hangatnya ya! ".Sherly selalu berusaha untuk menjadi istri yang baik dan sholehah . Meskipun ia masih belum begitu sempurna untuk melakukan pekerjaan rumah tangga. Tapi, sherly juga tak pernah berhenti untuk selalu belajar. Apalagi soal masak memasak.


" Sebenarnya tadi maunya mandi bersama sayang. Tapi Umi udah mandi lebih dulu " . Goda Al sambil mengedipkan matanya.


" Abi, itu memang genit ya nak. Lihat saja udah punya kamu segede ini saja. Abi masih genit sama Umi". Balas Sherly berbicara pada putranya. Membuat baby Fatih malah memperlihatkan gigi susunya. Seolah ikut menertawakan sang Abi konyol nya itu.


" Fatih kayaknya udah pantes dapat adik tuh". Al benar benar blangsat memang. Usia Fatih masih dua bulan. Tapi, otak Al malah kepikiran sudah ingin memberikan adik untuk Fatih.


Sherly langsung melotot tak percaya. Bagaimana tidak, suaminya ini seolah sangat senang sekali membuat perutnya buncit.

__ADS_1


" Mesum sih mesum bi, tapi gak gitu juga kali". Sherly menggelengkan kepala nya saja. Meskipun ia seorang dokter atau lebih tepat nya psikiater. Tapi, Sherly juga ingin memberi jarak untuk anak anaknya.


Karena setelah punya baby semua waktu pasti akan tersita. Belum lagi kesibukan akan pekerjaan nya. Sherly juga mau jika ia tidak melewatkan masa pertumbuhan anak anaknya nanti.


" Aku hanya bercanda sayang". Seru Al sambil tersenyum dan memeluk tubuh istrinya dari arah samping. " Cepet besar boy!!. Agar kamu tidak menganggu Abi dan Umi ngadon adik nanti".Seloroh Al sambil terkekeh.


" Abi... Gak boleh gitu ah ngomong sama Fatih! ".Protes Sherly


" Iya iya... Umi itu serem ya nak kalau lagi marah". Bisik Al pada putranya. Yang mana membuat baby Fatih malah menarik narik hidung mancung Abinya.


Sherly ikut terkekeh akan interaksi anak dan Abi nya itu. Bahkan saat ini Al sudah mengambil alih Fatih dari gendongan Umi nya. Dan Al menimang nimang baby Fatih sambil terus mengoceh.


Al langsung duduk di sofa dan sambil memangku Fatih. " Masa lalu?". Sherly mengangguk kan kepala nya. "Masa lalu apa yang? ".Tanya Al belum juga paham. Mungkin saking banyaknya orang di masa lalunya. Hingga membuat Al tidak mengingat satu pun dari mereka.


Sherly mencebikkan bibirnya. Namun, sayang hanya dirinya yang tahu kalau ia sedang kesal. " Mantan Abi itu loh yang selebritis ". Seru Sherly lagi.


" Siapa?? ".

__ADS_1


" Clara ".


Al langsung melotot tak percaya. Bahkan ia tidak menyangka jika Clara mengirimkan paket untuk putranya. " Apa saja yang ia berikan untuk Fatih sayang? ".Tanya Al terlihat antusias sekali.


" Yaa Allah, segitu semangat nya tanya isi paket sang mantan". Ledek Sherly sambil tersenyum meledek.


" Bukan begitu sayang. Tapi kali aja dapat barang brand terkenal dan mahal dari seorang publik fugur kan. Hitung hitung kan kita gak keluar kocek lagi buat beli yang mahal mahal". Al terkekeh sendiri akan ucapan nya.


" Kayak kita gak mampu aja bi buat beli". Sahut Sherly sambil mengulum senyumnya.


" Sekalian sayang, mau tau rasanya dapat barang dari selebritis itu gimana?. Siapa tahu bentuknya beda".


" Bentuk apanya bi??? ".Sherly bertanya sembari melotot tajam pada suaminya.


Al malah tertawa terbahak-bahak ". Bentuk mainan nya sayang. Memangnya apalagi?. Masa iya bentuk mekdi nya".


" Abang... ".

__ADS_1


TBC


__ADS_2