Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Ada Yang Berbeda


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan yang tampak gelap, hanya ada penerangan dari satu lampu yang tampak remang remang. Satu orang pria dengan tubuh terikat dan mulut yang di sumpal dengan lakban sedang meringis kesakitan. Karena sayatan tubuhnya akibat ulah Mark.


Sedangkan ketiga pelayan yang tadi sempat dinyatakan meninggal oleh Jacob. Saat ini sudah benar benar tak bernyawa lagi. Karena tubuhnya saja sudah menjadi santapan srigala kesayangan Mark.


Srettttt....


Satu goresan kembali Mark tujukan tepat pada bagian dada si pria. Pria yang sudah berani menyamar sebagai tukang kebun di mensionnya selama ini. Ternyata adalah anggota Klan nya.


Dan ketiga pelayan yang berhasil menyusup dan merubah dirinya dengan wajah yang sama dengan pelayan yang ia pilih sendiri. Sungguh Mark hampir saja kehilangan nyawa orang orang terdekatnya karena berhasil terkecoh.


Hingga anak dan istrinya hampir saja kehilangan nyawanya. Gara gara manusia yang menjelma sebagai para pekerja di mensionnya. Terang saja Mark begitu murka saat mengetahui siapa mereka semuanya.


Dan Mark juga tak perlu menginterogasi para sandera nya kali ini. Sebab, ia sudah tahu siapa dalang dari semua ini. Yaitu dari tato disetiap punggung para penyusup itu.


Kepalan tangan Mark mengepal erat. Karena ia begitu tidak sabarnya untuk membumi hanguskan markas beserta komplotan gengs para klan nya kali ini. Sebab, Bagi Mark tidak akan sulit untuk membinasakan mereka semuanya. Hanya dengan memberi perintah seperempat dari anggotanya saja. Maka apa yang ia kehendaki akan tercapai.


Tentu saja kali ini hanya Reza dan Tania saja yang bergerak untuk misi nya. Sedangkan Mark dan Jacob hanya akan memantau dari jauh saja.


"Am... pun king".Lirih Pria itu merintih menahan sakitnya dan perihnya setiap luka yang Mark torehkan pada hampir seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Bahkan tetesan darah segar terus saja menetes dari tubuh sang pria. Membuatnya sudah pasrah akan nasib dirinya yang tinggal menunggu detik detik akan merenggang nyawa.


" Hahahha... Ampun? ".Ulang Mark penuh dengan tatapan kemurkaan


Srakkk.... Srettt...


Mark malah kembali menghunuskan pisau nya pada bagian perut si pria. Dan dengan emosinya serta kekejaman tiada banding lagi. Mark dengan tanpa belas kasih mulai mengeluarkan isi perut si pria.


Pria itu pun masih setengah sadar saat ususnya ditarik keluar oleh Mark tanpa jijik dan kasihan sedikit pun. Membuatnya tergantung dengan isi perut yang juga ikut keluar.


" Jacob".


" Bukakan pintu untuk si black!!! ".


Mark langsung melangkah keluar dari ruangan tersebut. Yang lebih tepatnya adalah sebuah penjara dengan kerengkeng besi. Lalu dalam hitungan detik, Sebuah pintu yang terhubung dengan tempat penyiksaan si pria mulai terbuka.


Auman panjang seekor hewan buas mulai terdengar nyaring di telinga. Membuat sang pria yang sudah pasrah itu. Tersenyum miris, demi uang dan demi keluarganya ia rela mati setragis ini.


"To... long selamat kan keluarga ku ki... ng!!! ".Lirih Pria itu membuat Mark menghentikan langkahnya.

__ADS_1


" Black.... "Bariton suara Mark menggelegar membuat Jacob beserta hewan buas itu pun ikut berhenti ditempat masing masing.


Mark kembali masuk dengan langkah lebarnya. Dan sempat mengelus punggung hewan kesayangan nya itu. Bahkan seekor Harimau pun tampak tunduk di bawah kaki Mark. Sungguh Mark adalah king sesungguhnya.


Membuat siapapun pasti akan tercengang cengang akan aksi Mark saat ini. Hewan buas itu tampak memciumi kaki dan wajah Mark. Seolah mereka adalah makhluk yang sama.


Terlihat dari tatapan Mark tak ada sedikit pun rasa gugup dan takut akan hewan yang ada di hadapan nya saat ini. Sang pria yang mulai hampir hilang kesadaran itu. Kembali berguman.


"King tolong selamatkan keluarga ku!!! ".Sang Pria melirik kearah saku celana pendeknya.


Membuat Mark langsung paham dan mulai melangkah serta merogoh saku celana pendek sang pria. Mark mendapatkan sebuah foto seorang wanita dengan satu anak laki laki yang usianya mungkin tak begitu jauh dari Zello dan Zein.


Di belakang foto tertera alamat nya juga. Namun, saat Mark ingin bertanya lebih. Sang pria sudah tak sadar kan diri lagi. Membuat Mark mengupat. Dan menyuruh Jacob membawa sang pria ke ruang perawatan. Entah apa yang ada di dalam otak Mark saat ini.


Ia begitu tidak tega saat melihat foto wanita dengan satu anak laki laki yang nampak tersenyum di foto. Dan rasa iba Mark akhirnya menyeruak di dalam hatinya. Kata kata sang istri kembali mengusik pikiran Mark saat ini.


"Perintahkan Samuel dan teamnya untuk menyembuhkan pria itu!!!. Sekarang!!! ".Perintah Mark dengan tegas.


" Tapi king dia... ".

__ADS_1


Jacob langsung kembali menutup mulutnya rapat rapat saat Mark malah menatap nya tajam. Jujur Jacob pun tak habis pikir apa yang ada di dalam pikiran King nya saat ini. Dan ini juga pertama kalinya Mark menolong sandera nya yang telah hampir ia bunuh sendiri.


__ADS_2