
Keduanya saling bertatap mata dalam diam. Hanya deru nafas yang semakin lama, semakin terdengar tak teratur. Al pun mulai menyentuh pipi mulus Sherly dengan ibu jarinya. Lalu menjalar ke bibir ranum merah delima itu.
Membuat Sherly memejamkan matanya. Menikmati setiap sentuhan dari jari jari tangan suaminya. Melihat sang istri yang begitu menikmati sentuhan lembutnya. Al pun mulai menurunkan tanganya menyentuh bagian dada yang memang sangat montok dan berisi itu.
Membuat Sherly menggigit bibir bawahnya karena gerakan tangan Al mulai nakal. Pandangan Al tak pernah lepas dari ekspresi wajah istrinya. Yang saat ini mulai membuatnya semakin naik darah karena menahan hasrat.
Al pun menarik tekuk leher sang istri. Dan langsung menerkam bibir ranum merah delima itu. ********** dengan gerakan yang awalnya pelan. Kini lama kelamaan malah semakin menyesap, menuntut dan memperdalam nya.
Sherly yang baru pertama kalinya berciuman hanya bisa menerima setiap sentuhan yang diberikan oleh suaminya. Ia pun bingung harus berekspresi seperti apa. Sedangkan tadi saja ia sebenarnya sangat malu karena memperlihatkan wajah ***** nya.
"Akh... ".
Akhirnya satu lenguhan kecil mulai keluar tanpa permisi dari bibir Sherly. Karena Al sudah memasukkan jarinya dari sela segitiga milik sang istri.
Bodohnya Sherly pun malah melebarkan kedua kakinya. Memberi jalan agar jari suaminya bisa leluasa menyentuh kue serabi miliknya.
Al merasakan jika serabi kenyal itu mulai lembab. Karena ulahnya. Bahkan wajah cantik istrinya sudah merah padam dibuatnya. Merah padam menahan gairah yang diciptakan oleh gerakan tangan suaminya.
"Akh... "
__ADS_1
Lagi lagi Sherly mendesah kala satu jari suaminya mulai menusuk jalan serabi lempit itu. Menelisik jalan yang akan lobaknya lalui nanti. Untuk mengarungi bahtera kenikmatan hakiki duniawi.
Sambil terus memainkan jarinya dibawah sana. Al juga sambil terus menyesap setiap inci kulit leher jenjang istrinya. Melukis indah disana, hingga jejak kepemilikan nya mulai melekat satu persatu.
"Are you ready baby??? ".Al bertanya dengan suara beratnya. Yang dijawab anggukan kepala pelan oleh istrinya. Karena Sherly juga tidak bisa menahan nya lebih lama lagi dari ini.
Sebab, begini saja bagi Sherly sudsh sangat memabukkan. Apalagi lebih dari ini. Mungkin besok pagi ia akan sangat malas untuk bangun lagi dari tempat tidurnya.
Al pun langsung menggendong tubuh istrinya menuju kearah ranjangnya. Al merebahkan tubuh Sherly secara perlahan. Tapi ketika ia akan mengunci pergerakan istrinya. Tiba tiba ponsel miliknya berdering. Tapi Al sangat malas untuk melihat siapa yang menelpon nya malam malam begini.
Tidak mungkin juga itu keluarga nya. Karena mereka sangat paham tentang kisah pengantin baru. Lagian seluruh keluarganya sudah pulang kerumah mereka masing masing.
Saat Al kembali akan melanjutkan aksinya. Lagi lagi suara ponsel membuatnya mengupat kasar. Tapi kali ini itu ponsel milik istrinya. Dan Sherly yang cepat tanggap pun langsung bangkit dari tidurnya.
Ia juga mengelakkan wajah Al yang akan mencium nya. Karena ia melihat itu panggilan dari mark. Tidak mungkin Mark menelpon nya malam malam begini jika tidak penting.
"Siapa sih?. Mengganggu saja".Tanya Al sedikit kesal.
" Mark".Jawab Sherly jujur. Membuat Al makin mengupat pada adik iparnya itu. Karena ia hampir saja berhasil tapi malah di ganggu.
__ADS_1
"Iya, ada apa king??? ".Tanya Sherly setelah ia menggeser tombol hijau di ponselnya.
Al hanya mencebikkan bibirnya kesal. Karena kegiatan nya di ganggu begitu saja. Dan sekarang yang lebih parahnya lagi. Sherly malah langsung bangkit dari ranjang nya Dan turun begitu saja. Setelah ia menerima telpon dari Mark. Dan entah apa yang mereka bicarakan hingga wajah Sherly sedikit tegang begitu.
" Ada apa??? ".Tanya Al ikutan panik karena wajah istrinya tak terlihat biasa yang tadinya penuh nafsu kini berubah menjadi datar dan penuh amarah.
" Sayang, kita tunda dulu kegiatan kita tadi. Okey!!!. Karena ada hal yang penting lagi".Ucap Sherly dengan embel embel kata sayang yang ia sematkan untuk membujuk suaminya itu.
"Memang nya ada apa???".Tanya Al bingung. Membuat Sherly langsung sedikit berjongkok dan mengangkat dagu suaminya. Membiarkan mereka berdua saling tatap.
Cup...
Sherly mengecup bibir suaminya dengan gerakan cepat. Lalu ia kembali menatap wajah suaminya itu sambil tersenyum tipis.
"Sekarang cepat ganti pakaian mu sayang!!!. Karena kita kedatangan tamu tak di undang kembali! ".Seru Sherly sambil tersenyum.
" What???. Sekarang? ".Al pun nampak terkejut. Padahal ini adalah malam pengantin mereka.
Anggukan kepala Sherly membuat Al menghela nafasnya kasar. Tapi ia dengan gerakan cepat pun langsung bangkit mengikuti langkah istrinya menuju ruangan walk in closet.
__ADS_1
TBC