Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Selalu Saja Begitu


__ADS_3

Mension Mark pukul tujuh pagi...


Naura tengah membantu pelayan untuk menyiapkan sarapan buat suami dan anak anaknya. Cici sudah ia dudukan di kursi khususnya. Tak berselang lama suami dan ketiga putranya datang.


" Morning Mommy, Morning gemoy". Seru keempat pria itu sembari mulai duduk di kursi masing masing.


" Morning kesayangan Mommy". Naura pun mulai ikut duduk di kursi samping suaminya.


Rutinitas ini sudah mulai terbiasa Naura lakukan. Karena ia sekarang benar benar menikmati perannya sebagai seorang istri dan juga Mommy untuk anak anaknya.


Cici mulai berulah saat semua orang ingin menikmati sarapannya masing masing. Baby gembrot itu mulai menggoda Andes sambil memainkan jari buntaknya pada lengan Andes.


Andes pun hanya tersenyum sembari ikut menggoda adiknya. Tapi, Zello langsung melengos akan sikap adik bungsunya itu. Ia benar benar tidak menyangka akan hadir dalam keluarga ini batin nya.


" Zein, kenapa tidak di makan?. Apa kamu ingin menu sarapan yang lain? ". Tanya Naura yang melihat Zein sejak tadi terlihat lesu dan belum memakan sarapannya sedikitpun.


" Makanlah Zein!!. Nanti kau akan terlambat kesekolah. Hari ini adalah hari pertama kalian ujian untuk naik tingkat". Mark ikut angkat bicara mengingatkan putranya.

__ADS_1


" Dia sepertinya sedang tidak semangat Mom. Kekasihnya tidak bisa dihubungi lagi". Seru Zello sambil menyeka bibirnya dengan kain khusus lap mulut di samping gelas minumanya.


" Semua itu gara gara kau Zello". Seru Zein mulai kesal kambali pada saudara kembar nya.


Mark menghentikan kegiatan sarapannya. Dan mulai meletakkan garpu dan sendoknya. Kini tatapan nya begitu datar dan dingin kearah kedua putranya.


Andes mulai sadar jika Daddy nya pasti marah. Karena mereka malah mengobrol saat sedang berada di meja makan. " Zello sudah melakukan yang terbaik Dad. Ini semua hanya salah paham". Andes mulai menengahi kesalahpahaman antara Zello dan Zein.


Helaan nafas Mark begitu kasar. Lalu ia hembuskan perlahan, Naura pun masih diam sambil melirik suaminya. " Apa yang terjadi?. Jangan sampai masalah kalian malah membuat kalian tidak konsentrasi untuk ujian pertama kalian boy". Nasehat Naura pada ketiga putranya.


" Sejak semalam kami sudah lelah Mom. Karena aku dan Andes jagain Cici sampai subuh". Zello mulai membahas fakta semalam.


" Sudah sudah!. Lanjutkan saja dulu sarapannya!. Setelah sarapan kita bahas lagi". Potong Mark cepat sebelum ia malu di hadapan para putranya.


" Baik Dad". Jawab mereka serentak dan mulai kembali memakan sarapan nya masing-masing.


🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


Zello menatap kepergian Daddy dan juga saudara kembarnya serta Andes. Dimana mobil mereka mulai hilang dibalik pagar besi nan tinggi menjulang itu.


Sekarang di mension mewah itu tinggal ada Mommy, Cici dan dirinya serta para pengawal yang menjaga mension. Zello pun mulai melangkah untuk masuk kedalam mension. Sebab, ia juga akan menghadapi ujian sama dengan Zein dan Andes.


" Zello... Apa yang sebenarnya terjadi pada Zein dan Ketty? ". Naura mulai bertanya. Karena sejak tadi ia begitu penasaran akan masalah putranya itu.


" Tidak ada apa apa Mom. Tapi, katakan pada Zein jika ia harus jauhi suketi!". Zello pun langsung masuk kedalam mension begitu saja.


Naura pun sampai menggeleng kan kepala. Zello, selalu saja begitu. Tidak pernah mau menjelaskan detail masalah yang ada. Ia malah lebih suka main teka teki. Dan membuat semua orang berpikir sehat.


Zello tidak tahu kalau otak Mommy nya itu sedang malas untuk main teka teki. Dan malah membuat Mommy nya ikutan kesal saja.


TBC


MAU TAK TAMATIN TAPI MASIH GAK RELA😩😩


NTUN BELUM STABIL SAMPE SEKARANG JADI OTHOR PENDING DULU BUAT BIKIN KARYA BARU NYA, SI BRIAN AJA BELUM ADA KEPASTIAN KAPAN BISA UP LAGI 🤭🤭

__ADS_1


KALAU RINDU OTHOR BISA SAPA DI PF SEBELAH YAK😁 ATAU DM LANGSUNG DI IG NYA OTHOR Nophi_yhulia27... SOLANYA OTHOR GAK AKAN TIAP HARI UP DISINI SELAMA NTUN MASIH DONGKOLIN HATI😭😭😭😭


__ADS_2