Di Balik Cadar Persitku

Di Balik Cadar Persitku
Kegalauan Al


__ADS_3

Al keluar dari kamarnya setelah sang istri tidur terlelap. Betapa tidak Sherly sangat lelah hari ini karena ulah suaminya yang baru genap satu hari itu. Tapi Sherly sudah dibuat lemas tak berdaya olehnya. Meskipun selama ini pekerjaan Sherly sangat beresiko dan juga penuh ketelitian. Tapi ia masih bisa menjaga stamina nya bahkan tidak begitu membuatnya lemas.


Berbeda dengan Al yang notabene nya adalah pria perkasa. Sherly pun langsung terlelap tanpa membersihkan tubuh nya terlebih dahulu. Ia juga tidak sempat memakai pakaian nya kembali. Tubuh nya benar benar remuk redam akan ulah suaminya yang mesum itu.


Sherly juga tak bisa berkutik ketika timun besar Al sudah menerobos masuk kedalam miliknya. Apalagi Al selalu bisa membuat nya mengeluarkan ******* yang dengan susah payah Sherly tahan.


Al melihat lampu ruangan tamu masih menyala. Padahal jam di dinding kamarnya pun sudah menunjukkan pukul 4 yang mana sebentar lagi pasti akan tiba waktunya sholat subuh.


Al memutuskan untuk pergi ke arah dapur yang ada di villa itu terlebih dahulu. Sebelum ia melihat ke ruang tamu. Dan Al yakin disana pasti masih ada Jacob. Yang memang ditugaskan untuk menjaga keamanan Villa oleh Mark sementara waktu.


Setelah mengambil satu botol air mineral Al pun melangkah pergi menuju arah ruang tamu. Dan benar saja disana Javob masih saja sibuk dengan laptopnya. Membuat Al hanya menggelengkan kepalanya saja. Akan kegigihan asisten adik iparnya tersebut.


"Sepertinya king mu itu membayarmu sangat mahal pakde?? ".Tanya Al seraya mulai mendarat kan bokongnya pada sofa empuk yang ada di depan Jacob.

__ADS_1


Jacob pun hanya melirik sekilas, lalu ia kembali fokus pada layar laptopnya. Al jadi penasaran apa yang sebenarnya dikerjakan oleh Jacob. Sampai sampai ia juga tidak tidur sama sekali. Al bangkit kembali dari tempat duduknya. Berniat untuk mengintip pekerjaan Jacob.


Tapi pria itu lebih dulu menutup layar laptopnya. Dan kini malah menatap Al dengan wajah datarnya. " Ada apa tuan muda???? _.Jacob bertanya sambil membenarkan posisi duduknya.


"Haisss kau itu pelit sekali . Gue hanya ingin lihat saja".Keluh Al sambil menatap kesal ke arah Jacob. Tapi lagi lagi Jacob hanya memasang wajah datarnya.


" Apa Miss sudah tidur tuan??? ".Tanya Jacob malah mengalihkan pembahasan. Seolah Jacob memang tidak ingin apa yang sedang ia kerjakan diketahui oleh orang lain.


"Apa anda tidak ingin memakai baju dulu tuan??? ".Tanya Jacob karena saat ini Al hanya memakai boxer pendeknya saja.


" Tidak perlu karena gue masih gerah habis olahraga dengan istriku. Tubuhku saja masih penuh dengan keringat ".Al menjawab dengan nada penuh penekanan. Seolah ia memang sengaja pamer akan kegiatan panasnya tadi.


" Saya sudah paham tuan".Ucap Jacob cepat membuat Al langsung menarik sudut bibirnya membentuk senyum smirk nya.

__ADS_1


"Cepat katakan apa yang tadi ingin kalian bahas!!!. Sebentar lagi adzan subuh, istriku pasti akan bangun".Al terlihat tidak sabaran sama sekali. Karena ia juga ingin tahu apa yang sebenarnya akan Jacob katakan pada istrinya


Akhirnya Jacob pun mulai menjelaskan perihal, bagaimana aksi di jalanan tadi. Beruntung saja mereka datang tepat waktu. Kalau tidak mungkin Al dan Sherly pasti tidak akan melawan Karena Sherly berpikir itu adalah rombongan anak buah kingnya.


"Apa???. Jadi yang tadi itu beneran musuh istriku???".Tanya Al dengan raut wajah terkejutnya. Anggukan kepala Jacob membuat Al mengupat kesal. " Untung saja gue dan istri gue kagak mati konyol dijalan ".Sambung Al mengusap wajahnya.


" Sekarang semuanya sudah aman tuan muda. Tidak ada yang perlu anda khawatir kan lagi. King juga sudah membereskan semuanya. Tapi Miss S harus tetap hati hati sebab ada satu orang lagi yang belum anggota kami temukan. Dan dia adalah kaki tangan orang dibalik semua ini".Jacob berkata dengan penjelasan yang mulai membuat Al kembali dilema. Ia berpikir bagaimana nasib istrinya jika ia pergi bertugas satu bulan lagi ini.


Dan justru itu akan membuat nya tidak tenang. Meninggal kan sang istri yang jauh dari pengawasan nya.


"Anda tenang saja tuan muda!!!. Selama anda bertugas Miss S akan dijaga ketat oleh anggota kami. Dan king juga tidak akan tinggal diam jika terjadi hal buruk pada Miss S".


Al hanya menghela nafasnya mendengar penuturan Jacob. Walau bagaimana pun juga Al masih tidak tenang meninggalkan Sherly yang masih terus di kelilingi para musuhnya. Tapi di lain sisi juga ia tidak bisa menolak untuk ditugaskan. Karena itu juga sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai seorang prajurit.

__ADS_1


__ADS_2